Korlantas Gelar Operasi Zebra 17–30 November, Fokus Edukasi dan Perlindungan Pejalan Kaki

- Pewarta

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi by Chat GPT. (wawasannews)

Ilustrasi by Chat GPT. (wawasannews)

BANDUNG, Wawasannews – Korlantas Polri menegaskan kesiapan menggelar Operasi Zebra 2025 pada 17–30 November 2025 secara serentak di seluruh Indonesia. Operasi ini menjadi langkah awal pengamanan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan fokus pada terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Kabagops Korlantas Polri, Kombes Pol Aries Syahbudin, menjelaskan hal tersebut saat rapat evaluasi di Bandung, Kamis (13/11/2025). Ia menegaskan bahwa Operasi Zebra merupakan tahapan strategis menuju Operasi Lilin, dengan fokus pengawasan pada faktor manusia, kendaraan, serta sarana prasarana jalan. “Operasi Zebra bukan semata penegakan hukum,” ujarnya. Menurut Aries, tujuan utama operasi ini adalah membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan mengutamakan keselamatan di jalan raya.

Sasaran operasi meliputi persiapan Operasi Lilin, analisis situasi keamanan lalu lintas selama tiga bulan terakhir, serta penanganan kasus balap liar. Pendekatan yang digunakan menitikberatkan pada edukasi dan pencegahan, bukan sekadar mengejar angka pelanggaran.

Berdasarkan analisis Korlantas, tercatat 639.739 pelanggaran selama tiga bulan terakhir, mayoritas dilakukan pengendara usia produktif dan pengendara sepeda motor. Untuk penindakan, Korlantas menargetkan 95 persen menggunakan ETLE, termasuk perluasan penggunaan ETLE handheld di daerah yang belum memiliki kamera statis.

Operasi ini juga memperkuat pendataan melalui Sistem Informasi Satuan Operasi (Sislaops), memastikan setiap kendaraan yang terjaring terekam dalam database nasional yang terhubung dengan Samsat. Pendekatan humanis tetap diterapkan melalui teguran simpatik bagi pengendara yang belum lengkap, namun tetap dilakukan sesuai prosedur.

Perlindungan terhadap pejalan kaki ikut menjadi perhatian utama. Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa pejalan kaki adalah pengguna jalan paling rentan sehingga harus menjadi prioritas dalam setiap operasi lalu lintas. “Pejalan kaki harus dilindungi, bukan disingkirkan,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Korlantas Polri, Sabtu (15/11/2025).

Kebijakan ini sejalan dengan prinsip Vision Zero, yang menolak segala bentuk toleransi terhadap korban jiwa di jalan raya, serta pendekatan Hierarchy of Road Users yang menempatkan pejalan kaki sebagai pengguna dengan prioritas keselamatan tertinggi.

Dengan berbagai upaya tersebut, Operasi Zebra 2025 diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, sekaligus meningkatkan budaya disiplin masyarakat menjelang puncak mobilitas libur panjang Nataru. (Zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar
Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM
Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan
BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan
Rumah Kadis Pertanian Kendal Dibobol Maling, Komplotan Gasak Dua Sepeda dan Helm

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:53

KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:29

DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:44

Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:25

Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan

Berita Terbaru