92 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, 85 Selamat dan 7 Meninggal Dunia

- Pewarta

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Tim SAR melakukan evakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Anggota Tim SAR melakukan evakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Data terbaru korban kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur menunjukkan total 92 orang terdampak hingga Selasa (28/4/2026) pagi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 85 korban dinyatakan selamat, sementara 7 orang meninggal dunia.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, yang menyebutkan proses evakuasi masih terus berlangsung memasuki hari kedua pascakejadian. Tim SAR gabungan tetap memprioritaskan pencarian korban yang diduga masih berada di dalam rangkaian gerbong yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dengan menggunakan peralatan ekstrikasi, mengingat kondisi kereta yang rusak berat. Prioritas kami adalah mengevakuasi seluruh korban secepat mungkin,” ujarnya. (Di lansir dari antaranews).

Baca Juga  Kemenag Gencarkan Sosialisasi MoRA The Air Fund di UIN Kediri

Sejak dini hari, proses evakuasi menunjukkan perkembangan signifikan. Beberapa korban berhasil ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia. Korban selamat langsung mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, sementara korban meninggal dunia dievakuasi untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Seluruh korban telah dibawa ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, di antaranya RSUD Kota Bekasi, RS Hermina, RS Mitra Keluarga, hingga RS Polri Kramat Jati.

Tim SAR bersama unsur gabungan terus mengoptimalkan pencarian dan evakuasi dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel di lapangan. Hingga kini, upaya penanganan masih berlangsung untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga  Eka Widodo Gembleng Nasionalisme kepada Tokoh Masyarakat Brebes

Perkembangan data korban masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses evakuasi yang masih berjalan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Penjual Nasi Bungkus di Brangsong Tiba-tiba Meninggal di Samping Warungnya
Akhir Penantian, Kendal Kini Punya Sekda Definitif
Puan Maharani Sebut Arah RAPBN 2027 Fokus pada Kebutuhan Rakyat
Tragedi di Sungai Batang Paparian, Pencari Lokan di Pasaman Barat Tewas Diterkam Buaya
Pelayanan SKCK di MPP Kendal Kembali Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Antre Lama di Polres
Kecelakaan Bus Study Tour SMPN 2 Brangsong di Tol Cipali, Siswa Sempat Panik Saat Truk Tiba-tiba Oleng
Usai Juara Thailand Open, Leo/Daniel Ditantang Jaga Konsistensi di Turnamen Berikutnya
Menkeu Pastikan Rupiah Melemah Tak Sama dengan Krisis 1998, Investor Diminta Tak Panik

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:57

Penjual Nasi Bungkus di Brangsong Tiba-tiba Meninggal di Samping Warungnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:32

Akhir Penantian, Kendal Kini Punya Sekda Definitif

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:12

Puan Maharani Sebut Arah RAPBN 2027 Fokus pada Kebutuhan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:06

Tragedi di Sungai Batang Paparian, Pencari Lokan di Pasaman Barat Tewas Diterkam Buaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:55

Pelayanan SKCK di MPP Kendal Kembali Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Antre Lama di Polres

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Akhir Penantian, Kendal Kini Punya Sekda Definitif

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:32