OJK Proyeksikan Penyaluran Pembiayaan Meningkat Jelang Lebaran 1447 H

- Pewarta

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

epala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Agusman menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Jakarta, Senin (13/10/2025). (Istimewa/Wawasannews)

epala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Agusman menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Jakarta, Senin (13/10/2025). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan penyaluran pembiayaan di sejumlah sektor lembaga jasa keuangan akan meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Di kutip dari antaranews.com, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan periode Ramadan hingga menjelang Lebaran kerap menjadi momentum meningkatnya kebutuhan pembiayaan masyarakat.

“Periode Ramadan hingga menjelang Lebaran menjadi momentum peningkatan penyaluran pembiayaan, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat serta tambahan modal kerja UMKM secara musiman,” ujar Agusman dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Ia menjelaskan, secara historis penyaluran pembiayaan di sejumlah sektor seperti industri pergadaian, multifinance, hingga pinjaman daring (pindar) menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam dua tahun terakhir.

Pada industri pergadaian, penyaluran pembiayaan pada Maret 2024 tercatat tumbuh 1,78 persen secara bulanan (month to month/mtm). Sementara pada Maret 2025, pembiayaan kembali meningkat sebesar 1,66 persen mtm.

Agusman memperkirakan industri pergadaian tetap mampu tumbuh positif meskipun menghadapi persaingan dengan berbagai produk pembiayaan digital seperti pinjaman daring maupun layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater. Menurutnya, pergadaian masih menjadi alternatif pembiayaan berbasis agunan yang relatif mudah diakses masyarakat.

Selain itu, minat pelaku usaha di sektor pergadaian juga terus meningkat. Sepanjang periode 1 Desember 2025 hingga 12 Januari 2026 tercatat sebanyak 165 pelaku usaha mengajukan izin usaha pergadaian. Dengan demikian, hingga Januari 2026 jumlah perusahaan pergadaian berizin mencapai 223 perusahaan.

“Saat ini terdapat dua perusahaan yang sedang berproses meningkatkan lingkup usaha menjadi nasional sesuai ketentuan yang berlaku, dengan tetap mempertimbangkan aspek permodalan, tata kelola dan kesiapan operasional,” jelasnya.

Potensi peningkatan pembiayaan juga terlihat pada industri multifinance. Pada Maret 2024, penyaluran pembiayaan multifinance tercatat tumbuh 2,05 persen mtm dengan tingkat pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financing/NPF) gross sebesar 2,45 persen.

Sedangkan pada Maret 2025, pembiayaan multifinance meningkat 0,78 persen mtm dengan NPF gross sebesar 2,71 persen.

Sementara itu, pada industri pinjaman daring, nilai penyaluran pembiayaan pada Maret 2024 meningkat hingga 8,9 persen mtm dan kembali tumbuh 3,8 persen mtm pada Maret 2025.

Meski demikian, Agusman menegaskan kualitas pendanaan pada industri pindar diperkirakan tetap terjaga dengan rasio tingkat wanprestasi di atas 90 hari (TWP90) yang diproyeksikan berada di bawah 5 persen selama periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini.

“Untuk itu diperlukan penguatan credit scoring dan verifikasi borrower agar pertumbuhan pembiayaan selama momentum Lebaran tetap sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Judul:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua DPRD Kendal Kawal Program Padat Karya Infrastruktur, Perluas Kesempatan Kerja dan Perkuat Ekonomi Desa
Ketua DPRD Kendal Perkuat Sinergi dengan Polres, Sambut Kapolres Baru untuk Jaga Kondusivitas Daerah
Korwil Ikadin Jateng Apresiasi Regenerasi Pengurus, Dorong Soliditas Organisasi dan Penegakan Hukum
Tongkat Komando Beralih, AKBP Ratna Jadi Kapolres Perempuan Pertama di Polres Kendal
Rumah Warga di Sukorejo Kendal Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik
Mahfud Sodiq: IPNU-IPPNU Harus Bertransformasi, Siapkan Kader Profesional, Religius, dan Berdaya Saing
Jadi Sorotan Media Nasional, Pelukis kendal Berkomitmen Angkat Nama Tanah Kelahiran Kendal di Jerman
PSIS Resmi Datangkan Fabiano Beltrame

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:39

Ketua DPRD Kendal Kawal Program Padat Karya Infrastruktur, Perluas Kesempatan Kerja dan Perkuat Ekonomi Desa

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:36

Ketua DPRD Kendal Perkuat Sinergi dengan Polres, Sambut Kapolres Baru untuk Jaga Kondusivitas Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:37

Korwil Ikadin Jateng Apresiasi Regenerasi Pengurus, Dorong Soliditas Organisasi dan Penegakan Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:14

Tongkat Komando Beralih, AKBP Ratna Jadi Kapolres Perempuan Pertama di Polres Kendal

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:55

Rumah Warga di Sukorejo Kendal Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terbaru

Secret Link