Perdana Digelar, Grebeg Suro Weleri Satukan 120 Kelompok Seni dan Sedot Ribuan Penonton

- Pewarta

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kendal Risky Aritonang (tengah) didampingi Camat Weleri (kiri) saat membuka Gerebek Suro di Weleri.(Wawasannews)

Anggota DPRD Kendal Risky Aritonang (tengah) didampingi Camat Weleri (kiri) saat membuka Gerebek Suro di Weleri.(Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Grebeg Suro untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Kendal dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Ribuan warga memadati kawasan Weleri pada Sabtu malam untuk menyaksikan kirab budaya dan pentas seni yang melibatkan 120 kelompok kesenian serta paguyuban reog dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kendal.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kirab budaya dari Taman Kota Weleri menuju Pendopo Kecamatan Weleri. Sepanjang rute kirab, masyarakat memadati sisi jalan untuk menyaksikan penampilan beragam kesenian tradisional yang dibawakan para seniman dari berbagai daerah di Kendal.

Acara tersebut turut dihadiri Camat Weleri beserta seluruh kepala desa se-Kecamatan Weleri. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan dan pemerintah desa menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian seni budaya sekaligus penguatan ekonomi masyarakat melalui kegiatan budaya.

Penggagas Grebeg Suro, Rizky Aritonang, mengatakan penyelenggaraan perdana ini menjadi momentum menyatukan para pelaku seni dan budaya di Kabupaten Kendal dalam satu panggung kolaborasi.

“Alhamdulillah Grebeg Suro yang pertama kali ada di Kabupaten Kendal bisa terselenggara dengan sukses. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa dan bahkan melebihi ekspektasi kami. Sebanyak 120 paguyuban kesenian, paguyuban reog se-Kabupaten Kendal, serta para budayawan ikut berkolaborasi dalam kirab dari Taman Kota Weleri hingga Pendopo Kecamatan Weleri,” ujarnya.

Anggota DPRD Kendal dari Fraksi Gerinda ini juga menyatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang ekspresi bagi para seniman, tetapi juga membawa dampak bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Tujuan saya mengadakan kegiatan ini untuk membantu UMKM lokal, menciptakan ekonomi kreatif, dan mendongkrak ekonomi kerakyatan. Alhamdulillah para pelaku UMKM merasakan manfaatnya karena dagangan mereka ramai dibeli pengunjung,” katanya.

Ia berharap Grebeg Suro dapat menjadi agenda tahunan sekaligus ikon budaya Kabupaten Kendal yang mampu menjaga kelestarian seni tradisional.

“Harapan kami acara ini bisa rutin digelar setiap tahun dan menjadi ikon Kabupaten Kendal. Masyarakat perlu mengetahui bahwa ini adalah budaya yang harus dijaga bersama agar tetap lestari,” tuturnya.

Rizky menambahkan, Grebeg Suro juga menjadi ajang silaturahmi bagi para seniman dan budayawan di Kabupaten Kendal.

“Melalui kegiatan ini para seniman bisa berkumpul, saling mengenal, dan mempererat silaturahmi. Semoga kolaborasi seperti ini terus terjalin setiap tahun,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal yang ikut berkolaborasi dalam penyelenggaraan acara tersebut.

“Kolaborasi ini penting karena generasi muda membutuhkan wadah untuk mengenal identitas budayanya sehingga tumbuh rasa cinta terhadap budaya dan dapat mengarah pada kegiatan-kegiatan yang positif,” jelasnya.

Rizky turut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, sponsor, pengusaha di Weleri, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik berupa konsumsi, logistik, maupun bantuan lainnya sehingga Grebeg Suro perdana di Kabupaten Kendal dapat berlangsung lancar dan sukses.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kendal atas antusiasmenya, kepada para sponsor dan pengusaha di Weleri yang telah memberikan dukungan, serta kepada masyarakat yang ikut membantu konsumsi bagi para seniman. Kesuksesan Grebeg Suro ini merupakan hasil kebersamaan semua pihak,” pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kongres IPNU-IPPNU Digelar di Kendal, Ahmad Luthfi Tegaskan Dukungan Pemprov Jateng
Polemik Regulasi Kuliner Non-Halal Anggota F-PKB DPRD Jateng Ajak Semua Pihak Patuhi Prosedur Hukum
Pimpin Desa Sidokumpul, Syafrudin Dapat Pesan Khusus dari Warga Cipluk
DPRD Kendal Soroti Kebocoran PAD, APBD 2027 Diminta Fokus pada Kebutuhan Masyarakat
Disperinaker Kendal Perkuat Layanan PMI, Bekali Calon Pekerja Sebelum ke Luar Negeri
Perluas Peran Pesantren, Arrois Cendekia Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Yayasan
Abdul Rouf Mahfudz Siapkan Santri Arrois Hadapi Persaingan Pendidikan dan Dunia Profesional
GP Ansor Brangsong Lantik 10 Pimpinan Ranting, Perkuat Konsolidasi Organisasi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:53

Kongres IPNU-IPPNU Digelar di Kendal, Ahmad Luthfi Tegaskan Dukungan Pemprov Jateng

Selasa, 3 November 2026 - 16:47

Polemik Regulasi Kuliner Non-Halal Anggota F-PKB DPRD Jateng Ajak Semua Pihak Patuhi Prosedur Hukum

Selasa, 3 November 2026 - 16:43

Pimpin Desa Sidokumpul, Syafrudin Dapat Pesan Khusus dari Warga Cipluk

Selasa, 3 November 2026 - 16:01

DPRD Kendal Soroti Kebocoran PAD, APBD 2027 Diminta Fokus pada Kebutuhan Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 17:50

Perluas Peran Pesantren, Arrois Cendekia Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Yayasan

Berita Terbaru

Secret Link