Wamendikdasmen Tekankan Internaliasi Ikrar Pelajar untuk Perkuat Karakter dan Kejujuran

- Pewarta

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menegaskan pentingnya penguatan karakter peserta didik melalui internalisasi Ikrar Pelajar Indonesia kepada para murid di SMA Negeri 28 Jakarta pada Senin (30/3/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menegaskan pentingnya penguatan karakter peserta didik melalui internalisasi Ikrar Pelajar Indonesia kepada para murid di SMA Negeri 28 Jakarta pada Senin (30/3/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menegaskan pentingnya penguatan karakter peserta didik melalui internalisasi Ikrar Pelajar Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

Di kutip dari antaranews.com, Menurutnya, Ikrar Pelajar Indonesia tidak hanya sebatas hafalan, tetapi harus dihayati dan diimplementasikan sebagai landasan pembentukan profil pelajar yang mandiri dan berkarakter kuat.

“Kejujuran adalah pangkal dari prestasi dan capaian-capaian pembelajaran yang kita tetapkan. Itu harus kita implementasikan dalam aktivitas dan pembelajaran kita,” ujar Atip di Jakarta, Selasa.

Ia menyoroti poin pertama dalam ikrar tersebut, yakni keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Nilai tersebut, kata dia, harus dimaknai secara luas dan diwujudkan dalam perilaku nyata, salah satunya melalui sikap jujur dalam proses belajar.

Baca Juga  MUI Dorong Penguatan Regulasi dan Optimalisasi Dana Abadi Pesantren di Akhir 2025

Selain itu, Wamendikdasmen juga mengingatkan pentingnya menghormati orang tua dan guru sebagai fondasi utama dalam pendidikan. Ia menegaskan, peran orang tua sangat besar dalam kehidupan anak, sehingga penghormatan kepada mereka menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.

Sementara itu, penghormatan kepada guru dinilai sebagai kunci terciptanya proses pembelajaran yang efektif dan berkualitas.

“Penghormatan kepada guru adalah pilar penting untuk terciptanya proses pembelajaran yang baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Atip menekankan bahwa tugas utama pelajar adalah belajar dengan sungguh-sungguh. Ia juga menyoroti peran negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, yang tidak hanya menyediakan akses pendidikan, tetapi juga menjamin kualitas pendidikan yang bermutu.

Menurutnya, peserta didik memiliki peran strategis dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Indonesia.

Baca Juga  Dorong Ekonomi Kreatif, ‘Aisyiyah Kendal Gelar Pelatihan Tas Ecoprint Ramah Lingkungan

“Jadi adik-adik semua memiliki tanggung jawab untuk menjadi bagian penting dari hadirnya pendidikan yang bermutu,” kata Atip Latipulhayat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Meta Resmi Ikuti Aturan Indonesia, Pengguna Instagram dan Facebook Wajib Usia 16 Tahun
Dari Kandang Desa ke Istana, Sapi Jumbo Asal Kendal Jadi Kurban Presiden Prabowo
Dikira Tangisan dari Depan Rumah, Warga Ringinarum Temukan Bayi di Pekarangan
Heboh Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Autis di Semarang, Korban Kini Hamil 5 Bulan
Kecelakaan Pikap dan Motor di Boja Diselesaikan Secara Restorative Justice di Satlantas Polres Kendal
Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Tembelang Kini Lebih Mudah
Anggota DPRD Kendal Sebut Jagung SPHP Bantu Ringankan Beban Peternak Ayam
Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:40

Meta Resmi Ikuti Aturan Indonesia, Pengguna Instagram dan Facebook Wajib Usia 16 Tahun

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:09

Dari Kandang Desa ke Istana, Sapi Jumbo Asal Kendal Jadi Kurban Presiden Prabowo

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:36

Dikira Tangisan dari Depan Rumah, Warga Ringinarum Temukan Bayi di Pekarangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:44

Heboh Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Autis di Semarang, Korban Kini Hamil 5 Bulan

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:47

Kecelakaan Pikap dan Motor di Boja Diselesaikan Secara Restorative Justice di Satlantas Polres Kendal

Berita Terbaru