Ketua DPRD Kendal Tekankan Disiplin Berorganisasi di Era Digital

- Pewarta

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq menyampaikan motivasi kepada kader saat Bimtek SIPADU dan penguatan komisariat PW IPNU-IPPNU Jawa Tengah di Gedung Paripurna DPRD Kendal, Sabtu (13/12/2025). Dok pribadi. (Wawasannews)

Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq menyampaikan motivasi kepada kader saat Bimtek SIPADU dan penguatan komisariat PW IPNU-IPPNU Jawa Tengah di Gedung Paripurna DPRD Kendal, Sabtu (13/12/2025). Dok pribadi. (Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq menegaskan pentingnya kader IPNU-IPPNU beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan sistem digital agar organisasi pelajar Nahdlatul Ulama semakin tertib dan akuntabel. Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) SIPADU (Sistem Informasi Pelajar NU dan Administrasi Terpadu) sekaligus penguatan komisariat yang digelar Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Tengah di Gedung Paripurna DPRD Kendal, Sabtu (13/12/2025).
Di sela kegiatan, Mahfud Sodiq yang juga alumni PW IPNU Jawa Tengah memotivasi ratusan kader agar tetap istiqamah berkhidmat. Menurutnya, proses panjang di IPNU-IPPNU menjadi bekal penting untuk membangun mental, jaringan, dan kepemimpinan kader ke depan.

Baca Juga  Muhaimin Iskandar Tegaskan KUR Tak Boleh Persulit UMKM, Pemerintah Perketat Penyaluran

“Berproses di IPNU-IPPNU memang butuh kesabaran, tapi dari situlah lahir kader yang kuat secara mental dan jaringan. Hari ini tantangannya berbeda, maka kader juga harus siap beradaptasi, termasuk memanfaatkan sistem digital,” ujar Mahfud.

Kegiatan Bimtek SIPADU di Kendal diikuti ratusan kader dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU se-eks Karesidenan Semarang. Agenda tersebut menjadi bagian dari program transformasi digital IPNU-IPPNU Jawa Tengah yang dijadwalkan berjalan di 10 wilayah sepanjang Desember 2025.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

PW IPNU dan PW IPPNU Jawa Tengah menyebut, bimtek ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola organisasi pelajar NU melalui sistem administrasi digital yang terintegrasi, sekaligus memastikan komisariat sebagai basis kaderisasi berjalan aktif, tertib, dan berkelanjutan di sekolah maupun madrasah.

Baca Juga  Seluruh Korban Mahasiswa UIN Walisongo yang Hanyut di Sungai Genting Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Ketua PW IPNU Jawa Tengah, M. Irfan Khamid, menegaskan digitalisasi menjadi kebutuhan agar organisasi pelajar mampu menjawab tantangan zaman. Ia menyebut SIPADU bukan sekadar aplikasi pendataan, melainkan instrumen modernisasi yang memperkuat transparansi dan akuntabilitas organisasi.

“Di era digital, IPNU dan IPPNU tidak boleh tertinggal. SIPADU bukan sekadar aplikasi, tetapi langkah nyata modernisasi tata kelola organisasi agar lebih rapi, cepat, dan akuntabel,” ujar Irfan.

Ia menjelaskan, melalui SIPADU data kader, struktur, SK, hingga aktivitas komisariat dapat terdokumentasi dalam satu sistem. Dengan begitu, persoalan administrasi dan keanggotaan yang selama ini kerap menjadi kendala di tingkat bawah diharapkan bisa diminimalkan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemenag Buka Beasiswa S2 Double Degree 2026, Kuliah di Indonesia dan Australia
KEK Kendal Jadi Motor Investasi Jateng, Serap Hampir 20 Ribu Tenaga Kerja Sepanjang 2025
Produksi Telur Nasional Surplus, Distribusi Jadi Biang Kerok Harga Tinggi
Tanggul Kali Bodri Kritis, Pemkab Kendal dan DPUPR Jateng Siapkan Penanganan Darurat
HUT ke-25 Baznas, Target Penghimpunan Zakat Kendal 2026 Capai Rp13 Miliar
Tanggul Kali Bodri Kritis, Warga Cepiring–Patebon Waswas Banjir Susulan
Dorong Ekonomi Kreatif, ‘Aisyiyah Kendal Gelar Pelatihan Tas Ecoprint Ramah Lingkungan
Polri Resmikan Direktorat PPA-PPO, Fokus Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:35

Kemenag Buka Beasiswa S2 Double Degree 2026, Kuliah di Indonesia dan Australia

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:21

KEK Kendal Jadi Motor Investasi Jateng, Serap Hampir 20 Ribu Tenaga Kerja Sepanjang 2025

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:26

Produksi Telur Nasional Surplus, Distribusi Jadi Biang Kerok Harga Tinggi

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:37

Tanggul Kali Bodri Kritis, Pemkab Kendal dan DPUPR Jateng Siapkan Penanganan Darurat

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:06

Tanggul Kali Bodri Kritis, Warga Cepiring–Patebon Waswas Banjir Susulan

Berita Terbaru