Bupati Kendal Luncurkan “Bunda Melati Plus”, Inovasi Layanan Adminduk Sejak Dini Terintegrasi BPJS dan Faskes

- Pewarta

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari (tengah) menandatangani kesepakatan bersama saat peluncuran program “Bunda Melati Plus” sebagai inovasi layanan administrasi kependudukan yang terintegrasi dengan fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan, di Kendal, Senin (6/4/2026). Foto : Wawasannews.com

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari (tengah) menandatangani kesepakatan bersama saat peluncuran program “Bunda Melati Plus” sebagai inovasi layanan administrasi kependudukan yang terintegrasi dengan fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan, di Kendal, Senin (6/4/2026). Foto : Wawasannews.com

KENDAL, Wawasannews.com – Pemerintah Kabupaten Kendal kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui peluncuran inovasi terbaru bertajuk “Bunda Melati Plus”, Senin (6/4/2026). Program ini menjadi terobosan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam memperluas jangkauan layanan administrasi kependudukan (Adminduk), khususnya bagi bayi yang baru lahir.

Peluncuran program tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, serta dihadiri jajaran direktur rumah sakit swasta di Kendal, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Kendal menegaskan bahwa inovasi ini bukan sekadar program seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam memenuhi hak dasar masyarakat.

Baca Juga  Komisi X DPR RI Usulkan Sejarah dan Sastra Jadi Mata Pelajaran Wajib

“Tidak boleh ada satu pun warga Kendal yang tidak memiliki dokumen kependudukan. Melalui Bunda Melati Plus, kita hadirkan layanan yang proaktif sejak ibu hamil dan melahirkan, sehingga dokumen adminduk dapat diterima sejak dini sekaligus menjamin keanggotaan BPJS Kesehatan,” tegasnya.

Program Bunda Melati Plus merupakan pengembangan dari inovasi sebelumnya dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dalam implementasinya, program ini menghadirkan sejumlah penguatan layanan, di antaranya integrasi dan kolaborasi dengan fasilitas kesehatan serta BPJS Kesehatan, serta digitalisasi layanan untuk mempercepat dan meningkatkan efisiensi pelayanan.

Kepala Disdukcapil Kendal, Ratna Mustikaningsih, menjelaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk menjawab berbagai kendala klasik dalam pelayanan adminduk, seperti keterbatasan akses, mobilitas masyarakat, hingga rendahnya tingkat kesadaran.

Baca Juga  PC IPPNU Kendal Resmi Dilantik, Siap Berkhidmat dan Perkuat Peran Pelajar NU 2025–2027

“Kami tidak lagi menunggu masyarakat datang, tetapi menghadirkan titik layanan yang mudah diakses, khususnya di fasilitas kesehatan. Ini adalah transformasi pelayanan dari yang semula pasif menjadi aktif,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa dokumen kependudukan merupakan kunci utama dalam mengakses berbagai layanan dasar, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga bantuan sosial.

Peluncuran Bunda Melati Plus turut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Kendal, BPJS Kesehatan Cabang Semarang, serta enam direktur rumah sakit swasta di wilayah Kendal.

Dengan inovasi ini, Pemerintah Kabupaten Kendal optimistis dapat meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan sekaligus memperkuat gerakan sadar adminduk di seluruh wilayah.

“Ini bukan akhir, tetapi awal dari pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan membahagiakan masyarakat,” tutup Bupati.

Baca Juga  Penjual Nasi Bungkus di Brangsong Tiba-tiba Meninggal di Samping Warungnya

 

 

Pewarta : Fuad Dwi

Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro, Dua Pendamping Tewas
Banser Jateng Bekali Kader Kendal Hadapi Era Digital di Hari Kedua PKL dan SUSBALAN
Viral Unggahan Pocong Keliling Kampung di Kendal, Polisi Imbau Warga Waspada Hoaks
Silatnas Pelestari Manuskrip Islam Nusantara Digelar di Kaliwungu, 22 Naskah Kuno Ulama Kendal Teridentifikasi
Musancab, PDI Perjuangan Jateng Tata Struktur PAC di Kendal
PKL dan SUSBALAN Ansor Kendal Dibuka di Limbangan, Diikuti 209 Kader dari Berbagai Wilayah
Komisi C DPRD Kendal Sidak Pengerukan Tanah di Sepetek, Soroti Jalan Licin dan Muatan Truk Berlebih
Harga Emas Antam Turun Rp12 Ribu, Buyback Ikut Melemah

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:52

Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro, Dua Pendamping Tewas

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:54

Banser Jateng Bekali Kader Kendal Hadapi Era Digital di Hari Kedua PKL dan SUSBALAN

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:22

Viral Unggahan Pocong Keliling Kampung di Kendal, Polisi Imbau Warga Waspada Hoaks

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:58

Silatnas Pelestari Manuskrip Islam Nusantara Digelar di Kaliwungu, 22 Naskah Kuno Ulama Kendal Teridentifikasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:51

PKL dan SUSBALAN Ansor Kendal Dibuka di Limbangan, Diikuti 209 Kader dari Berbagai Wilayah

Berita Terbaru