KEKEK Kendal Makin Diminati Investor, Serap 42 Ribu Tenaga Kerja hingga 2026

- Pewarta

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal terus berkembang sebagai pusat industri terintegrasi di Jawa Tengah. Hingga triwulan I 2026. (Istimewa/Wawasannews)

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal terus berkembang sebagai pusat industri terintegrasi di Jawa Tengah. Hingga triwulan I 2026. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal terus menunjukkan perkembangan pesat sebagai salah satu pusat industri di Jawa Tengah. Minat investor yang terus meningkat membuat perluasan kawasan industri di Kendal terus berjalan.

Hingga triwulan I 2026, KEK Kendal tercatat telah menampung 139 pelaku usaha dengan total komitmen investasi mencapai Rp189,16 triliun.

Dari aktivitas industri yang berjalan, kawasan ini telah menyerap sekitar 42 ribu tenaga kerja.

Pertumbuhan KEK Kendal juga mendapat perhatian dalam pertemuan bilateral Indonesia dan Singapura yang dihadiri Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan dan Menteri Luar Negeri RI Sugiono.

Dalam pertemuan itu, pengembangan KEK Kendal disebut sebagai salah satu contoh kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Singapura.

Baca Juga  Polres Kendal Gelar Rakor Lintas Sektoral, Tangani Polemik KSP Bhakti Makmur Jaya dan Cegah Konflik Sosial

Pemerintah menilai keberadaan KEK Kendal ikut membuka investasi baru sekaligus mendorong pertumbuhan industri di daerah.

Data investasi Jawa Tengah juga menunjukkan tren positif. Pada triwulan I 2026, realisasi investasi di Jawa Tengah mencapai Rp23,02 triliun atau tumbuh 5,35 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Kabupaten Kendal menjadi salah satu penyumbang terbesar dengan realisasi investasi mencapai Rp3,61 triliun pada triwulan I 2026.

Sebelumnya, pada 2024, Kendal tercatat sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Jawa Tengah.

Berbagai sektor industri kini berkembang di KEK Kendal. Mulai dari otomotif, energi terbarukan, elektronik, farmasi, alat kesehatan, fesyen, furnitur, hingga makanan dan minuman.

Permintaan lahan industri di kawasan tersebut juga terus meningkat.

Baca Juga  Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia, Dunia Pers Berduka

Seiring kondisi itu, pengelola melakukan perluasan kawasan sekaligus menambah fasilitas pendukung seperti infrastruktur, utilitas kawasan, logistik, dan layanan perizinan.

Executive Director KEK Kendal Juliani Kusumaningrum mengatakan pertumbuhan kawasan tidak lepas dari dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra dari Singapura.

Menurutnya, kepercayaan investor terhadap KEK Kendal terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Kepercayaan investor terus tumbuh. Tantangannya sekarang bagaimana kualitas kawasan tetap terjaga dan manfaat ekonominya bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Selain menghadirkan industri baru, keberadaan KEK Kendal juga berdampak pada bertambahnya lapangan pekerjaan bagi warga sekitar dan tumbuhnya aktivitas ekonomi penunjang di Kabupaten Kendal.

Pewarta : Fuad
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Usai Juara Thailand Open, Leo/Daniel Ditantang Jaga Konsistensi di Turnamen Berikutnya
Menkeu Pastikan Rupiah Melemah Tak Sama dengan Krisis 1998, Investor Diminta Tak Panik
BI Optimistis Rupiah Menguat Mulai Juli, Tekanan Dolar Dinilai Sementara
Realme 16T Siap Rilis, Usung Kamera Sony 50 MP dan Baterai 8.000 mAh
DPR Desak Pemerintah Segera Lindungi WNI yang Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Gaza
600 Prajurit Sudah Tempati Lokasi, Pembangunan Yon TP 935 Kendal Mulai Bergerak
Percikan Las Picu Kebakaran Cerobong Raksasa di Jalan Lingkar Kaliwungu
Ratusan Jamaah Padati Khaul Habib Masyhur dan Habib Ali Al Munawwar di Ponpes Darul Muqorrobin Kendal

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:01

Usai Juara Thailand Open, Leo/Daniel Ditantang Jaga Konsistensi di Turnamen Berikutnya

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:46

Menkeu Pastikan Rupiah Melemah Tak Sama dengan Krisis 1998, Investor Diminta Tak Panik

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:34

BI Optimistis Rupiah Menguat Mulai Juli, Tekanan Dolar Dinilai Sementara

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:25

Realme 16T Siap Rilis, Usung Kamera Sony 50 MP dan Baterai 8.000 mAh

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:05

DPR Desak Pemerintah Segera Lindungi WNI yang Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Gaza

Berita Terbaru