Dikira Tangisan dari Depan Rumah, Warga Ringinarum Temukan Bayi di Pekarangan

- Pewarta

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian bersama warga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan bayi laki-laki yang ditemukan di pekarangan rumah warga di Dusun Kedungwungu, Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, Rabu (13/5/2026). (Istimewa/Wawasannews).

Petugas kepolisian bersama warga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan bayi laki-laki yang ditemukan di pekarangan rumah warga di Dusun Kedungwungu, Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, Rabu (13/5/2026). (Istimewa/Wawasannews).

KENDAL, Wawasannews.com – Warga Dusun Kedungwungu, Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan di pekarangan rumah warga, Rabu pagi (13/5/2026).

Penemuan bayi bermula saat seorang warga bernama Rokimah mendengar suara tangisan bayi dari sekitar rumahnya sejak pagi hari. Awalnya, ia mengira suara tersebut berasal dari bagian depan rumah.

Namun setelah dilakukan pengecekan, Rokimah tidak menemukan apa pun. Karena suara tangisan masih terdengar, ia kemudian berusaha mencari sumber suara ke area samping rumah dengan membawa senter.

Saat itulah Rokimah menemukan seorang bayi laki-laki terbungkus kain bersama pakaian perempuan, tergeletak di tanah pekarangan rumahnya.

“Saya awalnya kira suara bayi dari depan rumah, tapi setelah dicek tidak ada. Karena masih terdengar, saya cari lagi ke samping rumah dan ternyata ada bayi,” ujar Rokimah.

Temuan tersebut sontak membuat Rokimah panik. Ia segera memanggil suami dan warga sekitar untuk memastikan kondisi bayi sekaligus meminta bantuan.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada bidan desa dan aparat setempat. Bidan Desa Kedunggading, Ida Puspita, yang datang ke lokasi menyebut bayi ditemukan masih lengkap dengan tali pusar dan ari-ari.

Menurutnya, bayi tersebut diperkirakan baru dilahirkan beberapa jam sebelum ditemukan warga.

“Bayi ditemukan dalam kondisi tubuh dingin karena baru lahir dan masih terhubung plasenta. Langsung kami bawa ke Puskesmas Ringinarum untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Ida.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut memiliki berat badan 2,4 kilogram dengan panjang tubuh 46 sentimeter.

Meski sempat mengalami kedinginan, kondisi bayi dinyatakan sehat dan saat ini masih dalam pemantauan tenaga medis.

Sementara itu, aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.

Kapolsek Gemuh, Zarkoni, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan menelusuri kemungkinan adanya warga yang baru melahirkan atau sebelumnya diketahui sedang hamil.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap pihak yang meninggalkan bayi tersebut,” ujarnya.

Kasus ini menjadi perhatian warga sekitar. Banyak warga menyayangkan tindakan penelantaran bayi yang dinilai membahayakan keselamatan anak yang baru lahir.

Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas
243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026
Celurit 2 Meter dan Corbek 1,5 Meter Disita, Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Kendal
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni
Warga Binaan Lapas Plantungan Belajar Restorative Justice dan Hak Hukum

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:56

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 15:29

Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 12:10

Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Secret Link