Anggota DPRD Kendal Sebut Jagung SPHP Bantu Ringankan Beban Peternak Ayam

- Pewarta

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi B DPRD Kendal, Suwardi (kanan), menunjukkan kualitas jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) saat penyaluran subsidi jagung bagi peternak unggas di gudang Bulog. (Istimewa/Wawasannews).

Anggota Komisi B DPRD Kendal, Suwardi (kanan), menunjukkan kualitas jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) saat penyaluran subsidi jagung bagi peternak unggas di gudang Bulog. (Istimewa/Wawasannews).

KENDAL, Wawasannews.com – Anggota DPRD Kendal Komisi B, Suwardi, menyambut positif penyaluran lebih dari 19 ribu ton jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk para peternak unggas di Kabupaten Kendal. Program tersebut dinilai mampu membantu menekan biaya pakan di tengah anjloknya harga telur dan naiknya biaya produksi.
Suwardi yang juga Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) Kendal mengatakan, kondisi peternak ayam petelur saat ini sedang tidak mudah. Produksi telur melimpah, namun harga jual di pasaran justru mengalami penurunan drastis.

“Di tengah kondisi yang tidak baik-baik saja, dari sisi produksi kita melimpah, tetapi harga justru turun drastis. Mudah-mudahan dengan adanya penyaluran jagung SPHP ini bisa mengurangi beban biaya pakan kami,” ujarnya.

Baca Juga  DPRD Kendal Soroti Penonaktifan 119 Ribu Peserta BPJS, Dorong Pemkab Cari Solusi Pendanaan

Menurutnya, kenaikan biaya produksi tidak hanya dipengaruhi harga jagung, tetapi juga kondisi global yang berdampak pada impor bahan baku pakan seperti BKK dan SBM. Kedua bahan tersebut dinilai penting untuk menjaga produktivitas ayam petelur.

“Kalau tidak ada BKK dan SBM, ayam tidak bisa bertelur secara maksimal. Karena itu kami berterima kasih atas penyaluran jagung SPHP ini,” katanya.
Suwardi menjelaskan, jagung SPHP nantinya disalurkan kepada peternak sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam distribusinya, KPUS Kendal menjual jagung dengan harga Rp5.350 per kilogram hingga sampai ke peternak.

“Terima kasih atas subsidi jagungnya. Alhamdulillah Kendal menerima sekitar 19 ribu ton lebih. Jumlah peternak di Kendal ada 761 peternak. Peternak mikro mendapatkan kuota penyaluran tiga bulan, peternak kecil dua bulan, dan peternak menengah satu bulan,” terangnya.
Sementara itu, Direktur SPHP Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maino Dwi Hartono, mengatakan penyaluran jagung SPHP bertujuan membantu peternak menghadapi tingginya harga pakan.

Baca Juga  Ketua DPRD Kendal Dukung Rencana Kembalinya Sekolah 6 Hari, Paparkan Tujuh Alasan

“Harapannya dengan adanya bantuan SPHP Jagung dari pemerintah ini harga jagung lebih terjangkau. Hanya Rp5.000 dari gudang Bulog. Dan koperasi menyalurkan ke peternak dengan harga maksimal Rp5.500. Lebih murah boleh, sesuai kesepakatan anggota koperasi,” ujarnya saat pelepasan distribusi jagung SPHP dari gudang Bulog Semarang.
Ia menambahkan, program subsidi jagung tersebut dinilai penting untuk menekan biaya produksi peternak. Saat ini harga jagung di tingkat peternak rata-rata mencapai Rp6.300 per kilogram.

“Selain harga pakan yang masih tinggi, saat ini harga telur juga mengalami penurunan. Karena itu kondisi ini harus terus dipantau,” pungkasnya.
Pewarta : Zidnal
Editor : Riyad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Tembelang Kini Lebih Mudah
Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional
341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026
Ponpes Darul Muqorrobin Cetak Dua Hafidz Baru, Satu Santri Datang dari Batam
Tak Hanya WNA, Imigrasi Kejar 15 Sponsor Sindikat Judi Online Internasional
Harga Pangan Nasional Masih Membara, Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu per Kg
PHRI Kendal Didorong Jadi Ujung Tombak Investasi Hotel dan Restoran Baru
Akhir Musim Makin Tegang, Persib Bandung dan Borneo FC Adu Mental Juara

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:55

Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Tembelang Kini Lebih Mudah

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:32

Anggota DPRD Kendal Sebut Jagung SPHP Bantu Ringankan Beban Peternak Ayam

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:54

Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:50

341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09

Ponpes Darul Muqorrobin Cetak Dua Hafidz Baru, Satu Santri Datang dari Batam

Berita Terbaru