BNPT Perkuat Kerja Sama dengan Kepolisian Makau, Fokus Kontraterorisme dan Perlindungan WNI

- Pewarta

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran BNPT RI dalam pertemuan dengan Kepolisian Makau (MJP) di Sentul, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Jajaran BNPT RI dalam pertemuan dengan Kepolisian Makau (MJP) di Sentul, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com — Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI menekankan pentingnya kolaborasi dengan Kepolisian Makau (MJP), China sebagai langkah krusial dalam memperkuat upaya kontraterorisme.

Di kutip dari antaranews.com, Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan antara BNPT RI dan Kepolisian Makau yang berlangsung di Sentul, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026).

Direktur Kerja Sama Bilateral BNPT RI Brigadir Jenderal Polisi Dhani Hernando menyebutkan bahwa kerja sama ini tidak sekadar bersifat formalitas diplomatik, melainkan sebagai upaya membangun rasa saling percaya (mutual trust) dalam koordinasi berkelanjutan di bidang kontraterorisme.

“Pertemuan pertama ini merupakan dasar strategis untuk membina saling percaya, memperdalam pemahaman kelembagaan, dan mengembangkan kerangka kerja yang berkelanjutan untuk koordinasi antara lembaga,” ujar Dhani dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Baca Juga  Polri Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus di Jakarta Pusat

Melalui pertemuan perdana tersebut, BNPT RI memperkuat kerja sama internasional dengan fokus pada perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri serta berbagi praktik terbaik dalam penanganan terorisme.

Tercatat, sekitar 8.000 WNI tinggal dan bekerja di Makau. Oleh karena itu, kehadiran kerja sama ini dinilai penting untuk menjaga keselamatan publik serta memitigasi potensi risiko ekstremisme.

Dhani menilai, pertemuan ini memiliki makna strategis karena menjadi momentum awal dalam memperkuat dialog dan kerja sama yang lebih erat, khususnya dalam konteks perlindungan warga negara dan pertukaran praktik terbaik.

Sementara itu, Ketua Delegasi Makau sekaligus Deputy Director MJP Lai Man Vai menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh pihak Indonesia.

Baca Juga  RAPIMANCAB II IPNU–IPPNU Tirto Jadi Ajang Evaluasi Program dan Persiapan Regenerasi Kepemimpinan

Ia menegaskan bahwa meskipun terdapat perbedaan budaya dan struktur populasi, kedua pihak memiliki tujuan yang sama dalam melindungi warga negara.

“Kita memiliki perbedaan dalam budaya dan struktur populasi kita, tapi kita memiliki tujuan dan sasaran yang sama, yaitu melindungi warga negara kita,” ujar Lai Man Vai.

Ia juga berharap kerja sama antara Indonesia dan Makau dapat terus diperkuat untuk mencapai tujuan bersama secara lebih efektif.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas potensi kerja sama lain, seperti upaya pencegahan radikalisasi dan ekstremisme kekerasan, pembangunan kapasitas, hingga pelatihan bersama.

Rangkaian kunjungan delegasi ditutup dengan peninjauan langsung program deradikalisasi di Lapas Kelas II B Sentul, yang menunjukkan pendekatan Indonesia dalam menyeimbangkan langkah keamanan dengan program rehabilitasi dan reintegrasi. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dari Data ke Aksi, BPS Kendal Ajak Media Sukseskan Sensus Ekonomi
PSIS Tunjuk Kas Hartadi, Dua Laga Terakhir Jadi Penentuan Nasib
GT World Challenge Asia 2026 Digelar di Mandalika, Ajang Balap Dunia Kembali ke Indonesia
Audiensi PDKN dan Lembaga Pendidikan ke DPD RI, Soroti Beasiswa hingga Kebebasan Akademik
Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Momentum Beli atau Sinyal Waspada?
Kempo Indonesia Berduka, Pendiri Perkemi Indra Kartasasmita Tutup Usia
Volkswagen Luncurkan Dua Mobil Listrik Baru di China, Usung Teknologi AI dan LiDAR
Viral Isu Kas Masjid Diambil Alih, Kemenag Pastikan Itu Hoaks

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:51

Dari Data ke Aksi, BPS Kendal Ajak Media Sukseskan Sensus Ekonomi

Kamis, 23 April 2026 - 08:33

PSIS Tunjuk Kas Hartadi, Dua Laga Terakhir Jadi Penentuan Nasib

Rabu, 22 April 2026 - 15:53

GT World Challenge Asia 2026 Digelar di Mandalika, Ajang Balap Dunia Kembali ke Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 10:45

Audiensi PDKN dan Lembaga Pendidikan ke DPD RI, Soroti Beasiswa hingga Kebebasan Akademik

Rabu, 22 April 2026 - 09:50

Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Momentum Beli atau Sinyal Waspada?

Berita Terbaru