Menag Nasaruddin Umar: Idul Adha Ajarkan Keikhlasan, Kurban Bantu Ketahanan Pangan Warga

- Pewarta

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Istimewa/Wawasannews)

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai pengingat untuk memperkuat keikhlasan dan kepedulian sosial.

Pesan itu disampaikan Nasaruddin menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Menurut dia, Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban. Ada nilai sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Di tengah berbagai persoalan yang dihadapi warga, semangat berbagi dinilai tetap penting dijaga.

“Di tengah dinamika kehidupan yang kita hadapi bersama, Idul Adha mengajak kita kembali meneguhkan keikhlasan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial,” kata Nasaruddin.

Menteri Agama yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal itu menjelaskan, ibadah kurban membawa dampak nyata di masyarakat.

Daging kurban yang dibagikan bukan sekadar simbol ibadah tahunan. Menurutnya, pembagian hewan kurban bisa membantu keluarga yang membutuhkan, sekaligus menambah asupan protein.

Manfaat itu juga berkaitan dengan kebutuhan gizi masyarakat, termasuk membantu pemenuhan nutrisi anak dan mencegah stunting.

Nasaruddin menilai semangat berkurban punya kaitan erat dengan kebersamaan. Dari kegiatan itu, masyarakat saling membantu dan berbagi tanpa melihat latar belakang.

“Semangat berkurban adalah energi kebersamaan. Dari sana ada solidaritas, gotong royong, dan rasa adil di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai kesempatan memperluas manfaat ibadah. Bukan hanya bagi keluarga sendiri, tetapi juga untuk lingkungan sekitar.

Menurut dia, nilai ibadah akan terasa lebih dekat ketika bisa membawa manfaat langsung bagi orang lain.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga Allah menerima ibadah kurban kita dan memberkahi bangsa Indonesia,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga menyampaikan pandangan serupa terkait Idul Adha tahun ini. (Dilansir dari antaranews)

Ia menyebut Hari Raya Kurban punya arti besar bagi umat Islam. Bukan hanya soal pengorbanan, tetapi juga tentang kebersamaan yang sudah lama tumbuh di masyarakat Indonesia.

Menurut Fadli, keikhlasan, toleransi, dan solidaritas sosial selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan warga. Nilai itu terlihat dalam tradisi berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Di berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah dan Kabupaten Kendal, pembagian daging kurban setiap Idul Adha masih menjadi tradisi yang dinanti warga.

Selain ibadah, momen itu juga menjadi ajang kebersamaan di lingkungan kampung dan masjid. Warga saling membantu saat penyembelihan hingga pembagian daging.

Bagi penerima, bantuan tersebut terasa langsung manfaatnya. Sementara bagi masyarakat yang berkurban, Idul Adha menjadi waktu untuk berbagi dengan tetangga dan warga sekitar.

Karena itu, pesan tentang kepedulian sosial yang disampaikan pemerintah terasa dekat dengan keseharian masyarakat di daerah, terutama saat semangat gotong royong masih menjadi bagian penting dalam kehidupan warga. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Menteri PPPA Kecam Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Pandeglang, Korban Dapat Pendampingan
Alfamart Gandeng Pemkab Kendal, Puluhan UMKM Dapat Pelatihan Manajemen Ritel
Ombudsman Tekankan Pelayanan Publik Harus Dinilai dari Pengalaman Warga
Dokumentasi Warga soal Pembangunan IKN Diakui ANRI, Ribuan Video dari Kaltim Disiapkan Jadi Arsip Nasional
Kuota 30 Persen Perempuan di Pileg Bakal Masuk Revisi UU Pemilu, DPR RI Dukung Putusan MK
Kasus Anak Dituding Bunuh Ayah di Pemalang Jadi Perhatian DPR, Komisi III Siap Tindak Lanjuti
Jelang Idul Adha 2026, Dinas Pertanian Semarang Temukan Enam Sapi Positif PMK di Ngaliyan dan Banyumanik
Produksi Padi Jawa Tengah Tembus 44 Persen pada Awal 2026, Ahmad Luthfi Yakin Target 10,5 Juta Ton Tercapai

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:46

Menteri PPPA Kecam Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Pandeglang, Korban Dapat Pendampingan

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:30

Alfamart Gandeng Pemkab Kendal, Puluhan UMKM Dapat Pelatihan Manajemen Ritel

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:09

Ombudsman Tekankan Pelayanan Publik Harus Dinilai dari Pengalaman Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:51

Menag Nasaruddin Umar: Idul Adha Ajarkan Keikhlasan, Kurban Bantu Ketahanan Pangan Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:09

Kuota 30 Persen Perempuan di Pileg Bakal Masuk Revisi UU Pemilu, DPR RI Dukung Putusan MK

Berita Terbaru