Ketua DPRD Kendal Buka Ruang Aspirasi Melalui Majelis Selapanan

- Pewarta

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, memberikan sambutan saat acara selapanan manaqib yang digelar di Rumah Dinas Ketua DPRD Kendal (15/11) |  Wawasannews - Fuad

Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, memberikan sambutan saat acara selapanan manaqib yang digelar di Rumah Dinas Ketua DPRD Kendal (15/11) | Wawasannews - Fuad

Kendal, Wawasannews.com  – Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, menjadikan rutinan Selapanan Manaqib dan Maulid di Rumah Dinasnya sebagai ruang mempererat silaturahmi sekaligus mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

Tradisi yang berlangsung setiap Malam Kamis Wage itu telah berjalan sekitar satu tahun sejak ia menempati rumah dinas. Acara selapanan sendiri dihadiri lebih dari seratus jamaah dari wilayah sekitar Kecamatan Kendal.

Dalam keterangannya kepada Wawasannews, Sabtu (15/11/2025) usai acara, Mahfud menjelaskan bahwa pelaksanaan selapanan bulan ini mengalami penyesuaian jadwal karena adanya agenda dinas yang tidak dapat ditinggalkan.

Meski demikian, antusiasme jamaah tetap tinggi dan kegiatan berlangsung khidmat.

Acara diawali dengan pembacaan Manaqib, dilanjutkan Maulid Nabi, lalu doa bersama.

Seusai rangkaian ngaji, jamaah biasanya berkumpul dalam kelompok kecil sesuai rombongan untuk berbincang santai dengan Ketua DPRD.

Baca Juga  Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Pulau Jawa, Getaran Terasa hingga Lombok

Dalam forum inilah berbagai persoalan, keluhan warga, hingga usulan pembangunan lingkungan disampaikan secara langsung. Suasananya cair, tidak kaku, dan jauh lebih akrab dibanding audiensi formal di kantor dewan.

Mahfud mengakui bahwa kegiatan ini belum dibuka luas untuk umum karena keterbatasan ruang di Rumah Dinas Ketua DPRD. Untuk itu, undangan dilakukan secara bergilir kepada perwakilan kecamatan, tokoh masyarakat, hingga kelompok jamaah dari berbagai wilayah.

“Tempatnya memang terbatas, jadi belum bisa menampung banyak orang sekaligus. Karena itu kami undang bergiliran dari kecamatan maupun ormas. Bagi warga yang ingin menyampaikan aspirasi tapi kurang nyaman dengan audiensi formal, majelis seperti ini lebih enak dan lebih komunikatif,” kata Mahfud.

Baca Juga  PBB Desak Kamboja–Thailand Hentikan Eskalasi Bentrokan Bersenjata di Perbatasan
Suasana Selapanan Manaqib dan Doa Bersama di Rumah Dinas Ketua DPRD Kendal (15/11) | Wawasannews-Fuad

Ia menambahkan bahwa suasana religi dalam majelis membuat dialog berlangsung lebih terbuka. Kehadiran warga tidak hanya untuk ibadah dan doa, tetapi juga menyambungkan persoalan mereka secara langsung kepada pimpinan dewan.

“Selapanan ini bukan sekadar majelis doa. Ini jembatan komunikasi. Di sini saya bisa mendengar langsung tanpa sekat, dan insya Allah tindak lanjutnya bisa lebih cepat,” tegasnya.

Sementara itu, Zainur Rosyid, jamaah asal Patean yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa forum selapanan sangat membantu warga yang kesulitan memperoleh jadwal audiensi formal di Kantor DPRD.

Menurutnya, sebagian warga merasa sungkan atau kurang leluasa jika harus mengikuti forum resmi, sehingga suasana nonformal seperti ini lebih memudahkan.

Baca Juga  Tanggul Kali Bodri Tergerus, Polisi dan Pemdes Pasang Tanda Bahaya

“Kalau lewat jalur formal kadang sulit menyesuaikan waktu. Selain itu, suasananya juga lebih resmi, jadi sebagian warga merasa sungkan. Tapi di majelis seperti ini kami bisa bertemu langsung dan menyampaikan aspirasi dengan jelas,” ungkapnya.

Selapanan Manaqib dan Doa Bersama di Rumah Dinas Ketua DPRD Kendal (15/11) | Wawasannews-Fuad

Ia berharap kegiatan tersebut terus dipertahankan karena mampu menjembatani kebutuhan komunikasi antara masyarakat dan pimpinan legislatif secara cepat dan lebih sederhana.

Kegiatan Selapanan Manaqib dan Maulid di Rumah Dinas Ketua DPRD Kendal dijadwalkan akan terus berlanjut sebagai sarana silaturahmi, ruang ibadah, sekaligus wadah penyampaian aspirasi masyarakat. Meski jadwal sewaktu-waktu menyesuaikan agenda dinas, Mahfud menegaskan komitmennya untuk selalu membuka ruang dialog bagi warga Kendal. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gregoria Mundur dari Pelatnas, PBSI Beri Penghormatan atas Dedikasi
Tampil Solid, Leo/Daniel Amankan Tiket Semifinal Thailand Open 2026
Marcos Senesi Tinggalkan Bournemouth Usai Empat Musim di Premier League
Meta Resmi Ikuti Aturan Indonesia, Pengguna Instagram dan Facebook Wajib Usia 16 Tahun
ASN Jalani Simulasi Tempur, Komcad Bentuk Disiplin dan Jiwa Korsa
Dari Kandang Desa ke Istana, Sapi Jumbo Asal Kendal Jadi Kurban Presiden Prabowo
Dikira Tangisan dari Depan Rumah, Warga Ringinarum Temukan Bayi di Pekarangan
Heboh Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Autis di Semarang, Korban Kini Hamil 5 Bulan

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23

Gregoria Mundur dari Pelatnas, PBSI Beri Penghormatan atas Dedikasi

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:16

Tampil Solid, Leo/Daniel Amankan Tiket Semifinal Thailand Open 2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:00

Marcos Senesi Tinggalkan Bournemouth Usai Empat Musim di Premier League

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:40

Meta Resmi Ikuti Aturan Indonesia, Pengguna Instagram dan Facebook Wajib Usia 16 Tahun

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:16

ASN Jalani Simulasi Tempur, Komcad Bentuk Disiplin dan Jiwa Korsa

Berita Terbaru