DPR Desak Pemerintah Segera Lindungi WNI yang Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Gaza

- Pewarta

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Jakarta. (Istimewa/Wawasannews)

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Jakarta. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Pemerintah didesak bergerak cepat setelah sembilan warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan ditangkap militer Israel saat mengikuti pelayaran misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza, Palestina.

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta Kementerian Luar Negeri segera mengambil langkah diplomasi untuk memastikan keselamatan para WNI yang terdiri dari aktivis hingga jurnalis tersebut.

Menurut Hasanuddin, pemerintah perlu membuka jalur komunikasi diplomatik, baik secara langsung maupun melalui forum internasional.

“Pemerintah harus cepat bertindak. Keselamatan WNI harus jadi prioritas,” kata Hasanuddin di Jakarta, Selasa.

Ia menilai pencegatan kapal sipil yang membawa bantuan kemanusiaan di perairan internasional tidak bisa dianggap biasa. Apalagi, dalam rombongan itu terdapat relawan kemanusiaan dan jurnalis sipil.

Baca Juga  Bupati Kendal dan Gubernur Jateng Lepas Pemudik Program Mudik Gratis 2026 di TMII

Hasanuddin juga meminta Indonesia memanfaatkan jalur multilateral, termasuk menggalang dukungan di Dewan Keamanan PBB dan mendorong keterlibatan Komite Internasional Palang Merah (ICRC). (Dilansir dari antaranews)

Menurutnya, kasus ini bukan hanya soal perlindungan warga negara, tetapi juga menyangkut penghormatan terhadap hukum internasional.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI mengecam tindakan militer Israel yang mencegat kapal-kapal dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 di perairan Siprus.

Juru Bicara Kemenlu RI Yvonne Mewengkang menyebut pemerintah Indonesia mengutuk keras aksi tersebut, termasuk dugaan penculikan terhadap sejumlah WNI yang berada dalam rombongan.

Insiden itu terjadi saat konvoi kemanusiaan berupaya menuju Jalur Gaza untuk mengirim bantuan bagi warga Palestina.

Baca Juga  DPRD Jateng Siapkan Era Baru Pelayanan Publik yang Lebih Modern

Kasus ini menambah perhatian publik Indonesia terhadap konflik di Gaza, terutama karena ada keterlibatan langsung WNI dalam misi kemanusiaan internasional.

Pemerintah kini diharapkan segera memberikan perkembangan resmi terkait kondisi sembilan WNI tersebut serta langkah perlindungan yang sedang dilakukan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Usai Juara Thailand Open, Leo/Daniel Ditantang Jaga Konsistensi di Turnamen Berikutnya
Menkeu Pastikan Rupiah Melemah Tak Sama dengan Krisis 1998, Investor Diminta Tak Panik
BI Optimistis Rupiah Menguat Mulai Juli, Tekanan Dolar Dinilai Sementara
Realme 16T Siap Rilis, Usung Kamera Sony 50 MP dan Baterai 8.000 mAh
KEKEK Kendal Makin Diminati Investor, Serap 42 Ribu Tenaga Kerja hingga 2026
600 Prajurit Sudah Tempati Lokasi, Pembangunan Yon TP 935 Kendal Mulai Bergerak
Percikan Las Picu Kebakaran Cerobong Raksasa di Jalan Lingkar Kaliwungu
Ratusan Jamaah Padati Khaul Habib Masyhur dan Habib Ali Al Munawwar di Ponpes Darul Muqorrobin Kendal

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:01

Usai Juara Thailand Open, Leo/Daniel Ditantang Jaga Konsistensi di Turnamen Berikutnya

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:46

Menkeu Pastikan Rupiah Melemah Tak Sama dengan Krisis 1998, Investor Diminta Tak Panik

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:34

BI Optimistis Rupiah Menguat Mulai Juli, Tekanan Dolar Dinilai Sementara

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:25

Realme 16T Siap Rilis, Usung Kamera Sony 50 MP dan Baterai 8.000 mAh

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:05

DPR Desak Pemerintah Segera Lindungi WNI yang Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Gaza

Berita Terbaru