SEMARANG, Wawasannews.com — Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Tengah mulai mematangkan konsolidasi organisasi menjelang Kongres IPNU XXI dan IPPNU XX. Pembahasan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) III yang berlangsung di Balai Diklat Keagamaan Kota Semarang, Jumat-Sabtu (30-31/10/2026).
Rapimwil diikuti jajaran pengurus wilayah dan pimpinan cabang IPNU-IPPNU se-Jawa Tengah. Selain membahas agenda rutin organisasi dan reorganisasi kepengurusan di tingkat daerah, forum tersebut menjadi ruang untuk menyatukan gagasan menghadapi tantangan pengkaderan serta menentukan arah organisasi ke depan.
Ketua PW IPNU Jawa Tengah, Muhammad Irfan Khamid, mengatakan Rapimwil kali ini membawa tiga agenda besar yang perlu diselesaikan bersama. Ketiganya meliputi rutinitas organisasi, reorganisasi kepengurusan di tingkat daerah, serta persiapan menghadapi Kongres IPNU XXI dan IPPNU XX.
“Hari ini kita menghadiri agenda penting, yakni Rapimwil. Ada tiga agenda besar yang harus kita selesaikan bersama, yakni rutinitas organisasi, reorganisasi kepengurusan di tingkat daerah, serta persiapan menghadapi Kongres IPNU XXI IPPNU XX,” ujar Irfan dalam sambutan pembukaan di hadapan ratusan peserta.
Menurut Irfan, Jawa Tengah selama ini memiliki posisi penting dalam perkembangan gerakan IPNU-IPPNU di tingkat nasional. Wilayah ini dinilai menjadi salah satu barometer gerakan pelajar Nahdlatul Ulama di Indonesia.
Karena itu, ia mendorong seluruh Pimpinan Cabang (PC) IPNU dan IPPNU se-Jawa Tengah untuk membawa gagasan serta tawaran solusi atas persoalan pengkaderan di daerah masing-masing.
Irfan menilai tantangan organisasi di setiap daerah tidak selalu sama. Kondisi sosial dan karakter pelajar di satu wilayah bisa berbeda dengan wilayah lainnya. Dinamika pengkaderan di Pekalongan Raya, misalnya, memiliki karakter tersendiri dibandingkan dengan perjuangan kader di Solo Raya.
Perbedaan tersebut, menurutnya, perlu dibahas bersama agar dapat menghasilkan pemikiran yang bisa diterapkan sesuai kebutuhan organisasi.
“Tantangan di tiap daerah memang berbeda, namun dalam forum Rapimwil inilah semua titik perbedaan tersebut harus ditemukan menjadi satu sikap dan gagasan bersama. Kita ingin solusi dan pemikiran solutif untuk kemajuan IPNU-IPPNU secara nasional lahir dari Jawa Tengah,” jelasnya.
Selain membahas konsolidasi struktural, Irfan mengajak para kader untuk melihat kembali orientasi dan tujuan berorganisasi di IPNU-IPPNU. Ia menilai organisasi pelajar NU perlu terus menyesuaikan diri dengan perubahan zaman dan karakter generasi muda.
Perubahan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi gerakan organisasi, terutama dalam menjaga keberlangsungan pengkaderan hingga tingkat ranting. Menurutnya, pendekatan organisasi dan dakwah pelajar perlu tetap relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini.
Dengan demikian, IPNU-IPPNU tidak hanya menjaga keberlangsungan kepengurusan, tetapi juga memastikan kegiatan organisasi tetap dekat dengan kebutuhan para pelajar di lingkungan masing-masing.
Pembahasan juga diarahkan pada persiapan Kongres IPNU XXI dan IPPNU XX. PW IPNU Jawa Tengah menilai forum kongres perlu dimanfaatkan untuk merumuskan arah kepemimpinan nasional yang memiliki gagasan dan visi kebangsaan.
Irfan mengingatkan bahwa kongres seharusnya tidak hanya dipahami sebagai pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi ruang untuk menyatukan pemikiran dan menentukan arah perkembangan organisasi pada masa mendatang.
“Kongres bukan sekadar ajang perebutan jabatan, melainkan wadah menyatukan gagasan besar untuk menentukan arah masa depan organisasi. Kita perlu menyatukan sikap dan merumuskan kriteria ketua umum yang tangguh, peduli lingkungan, dan mampu membawa IPNU-IPPNU makin maju,” pungkasnya.
Pembukaan Rapimwil III tersebut turut dihadiri jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Pimpinan Wilayah IPPNU Jawa Tengah, jajaran Dewan Koordinasi Wilayah (DKW) Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP) Jawa Tengah, serta seluruh Ketua PC IPNU dan IPPNU se-Jawa Tengah.
Melalui Rapimwil ini, PW IPNU dan IPPNU Jawa Tengah membahas agenda organisasi sekaligus menghimpun pandangan dari pimpinan cabang sebagai bahan perumusan sikap dan gagasan menuju Kongres IPNU XXI dan IPPNU XX.
Pewarta : Iwan
Editor : Riyadi





