DPRD Kendal Dorong Penguatan Sekolah Swasta, Sinergi dengan LP Ma’arif NU Tingkatkan Kualitas Pendidikan

- Pewarta

Sabtu, 1 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq menyampaikan sambutan dalam acara Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) LP Ma’arif NU Kabupaten Kendal di Ruang Paripurna DPRD Kendal, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Wwn/Wawasannews.com).

Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq menyampaikan sambutan dalam acara Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) LP Ma’arif NU Kabupaten Kendal di Ruang Paripurna DPRD Kendal, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Wwn/Wawasannews.com).

KENDAL, Wawasannews.com – Peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kendal membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Selain pemerintah daerah, DPRD Kabupaten Kendal memiliki peran strategis melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan untuk mendukung kebijakan pendidikan yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Di sisi lain, sekolah swasta dan madrasah menjadi mitra penting dalam memperluas akses layanan pendidikan bagi masyarakat.

Semangat kolaborasi tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Kendal yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Kendal, Sabtu (1/8/2026). Forum tersebut menjadi momentum evaluasi program tahun ajaran 2025/2026 sekaligus penyusunan arah kebijakan pendidikan Ma’arif untuk tahun ajaran 2026/2027.

Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, mengatakan DPRD berkomitmen terus mendorong lahirnya kebijakan yang mendukung kemajuan dunia pendidikan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh penyelenggara pendidikan menjadi kunci dalam mewujudkan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas.

“DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebijakan pendidikan berjalan dengan baik. Karena itu, kami akan terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah dengan seluruh penyelenggara pendidikan, termasuk sekolah swasta dan madrasah, agar pelayanan pendidikan di Kendal semakin berkualitas,” ujar Mahfud.

Peserta Rakerdin LP Ma’arif NU Kabupaten Kendal mengikuti pembahasan evaluasi program dan penyusunan program kerja tahun ajaran 2026/2027 di Ruang Paripurna DPRD Kendal, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Ww /Wawasannews.com).

Ia menjelaskan, pendirian sekolah baru tidak dapat dilakukan secara mudah karena harus melalui berbagai tahapan serta koordinasi dengan instansi terkait agar sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kondisi tersebut membuat keberadaan sekolah swasta dan madrasah memiliki peran yang semakin strategis dalam memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat.

Berdasarkan data tahun 2026, terdapat sekitar 27 ribu lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kendal. Namun, hanya sekitar 9 ribu siswa atau sepertiganya yang dapat diterima di SMP negeri. Sementara sekitar dua pertiga lainnya melanjutkan pendidikan di sekolah swasta maupun madrasah.

“Ini membuktikan bahwa kita semua memiliki ruang dan kesempatan yang sama. Sekolah-sekolah Ma’arif memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan berkompetisi dengan sekolah lain, termasuk sekolah negeri,” katanya.

Menurut Mahfud, LP Ma’arif NU Kabupaten Kendal selama ini telah menjadi salah satu pilar penting dalam penyelenggaraan pendidikan di daerah. Karena itu, peningkatan kualitas pembelajaran, tata kelola kelembagaan, hingga pengembangan sumber daya manusia perlu terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang semakin dinamis.

Ia juga mendorong agar keberhasilan pengembangan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dapat diikuti dengan penguatan kualitas pada jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs), sehingga mampu melahirkan lulusan yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki daya saing.

Pengalamannya yang pernah ikut mendirikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) hingga dipercaya menjadi kepala madrasah selama sekitar satu setengah tahun membuatnya memahami tantangan yang dihadapi lembaga pendidikan berbasis masyarakat. Karena itu, ia berharap Rakerdin mampu menghasilkan berbagai rumusan program yang implementatif bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Kendal.

Sementara itu, Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Kendal, Khaeron, mengatakan Rakerdin diselenggarakan untuk mengevaluasi pelaksanaan program tahun ajaran 2025/2026 sekaligus menyusun program kerja tahun ajaran 2026/2027.

“Melalui Rakerdin ini kami ingin menyatukan langkah seluruh satuan pendidikan Ma’arif agar memiliki arah kebijakan yang sama, baik dalam peningkatan mutu pembelajaran maupun penguatan tata kelola berbasis digital,” ujarnya.

Salah satu program prioritas yang dibahas adalah penguatan digitalisasi tata kelola pendidikan melalui Sistem Informasi Ma’arif NU Kendal (Simanuk). Sistem tersebut mengintegrasikan data sekolah, peserta didik, guru, tenaga kependidikan, hingga mendukung pelaksanaan berbagai program organisasi secara lebih efektif dan terintegrasi.

Saat ini, LP Ma’arif NU Kabupaten Kendal membina 142 satuan pendidikan yang terdiri atas 77 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 11 SMP, 31 Madrasah Tsanawiyah (MTs), 10 Madrasah Aliyah (MA), delapan SMK, dan lima SMA.

Melalui sinergi antara DPRD Kabupaten Kendal, Pemerintah Kabupaten Kendal, dan LP Ma’arif NU, diharapkan kualitas pendidikan terus meningkat. Dukungan kebijakan, penguatan tata kelola, serta transformasi digital menjadi langkah bersama dalam memperkokoh peran sekolah swasta dan madrasah sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Kendal. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Bawa Perubahan Positif, Tim DHARMAKIP UIN Walisongo Sukses Tuntaskan Pengabdian 4 Hari di Kendal
PDKN Gandeng Kementerian UMKM RI, Siapkan Program Kewirausahaan bagi Mahasiswa dan Alumni KIP Kuliah
Manifesto Nalar Kritis: LKMM TM BEM Unwahas Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa Berbasis Aswaja di Tengah Krisis Geopolitik dan Disrupsi Global
Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa S1 untuk Guru, Dorong Kualitas Pendidikan Lebih Merata
Sekolah Garuda Catat Kenaikan 150 Persen Siswa Diterima di Kampus Top Dunia
SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo Cetak Siswa Berprestasi di Akademik dan Non-Akademik
Banyak Alumni Tembus Perusahaan dan Kampus Negeri, SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo Buktikan Kualitas
Suara Mahasiswa Menggema di Hardiknas, MBG dan Kebijakan Pendidikan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:28

DPRD Kendal Dorong Penguatan Sekolah Swasta, Sinergi dengan LP Ma’arif NU Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:42

Bawa Perubahan Positif, Tim DHARMAKIP UIN Walisongo Sukses Tuntaskan Pengabdian 4 Hari di Kendal

Senin, 6 Juli 2026 - 19:27

PDKN Gandeng Kementerian UMKM RI, Siapkan Program Kewirausahaan bagi Mahasiswa dan Alumni KIP Kuliah

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:26

Manifesto Nalar Kritis: LKMM TM BEM Unwahas Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa Berbasis Aswaja di Tengah Krisis Geopolitik dan Disrupsi Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:57

Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa S1 untuk Guru, Dorong Kualitas Pendidikan Lebih Merata

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alam Syah, menyerahkan secara simbolis bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat kunjungan kerja di Dukuh Saren, Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Kamis (30/7/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Jawa Tengah

Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal

Jumat, 31 Jul 2026 - 07:42