MU Depak Ruben Amorim, Konflik Internal hingga Pesangon Fantastis Terungkap

- Pewarta

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa/wawasannews

Istimewa/wawasannews

MANCHESTER, Wawasannews.com – Keputusan Manchester United mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim mengejutkan banyak pihak. Pelatih asal Portugal itu harus meninggalkan Old Trafford setelah hanya 14 bulan menangani Setan Merah, menyusul periode penuh tekanan yang diwarnai hasil inkonsisten dan konflik internal. Manajemen klub menilai situasi sudah sulit dikendalikan sehingga memilih langkah tegas demi meredam gejolak yang terus membesar.

Di balik keputusan pemecatan tersebut, terungkap bahwa hubungan Amorim dengan jajaran petinggi klub telah memburuk sejak beberapa waktu lalu. Sejumlah laporan menyebutkan Amorim sebenarnya sudah berada di ambang pintu keluar sebelum klub mengambil keputusan resmi. Ketegangan mulai terlihat jelas usai Manchester United ditahan imbang 1-1 oleh Leeds United, yang memicu pernyataan keras dari Amorim terkait perannya di klub. Ia merasa tidak mendapatkan dukungan penuh dari manajemen dan menegaskan perbedaan antara sekadar menjadi pelatih dan benar-benar memegang kendali sebagai manajer.

Amorim bahkan secara terbuka menyatakan dirinya datang ke Old Trafford untuk menjadi manajer Manchester United, bukan hanya pelatih, serta menolak mengundurkan diri meski posisinya terus dipertanyakan. Namun di balik layar, situasi semakin memanas. Menurut laporan media Inggris, Amorim sempat mempertimbangkan mundur dari jabatannya setelah terlibat pertengkaran sengit dengan direktur sepak bola Jason Wilcox jelang laga melawan Leeds United. Konflik tersebut membuatnya merasa dukungan internal terhadap dirinya kian menipis.

Rencana pengunduran diri itu akhirnya urung terjadi setelah Amorim berkonsultasi dengan agennya, Raul Costa. Ia diyakinkan bahwa klub harus mengambil sikap tegas, antara mendukung penuh atau memecatnya. Pada akhirnya, Manchester United memilih opsi kedua. Keputusan ini berdampak besar secara finansial karena klub harus membayar pesangon fantastis senilai sekitar £12 juta atau setara $16 juta kepada Amorim. Dengan pemecatan ini, total dana yang telah dikeluarkan Manchester United untuk memutus kontrak manajer sejak kepergian Sir Alex Ferguson pada 2013 diperkirakan mendekati £100 juta, menegaskan mahalnya harga dari ketidakstabilan di kursi kepelatihan Old Trafford.~mahkota jr~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Lebih dari 48 Ribu Tenaga Kerja Terserap, KEK Kendal Terus Buka Peluang Kerja Baru
Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Bansos di Jatirejo, 50 Warga Terima Bantuan
Bantu Warga Hadapi Keterbatasan Air, Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Penyaluran Air Bersih
PMII Semarang Bahas Pelemahan Rupiah dan Stabilitas Ekonomi dalam Dialog Bersama Bank Indonesia
DPRD Jateng Minta Perikanan Jadi Prioritas, Nelayan Dinilai Belum Nikmati Besarnya Potensi Ekonomi Pesisir
Akumulasi Kemarahan Rakyat, PMII Kota Semarang Menggugat: 500 Massa Turun ke DPRD Jawa Tengah
Ribuan Warga Padati Kaliwungu, Karnaval Tahun Baru Islam 1448 H Berlangsung Meriah
Terobos Rob Sejauh 2 Kilometer, Kapolres Kendal Datangi Warga yang Masih Bertahan di Balok

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:45

Lebih dari 48 Ribu Tenaga Kerja Terserap, KEK Kendal Terus Buka Peluang Kerja Baru

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:02

Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Bansos di Jatirejo, 50 Warga Terima Bantuan

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:01

Bantu Warga Hadapi Keterbatasan Air, Polres Kendal Gelar Bakti Sosial Penyaluran Air Bersih

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00

PMII Semarang Bahas Pelemahan Rupiah dan Stabilitas Ekonomi dalam Dialog Bersama Bank Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:22

DPRD Jateng Minta Perikanan Jadi Prioritas, Nelayan Dinilai Belum Nikmati Besarnya Potensi Ekonomi Pesisir

Berita Terbaru