Outing Class di Kalikesek Bikin MPLS SMA NU 05 Brangsong Makin Seru, 129 Siswa Baru Belajar Kompak Lewat Permainan

- Pewarta

Jumat, 17 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebersamaan peserta didik baru SMA NU 05 Brangsong saat mengikuti kegiatan Outing Class dalam rangka MPLS Tahun Ajaran 2026–2027 di Wisata Kalikesek, Limbangan, Kamis (16/7/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Kebersamaan peserta didik baru SMA NU 05 Brangsong saat mengikuti kegiatan Outing Class dalam rangka MPLS Tahun Ajaran 2026–2027 di Wisata Kalikesek, Limbangan, Kamis (16/7/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Brangsong, Wawasannews.com — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA NU 05 Brangsong tahun ajaran 2026–2027 tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Sekolah mengajak 129 peserta didik baru mengikuti outing class di kawasan Wisata Kalikesek, Kecamatan Limbangan, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda untuk membantu siswa saling mengenal sekaligus membangun kekompakan sejak hari pertama menjadi bagian dari keluarga besar SMA NU 05 Brangsong.

Sejak pagi, suasana sudah terasa berbeda. Para peserta tampak antusias bersiap menuju lokasi wisata. Berbeda dengan perjalanan pada umumnya, seluruh siswa diberangkatkan menggunakan enam armada sepur mini. Pilihan transportasi itu menjadi pengalaman baru bagi sebagian besar peserta sehingga perjalanan berlangsung penuh canda dan tawa.

Selama perjalanan, siswa mulai berinteraksi dengan teman-teman yang sebelumnya belum mereka kenal. Obrolan ringan, saling memperkenalkan diri, hingga menikmati pemandangan sepanjang perjalanan membuat suasana semakin akrab. Kegiatan sederhana tersebut menjadi awal terbentuknya komunikasi antarsiswa sebelum mengikuti berbagai aktivitas di lokasi.

Sesampainya di Wisata Kalikesek, seluruh peserta langsung mengikuti senam Tabola Bale dan Senam Maumere. Iringan musik yang ceria membuat siswa mengikuti setiap gerakan dengan penuh semangat. Guru dan panitia juga ikut berbaur sehingga suasana terasa lebih santai dibanding pembelajaran di dalam kelas.

Setelah senam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sejumlah permainan kelompok. Setiap kelompok terdiri dari peserta dengan latar belakang yang berbeda sehingga mereka dituntut saling mengenal dalam waktu singkat. Permainan yang disiapkan panitia bukan sekadar hiburan, tetapi juga mengajarkan pentingnya komunikasi, kerja sama, dan rasa saling percaya.

Salah satu permainan yang paling mengundang tawa adalah Maju Mundur Kanan Kiri. Peserta harus mengikuti instruksi dengan tepat. Bagi yang melakukan kesalahan harus menerima tantangan berupa taburan tepung. Momen tersebut membuat suasana semakin meriah dan memancing gelak tawa dari peserta lainnya.

Permainan berikutnya adalah Estafet Balon Air. Setiap kelompok harus memindahkan tiga balon berisi air tanpa merusaknya. Dibutuhkan koordinasi yang baik agar balon bisa sampai ke garis akhir. Meski beberapa balon pecah di tengah permainan, para siswa tetap bersemangat menyelesaikan tantangan.

Keseruan berlanjut pada permainan Estafet Karet Tepung. Dalam permainan ini, peserta harus bekerja sama memindahkan benda dengan ketelitian dan kekompakan. Ada pula permainan Ambil Bola menggunakan bola warna-warni yang menuntut kecepatan berpikir sekaligus kerja sama tim.

Berbagai permainan tersebut membuat siswa tidak hanya bergembira, tetapi juga belajar menghargai pendapat teman, membagi tugas, dan menyelesaikan tantangan bersama. Nilai-nilai itu diharapkan menjadi bekal saat mereka menjalani kegiatan belajar di sekolah nantinya.

Di tengah rangkaian outing class, seluruh peserta mengikuti Deklarasi Murid Indonesia Hebat. Deklarasi tersebut berisi tekad untuk menjadi pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, saling menghormati, serta menjaga lingkungan sekolah tetap aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Ketua Panitia MPLS SMA NU 05 Brangsong, Abdul Azis, S.Pd., mengatakan kegiatan di luar kelas sengaja dipilih agar siswa baru lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

“Outing class ini bukan sekadar rekreasi. Kami ingin peserta didik baru memiliki kesempatan mengenal teman-temannya lebih dekat, belajar bekerja sama, dan membangun rasa kebersamaan sejak awal. Harapannya mereka lebih siap mengikuti proses belajar di sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan yang menyenangkan membuat siswa lebih percaya diri untuk berinteraksi. Dengan begitu, proses adaptasi di lingkungan sekolah dapat berlangsung lebih cepat.

Kesan positif juga dirasakan para peserta. Salah satunya Fatma yang mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan seperti ini.

“Saya paling senang saat naik sepur mini dan mengikuti permainan bersama teman-teman baru. Jadi lebih akrab karena kami harus saling membantu menyelesaikan tantangan. Semoga kegiatan seperti ini tetap ada untuk adik kelas nanti,” ungkapnya.

Setelah seluruh permainan selesai, para siswa diberi waktu menikmati suasana Wisata Kalikesek. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkeliling, beristirahat, hingga membeli berbagai oleh-oleh yang dijual pelaku usaha di sekitar kawasan wisata.

Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan siswa pada potensi wisata dan produk lokal yang ada di Kabupaten Kendal. Kehadiran rombongan peserta MPLS juga memberi dampak positif bagi pedagang yang berjualan di sekitar lokasi.

Menjelang akhir kegiatan, seluruh peserta berkumpul untuk mengikuti sesi foto bersama. Momen tersebut menjadi penutup rangkaian outing class sekaligus menandai awal kebersamaan mereka sebagai keluarga besar SMA NU 05 Brangsong.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap hubungan antarsiswa dapat terjalin sejak awal sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih nyaman, saling menghargai, dan penuh semangat kebersamaan selama menempuh pendidikan.

Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kwarcab Kendal Matangkan Persiapan Jambore Nasional 2026, Empat Regu Ikuti Training Camp Ketiga
Bawa Perubahan Positif, Tim DHARMAKIP UIN Walisongo Sukses Tuntaskan Pengabdian 4 Hari di Kendal
Hari Jadi Kendal ke-421 Siapkan Rangkaian Acara Sebulan Penuh, Ada Kendal Open Fair, Job Fair hingga Festival Adminduk
Raedu Basha Bedah Cerpen di Kendal, Angkat Wajah Pesantren dan Toko Kelontong Madura
Guru SMPN 2 Cepiring Tiga Tahun Berturut-turut Raih Penghargaan MURI Lewat Karya Literasi
Pemkab Kendal Padukan Nobar Piala Dunia dengan Pesta UMKM, Dongkrak Ekonomi Lokal
Kapolres Kendal sambangi Makodim 0715 Kendal perkuat sinergi TNI Polri
Kapolres Kendal Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:04

Kwarcab Kendal Matangkan Persiapan Jambore Nasional 2026, Empat Regu Ikuti Training Camp Ketiga

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38

Outing Class di Kalikesek Bikin MPLS SMA NU 05 Brangsong Makin Seru, 129 Siswa Baru Belajar Kompak Lewat Permainan

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:42

Bawa Perubahan Positif, Tim DHARMAKIP UIN Walisongo Sukses Tuntaskan Pengabdian 4 Hari di Kendal

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:25

Hari Jadi Kendal ke-421 Siapkan Rangkaian Acara Sebulan Penuh, Ada Kendal Open Fair, Job Fair hingga Festival Adminduk

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:15

Guru SMPN 2 Cepiring Tiga Tahun Berturut-turut Raih Penghargaan MURI Lewat Karya Literasi

Berita Terbaru