Ketua DPRD Kendal Tekankan Hubbul Wathan dalam Upacara HUT RI Versi Hijriyah di Ponpes Salafiyah

- Pewarta

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kabupaten Kendal Mahfud Sodiq saat menyampaikan amanat sebagai pembina upacara pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-83 versi Hijriyah di Pondok Pesantren Salafiyah Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jumat (27/2/2026). Foto : Wawasannews.com

Ketua DPRD Kabupaten Kendal Mahfud Sodiq saat menyampaikan amanat sebagai pembina upacara pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-83 versi Hijriyah di Pondok Pesantren Salafiyah Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jumat (27/2/2026). Foto : Wawasannews.com

KENDAL, Wawasannews.com – Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-83 versi penanggalan Hijriyah, Jumat (27/2/2026) sore.

 

 

Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq, bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan tersebut diikuti sekitar 400 santri, dewan guru dan asatidz, serta jajaran pengurus pondok. Hadir pula unsur PR NU, Ansor, Fatayat, IPNU-IPPNU Desa Karangmalang, Takmir Masjid At-Taqwa, serta tokoh masyarakat setempat.

 

Dalam amanatnya, Mahfud Sodiq mengapresiasi konsistensi Ponpes Salafiyah yang setiap tahun memperingati HUT RI versi Hijriyah pada 9 Ramadhan. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata integrasi nilai keislaman dan kebangsaan.

 

“Kita berkumpul sore ini dalam rangka Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-83 versi penanggalan Hijriyah. Secara khusus, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Pelaksanaan upacara ini bukan sekadar ceremonial, melainkan wujud cinta tanah air yang berlandaskan nilai-nilai religius yang kuat, atau dalam dunia pesantren kita kenal dengan Hubbul Wathan Minal Iman,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, kemerdekaan Indonesia merupakan anugerah Allah SWT yang patut disyukuri, terlebih ketika diperingati di bulan Ramadhan. Mahfud juga mengutip QS Ibrahim ayat 7 tentang janji Allah menambah nikmat bagi hamba yang bersyukur.

 

Menurutnya, kemerdekaan yang dirasakan hari ini tidak lepas dari perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya NKRI. Karena itu, generasi muda, khususnya para santri, diharapkan mampu menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan belajar sungguh-sungguh serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

 

“Kita berterima kasih kepada Allah karena para pahlawan dulu berjuang luar biasa, sehingga hari ini kita bisa mengaji dengan tenang dan beraktivitas dengan nyaman. Semoga semangat syukur ini menjadi keberkahan bagi pesantren dan bagi seluruh bangsa Indonesia,” ujarnya.

 

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Salafiyah Karangmalang Wetan, Gus Tajul Muhtarom, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ketua DPRD Kendal sebagai pembina upacara.


Ratusan santri Ponpes Salafiyah Karangmalang Wetan mengikuti upacara peringatan HUT RI ke-83 versi Hijriyah di Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal. Foto : Wawasannews.com

“Kami sangat berterima kasih atas kesediaan Bapak Ketua DPRD Kabupaten Kendal untuk menjadi pembina upacara. Semoga kehadiran beliau menambah berkah untuk pondok dan menjadi inspirasi bagi para santri,” ungkapnya.

 

Ia menjelaskan, peringatan HUT RI versi Hijriyah merupakan agenda rutin tahunan setiap 9 Ramadhan. Momentum tersebut dimaksudkan untuk menanamkan kesadaran kepada para santri bahwa kemerdekaan Indonesia adalah wujud rahmat dan anugerah Allah SWT, yang juga memiliki keterkaitan historis dengan bulan Ramadhan.

 

“Ini adalah bentuk syukur dan kesadaran bahwa kemerdekaan bangsa kita tidak lepas dari pertolongan Allah. Karena itu, momentum Ramadhan kami jadikan penguat nilai spiritual sekaligus nasionalisme,” jelasnya.

 

Usai upacara acara ditutup dengan penampilan Salafiyah Marching Band dari para santri yang baru saja meraih Juara 2 dalam ajang JDC Internasional di Jakarta.

Pewarta : Kurniawan

Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar
Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM
Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan
BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan
Rumah Kadis Pertanian Kendal Dibobol Maling, Komplotan Gasak Dua Sepeda dan Helm

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:53

KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:29

DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:44

Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:25

Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan

Berita Terbaru