Kecelakaan Pikap dan Motor di Boja Diselesaikan Secara Restorative Justice di Satlantas Polres Kendal

- Pewarta

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua pihak yang terlibat kecelakaan menandatangani kesepakatan damai. (Istimewa/Wawasannews).

Kedua pihak yang terlibat kecelakaan menandatangani kesepakatan damai. (Istimewa/Wawasannews).

KENDAL, Wawasannews.com – Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil pikap Mitsubishi Colt T 120 SS dan sepeda motor Yamaha Vega ZR di wilayah Desa Tampingan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, diselesaikan melalui mekanisme restorative justice di Satlantas Polres Kendal.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, IPDA Heru Andriantoro, mengatakan kedua belah pihak sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan setelah dilakukan mediasi di kantor Satlantas Polres Kendal.

“Kasus kecelakaan tersebut telah diselesaikan melalui restorative justice setelah kedua pihak mencapai kesepakatan damai,” ujar IPDA Heru Andriantoro.

Kecelakaan terjadi pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di jalan umum wilayah Desa Tampingan, Kecamatan Boja. Peristiwa itu melibatkan Mitsubishi Colt T 120 SS bernomor polisi H-1159-ZM yang dikemudikan Sakuri (61), warga Desa Ngabean, Boja, dengan sepeda motor Yamaha Vega ZR bernomor polisi H-5284-YV yang dikendarai Andhika Pasha Gustama (17), pelajar asal Desa Tamanrejo, Kecamatan Limbangan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kecelakaan bermula saat mobil pikap melaju dari arah Boja menuju Semarang dan berbelok ke kanan hendak masuk gang kampung. Dari arah berlawanan datang sepeda motor Yamaha Vega ZR. Karena jarak sudah dekat, pengendara motor berusaha menghindar ke kiri namun tetap menabrak bagian depan sebelah kiri mobil pikap hingga terjatuh.

Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka memar pada pipi kanan dan lecet pada kaki kanan. Korban sempat mendapatkan perawatan di RS PKU Muhammadiyah Boja.

IPDA Heru Andriantoro menambahkan, Satlantas Polres Kendal tetap melakukan prosedur penanganan kecelakaan, mulai dari menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, hingga membuat laporan polisi.

“Setelah dilakukan mediasi dan ada kesepakatan dari kedua pihak, perkara kemudian diselesaikan secara restorative justice,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen
DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah
DPRD Kendal Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Cegah Kebakaran Melalui Sosialisasi
Satgas MBLB Kendal Hentikan Sementara Pengurukan Lahan di Arteri Kaliwungu, Utamakan Keselamatan dan Kepatuhan Perizinan
Gaji Ke-13 ASN Kendal Segera Cair, Pemkab Pastikan PNS dan PPPK Terima Pekan Ini
Polres Kendal Jemput Bola Cari Penderita TB Paru, Tracing Dilakukan dari Rumah ke Rumah
Spiderwoman Aries Susanti Turun Langsung Latih Atlet Panjat Tebing Kendal, Dorong Munculnya Juara Baru
DPRD Jateng Apresiasi WTP ke-15, Ingatkan Anggaran Harus Berdampak ke Warga

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00

Petani di Kendal Gotong Royong Kendalikan Hama Tikus Jelang Panen

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:30

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:57

DPRD Kendal Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Cegah Kebakaran Melalui Sosialisasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:43

Satgas MBLB Kendal Hentikan Sementara Pengurukan Lahan di Arteri Kaliwungu, Utamakan Keselamatan dan Kepatuhan Perizinan

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:55

Polres Kendal Jemput Bola Cari Penderita TB Paru, Tracing Dilakukan dari Rumah ke Rumah

Berita Terbaru

Jawa Tengah

DPRD Kendal Dorong Gen Z Tampil sebagai Motor Inovasi Daerah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:30