Polisi Selidiki Kematian Dua WNA di Apartemen Cengkareng, Satu Korban Masih Dirawat Intensif

- Pewarta

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Penemuan jenazah. (Istimewa/Wawasannews)

Ilustrasi - Penemuan jenazah. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com — Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian dua warga negara asing (WNA) yang ditemukan di sebuah unit Apartemen City Park Tower F, kawasan Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut terungkap pada Senin (1/6) malam dan kini masih dalam penanganan Polres Metro Jakarta Barat.

Selain menemukan dua orang meninggal dunia, petugas juga mengevakuasi seorang WNA lainnya yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban yang selamat saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya penemuan tiga WNA di apartemen tersebut sekitar pukul 21.00 WIB.

“Dari ketiga orang yang ditemukan, dua laki-laki berinisial CD (27) dan II (34) dinyatakan meninggal dunia,” kata Budi dalam keterangannya, Kamis (4/6).

Sementara itu, korban lainnya berinisial OSO (39) ditemukan masih bernapas meski dalam kondisi tidak sadar. Petugas kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Buddha Tzu Chi untuk mendapatkan penanganan medis.

Menurut Budi, hingga saat ini korban masih menjalani perawatan dan pengawasan tim medis. Kondisinya menjadi salah satu bagian penting dalam proses penyelidikan yang sedang dilakukan kepolisian.

Penemuan ketiga WNA tersebut sempat mengundang perhatian warga apartemen dan penghuni sekitar. Informasi mengenai kejadian itu kemudian menyebar luas di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan situasi di lokasi kejadian.

Dalam video yang beredar, terlihat beberapa orang berada di dalam unit apartemen saat proses penanganan berlangsung. Rekaman tersebut memicu berbagai spekulasi dari warganet mengenai penyebab kematian para korban.

Meski demikian, polisi meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum hasil penyelidikan dan pemeriksaan medis selesai dilakukan.

Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan tim identifikasi, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban yang meninggal dunia.

Temuan tersebut menjadi salah satu petunjuk awal bagi penyidik. Namun polisi menegaskan bahwa hasil pemeriksaan fisik saja belum cukup untuk menentukan penyebab kematian.

“Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian,” ujar Budi.

Karena itu, kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut guna mengetahui faktor yang menyebabkan kedua korban kehilangan nyawa.

Penyidik juga masih mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti dari lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi para korban sebelum ditemukan. (Dilansir dari antaranews)

Sejauh ini pihak kepolisian belum menyampaikan apakah terdapat barang bukti tertentu yang diamankan dari lokasi maupun kemungkinan faktor lain yang sedang didalami.

Informasi yang beredar di media sosial menyebut ketiga korban merupakan warga negara Nigeria. Dalam unggahan akun Instagram @mandaawmnd disebutkan dua orang ditemukan meninggal di dalam kamar apartemen, sedangkan satu korban lainnya ditemukan di area ruang tamu dan berhasil dievakuasi ke rumah sakit.

Unggahan tersebut juga menyebut korban yang selamat berada dalam kondisi koma. Namun hingga kini pihak kepolisian hanya memastikan bahwa korban ditemukan tidak sadarkan diri dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Perbedaan informasi yang beredar di media sosial dengan keterangan resmi aparat menjadi alasan pentingnya menunggu hasil penyelidikan yang sedang berlangsung.

Kasus ini kini ditangani Polres Metro Jakarta Barat. Polisi memastikan proses penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap penyebab pasti kematian dua WNA tersebut.

Hingga Kamis (4/6), belum ada keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan medis maupun kemungkinan penyebab kematian para korban. Polisi juga belum menyampaikan adanya dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan secara menyeluruh sebelum menyampaikan kesimpulan kepada publik. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Menteri PPPA Kecam Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Pandeglang, Korban Dapat Pendampingan
Tawuran Antarwarga di Klender Lumpuhkan Jalan Ngurah Rai, Macet Lebih dari 2 Kilometer
Erupsi Gunung Dukono Telan Korban Jiwa, Tim SAR Masih Cari Pendaki Hilang
Diduga Korsleting, Kebakaran di Pegandon Hanguskan Rumah Warga
Identitas Korban Hutan Darupono Terungkap, Kerap Bepergian Tanpa Tujuan
Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang
92 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, 85 Selamat dan 7 Meninggal Dunia
Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Diduga Berawal dari Kendaraan di Perlintasan

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:24

Polisi Selidiki Kematian Dua WNA di Apartemen Cengkareng, Satu Korban Masih Dirawat Intensif

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:46

Menteri PPPA Kecam Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Pandeglang, Korban Dapat Pendampingan

Senin, 25 Mei 2026 - 11:00

Tawuran Antarwarga di Klender Lumpuhkan Jalan Ngurah Rai, Macet Lebih dari 2 Kilometer

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:58

Erupsi Gunung Dukono Telan Korban Jiwa, Tim SAR Masih Cari Pendaki Hilang

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:11

Diduga Korsleting, Kebakaran di Pegandon Hanguskan Rumah Warga

Berita Terbaru