KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik BGN, Ini Penjelasan Lengkapnya

- Pewarta

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (13/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (13/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan 25.644 unit sepeda motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Di kutip dari antaranews.com, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan perhatian tersebut diberikan karena sektor pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu area yang rawan terjadinya tindak pidana korupsi.

“Tentu KPK memberikan perhatian soal itu,” ujar Budi kepada jurnalis di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa potensi kerawanan korupsi dalam pengadaan dapat terjadi sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban.

“Mulai dari proses awal, perencanaannya itu apakah sudah dilakukan analisis kebutuhannya sehingga nanti berujung kepada spesifikasi kendaraan-kendaraan yang dibutuhkan?” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa aspek pemerataan kebutuhan juga menjadi perhatian, termasuk apakah spesifikasi kendaraan yang diadakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di seluruh wilayah.

“Apakah kebutuhan itu merata? Artinya, kendaraan dengan spesifikasi demikian itu dibutuhkan di semua lokasi atau seperti apa?” lanjutnya.

Terkait isu pemenang pengadaan, yakni PT Yasa Artha Trimanunggal yang dinilai belum memiliki banyak jaringan dealer atau penyalur, KPK menilai hal tersebut harus dilihat dari keseluruhan proses pengadaan yang dilakukan oleh BGN.

“Dalam konteks pelaksanaan pengadaan barang dan jasa tentu harus dilihat mengapa vendor tersebut yang menang. Pasti ada argumentasi dalam proses tersebut yang harus bisa dipertanggungjawabkan,” kata Budi.

Sebelumnya, Kepala BGN Dadan Hindayana pada 7 April 2026 menjelaskan bahwa pengadaan sepeda motor listrik untuk kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menggunakan anggaran tahun 2025 dan belum dibagikan secara resmi.

Ia menyebut realisasi pengadaan telah mencapai 21.801 unit dari total sekitar 25 ribu unit.

Pada 8 April 2026, Dadan kembali menjelaskan bahwa pengadaan tersebut diperuntukkan bagi kepala SPPG di wilayah dengan akses transportasi sulit, guna mendukung kelancaran distribusi program Makan Bergizi Gratis.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa anggaran pengadaan sepeda motor listrik tersebut berasal dari alokasi tahun 2025, serta tidak ada pembelian baru pada tahun 2026.

Adapun sepeda motor listrik yang menjadi objek pengadaan diduga merupakan tipe Emmo-JVX GT dan Emmo-JVH MAX. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gandeng Investor Singapura-India, Muhammadiyah Bangun Pabrik Obat Rp150 Miliar di Kendal
Polemik Perangkat Desa Kedunggading Potong Kabel Pengeras Suara Masjid Jadi Perhatian Kejari Kendal
Kerap Bolak-balik karena Berkas Belum Lengkap, Warga Kendal Kini Bisa Cek Syarat PBG dan SLF Online
Seragam PDU Baru TNI Diperkenalkan di HUT ke-81, Bawa Filosofi Beskap dan Kearifan Lokal
HUT ke-81 TNI, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq: TNI Penjaga Rakyat, DPRD Siap Bersinergi Kawal Pembangunan
HUT TNI ke-81, Kapolres Kendal Dorong Soliditas TNI-Polri Jaga Kamtibmas
Rogoh Rp340,86 Miliar, Jababeka Caplok 51 Persen Saham Kawasan Industri Seafer Kendal, Siapkan Pengembangan 500 Hektare
Gara-gara Tantangan Medsos, Pelajar di Kendal Terlibat Tawuran hingga Berujung Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:54

Gandeng Investor Singapura-India, Muhammadiyah Bangun Pabrik Obat Rp150 Miliar di Kendal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:40

Polemik Perangkat Desa Kedunggading Potong Kabel Pengeras Suara Masjid Jadi Perhatian Kejari Kendal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:38

Kerap Bolak-balik karena Berkas Belum Lengkap, Warga Kendal Kini Bisa Cek Syarat PBG dan SLF Online

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32

Seragam PDU Baru TNI Diperkenalkan di HUT ke-81, Bawa Filosofi Beskap dan Kearifan Lokal

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:53

HUT TNI ke-81, Kapolres Kendal Dorong Soliditas TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru

Secret Link