Pemkab Kendal Padukan Nobar Piala Dunia dengan Pesta UMKM, Dongkrak Ekonomi Lokal

- Pewarta

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari berbincang bersama Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq dan sejumlah tamu saat nobar semifinal Piala Dunia 2026 di Pendapa Tumenggung Bahurekso, Kendal. (Istimewa/Wawasannews)

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari berbincang bersama Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq dan sejumlah tamu saat nobar semifinal Piala Dunia 2026 di Pendapa Tumenggung Bahurekso, Kendal. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com — Pemerintah Kabupaten Kendal mengemas kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 dengan konsep yang berbeda. Selain menjadi tempat berkumpul menyaksikan pertandingan, acara tersebut juga diramaikan pasar UMKM agar para pelaku usaha lokal ikut merasakan dampak ekonomi dari ramainya pengunjung.

Rangkaian nobar dimulai saat laga semifinal di Pendapa Tumenggung Bahurekso. Selanjutnya, pertandingan final Piala Dunia 2026 akan digelar di Alun-alun Kaliwungu dengan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, konsep tersebut sengaja dipilih agar kegiatan nobar tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk meningkatkan penjualan.

Di sela pertandingan semifinal antara Prancis dan Spanyol pada Rabu (15/7/2026) dini hari, Bupati menjelaskan bahwa masyarakat yang datang dapat menikmati pertandingan sekaligus berbelanja berbagai produk lokal yang dijual di stan UMKM.

“Ini menjadi momentum untuk menyatukan masyarakat dalam semangat kebersamaan sekaligus meningkatkan ekonomi kerakyatan,” kata Dyah Kartika Permanasari.

Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang hadir, semakin besar pula peluang bagi pedagang memperoleh tambahan omzet. Karena itu, pemerintah daerah menggabungkan kegiatan hiburan dengan pemberdayaan ekonomi lokal dalam satu rangkaian acara.

“Jadi bukan hanya nonton bola saja, tetapi juga ada dampak ekonominya. Kita ingin UMKM ikut merasakan manfaat dari ramainya kegiatan ini,” ujarnya.

Bupati menambahkan, penyelenggaraan nobar merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat agar perhelatan Piala Dunia dapat dimanfaatkan sebagai ruang kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi di daerah.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Kendal berharap masyarakat tidak hanya datang untuk menyaksikan pertandingan, tetapi juga mendukung pelaku usaha dengan membeli produk-produk yang dijajakan di lokasi acara.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kendal untuk hadir, meramaikan nobar, sekaligus membeli produk-produk UMKM lokal agar manfaat ekonominya benar-benar dirasakan para pedagang,” ucapnya.

Nobar perdana di Pendapa Tumenggung Bahurekso juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kendal Mahfud Sodiq bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Mahfud mengapresiasi konsep nobar yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Kendal. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan arahan pemerintah sekaligus memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya.

“Jadi kita berterima kasih bahwa di Kendal juga melaksanakan nobar sesuai dengan arahan Presiden dan Gubernur Jawa Tengah yang juga melibatkan UMKM,” katanya.

Ia menjelaskan, pertandingan semifinal masih akan diselenggarakan di Pendapa Kabupaten Kendal dan terbuka bagi masyarakat. Sementara laga final dipusatkan di Alun-alun Kaliwungu agar dapat menampung lebih banyak pengunjung.

Menurut Mahfud, lokasi tersebut juga memungkinkan lebih banyak stan UMKM berpartisipasi sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas.

“Final nanti akan dilaksanakan di Alun-alun Kaliwungu. Tentu disiapkan banyak UMKM di sana agar semakin banyak masyarakat yang datang dan pelaku usaha juga memperoleh manfaat ekonomi,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat memanfaatkan rangkaian nobar Piala Dunia 2026 sebagai ajang berkumpul bersama keluarga maupun teman, sekaligus mendukung produk-produk lokal yang dipasarkan para pelaku UMKM Kendal.

Dengan konsep tersebut, Pemerintah Kabupaten Kendal berharap suasana nobar tidak hanya menghadirkan kemeriahan selama berlangsungnya Piala Dunia, tetapi juga memberikan peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan selama kegiatan berlangsung.

Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kapolres Kendal Sambangi Panti Asuhan Muhammadiyah Sutejo, Beri Santunan dan Motivasi Anak Yatim
Kontingen Kendal Siap Berlaga di Jambore Nasional 2026, Bawa Semangat Persatuan dan Swasembada Pangan
Kapolres Baru Sambangi Bawaslu Kendal, Ada Pesan Penting Jelang Pemilu yang Tak Boleh Diabaikan
Kapolres Kendal Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Kabupaten Kendal
Ketua DPRD Kendal Kawal Program Padat Karya Infrastruktur, Perluas Kesempatan Kerja dan Perkuat Ekonomi Desa
Ketua DPRD Kendal Perkuat Sinergi dengan Polres, Sambut Kapolres Baru untuk Jaga Kondusivitas Daerah
Korwil Ikadin Jateng Apresiasi Regenerasi Pengurus, Dorong Soliditas Organisasi dan Penegakan Hukum
Tongkat Komando Beralih, AKBP Ratna Jadi Kapolres Perempuan Pertama di Polres Kendal

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:47

Kapolres Kendal Sambangi Panti Asuhan Muhammadiyah Sutejo, Beri Santunan dan Motivasi Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:15

Kontingen Kendal Siap Berlaga di Jambore Nasional 2026, Bawa Semangat Persatuan dan Swasembada Pangan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:00

Kapolres Baru Sambangi Bawaslu Kendal, Ada Pesan Penting Jelang Pemilu yang Tak Boleh Diabaikan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:41

Kapolres Kendal Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Kabupaten Kendal

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:36

Ketua DPRD Kendal Perkuat Sinergi dengan Polres, Sambut Kapolres Baru untuk Jaga Kondusivitas Daerah

Berita Terbaru

Secret Link