Jamaah yang hadir tidak hanya berasal dari wilayah Kendal, tetapi juga datang dari sejumlah kota sekitar seperti Pekalongan, Semarang, hingga Batang. Sejak pagi, area maqbaroh sudah dipenuhi jamaah yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan khidmat.
Kegiatan diawali pembacaan sholawat bersama oleh Grup Sholawat Al Muqorrobin. Suasana religius terasa sejak awal acara saat jamaah melantunkan pujian kepada Nabi Muhammad SAW secara bersama-sama.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan Al Fatihah serta Kitab Istighotsah Rotibul Muqorrobin yang dipimpin langsung oleh Habib Muhammad Firdaus Al Munawwar.
Dalam sambutan mewakili keluarga besar, Habib Ahmad Haidar Ali Al Munawwar selaku cucu almarhum Habib Masyhur Al Munawwar menyampaikan terima kasih atas kehadiran para jamaah yang setiap tahun terus menjaga silaturahmi dan tradisi haul keluarga.
Ia mengatakan, haul bukan hanya mengenang perjuangan ulama terdahulu, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarjamaah, keluarga, dan masyarakat.
Rangkaian acara kemudian diisi mauidhoh hasanah oleh Habib Najib bin Habib Farid Al Munawwar. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk terus menjaga kecintaan kepada ulama, memperbanyak amal saleh, serta meneladani akhlak para habaib dan pendahulu.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Habib Abdurrahman bin Muhammad Al Munawwar.
Sebelum acara puncak berlangsung, santri dan santriwati Pondok Pesantren Darul Muqorrobin juga telah melaksanakan khataman Al Quran pada malam harinya.
Panitia menyebut persiapan kegiatan dilakukan sekitar satu bulan agar seluruh agenda berjalan lancar.
Selain jamaah umum, kegiatan juga dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para ketua RT di sekitar lingkungan pondok pesantren.
Karena bertepatan dengan agenda haul, pengajian rutin selapanan Ahad Wage untuk bulan ini dipindahkan ke area maqbaroh yang berada sekitar 200 meter di sebelah timur pondok.
Salah satu jamaah asal Pekalongan, Supriyati, mengaku sengaja datang bersama keluarga untuk mengikuti haul sekaligus bersilaturahmi.
“Kami datang dari pagi. Selain ikut doa bersama, juga ingin ngalap berkah dan bertemu keluarga besar ahlul bait,” ujarnya.
Usai acara, jamaah dan tamu undangan melanjutkan ramah tamah di kediaman pengasuh Pondok Pesantren Darul Muqorrobin, Habib Muhammad Firdaus Al Munawwar.
Khaul tahunan ini menjadi agenda rutin yang selalu dinantikan jamaah karena selain menjadi ruang spiritual, juga mempertemukan banyak alumni santri dan masyarakat dari berbagai daerah.
Pewarta : Fuad
Editor : Riyadi









