Hadiri Konferancab Sukorejo, Ketua DPRD Kendal Tekankan Peran Strategis IPNU–IPPNU

- Pewarta

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, saat menyampaikan sambutan pada Pengajian Aswaja dan Konfercab XIV IPNU–IPPNU Sukorejo (16/11) | (Wawasannews-Zdl)

Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, saat menyampaikan sambutan pada Pengajian Aswaja dan Konfercab XIV IPNU–IPPNU Sukorejo (16/11) | (Wawasannews-Zdl)

KENDAL, Wawasannews.com – Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, menghadiri Pengajian Ahlussunah wal Jamaah dalam rangka Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-XIV Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Sukorejo. Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor MWC NU Sukorejo, Minggu (16/11/2025), sekaligus menjadi penutup rangkaian konferensi yang menetapkan Naufal Habib Ramadhani dan Fadilatul Hikmah sebagai Ketua PAC IPNU dan IPPNU Sukorejo masa khidmat 2025 – 2027.

Dalam sambutannya, Mahfud menegaskan pentingnya peran IPNU – IPPNU dalam menghadapi tantangan generasi pelajar masa kini, terutama Generasi Alpha yang sejak kecil telah akrab dengan gawai, media sosial, dan arus informasi yang serba cepat.

“Temen – temen IPNU dan IPPNU hari ini adalah generasi layar. Mereka cepat belajar, cepat beradaptasi, tapi juga cepat terdistraksi. Tugas kita – para guru, pembina, alumni, dan tokoh masyarakat – adalah memastikan mereka mendapat pendampingan moral dan religius yang benar,” ujar Mahfud.

Ia juga menekankan bahwa IPNU-IPPNU harus tampil sebagai penyangga moral di sekolah-sekolah, melalui kegiatan keagamaan, kajian, mentoring pelajar, serta literasi digital yang berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Menurut Mahfud, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi pelajar sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan religius.

“Pemerintah daerah membutuhkan organisasi pelajar seperti IPNU dan IPPNU untuk ikut menjaga suasana sekolah tetap kondusif dan religius. Panjenengan ini mitra strategis dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya di Kendal. Gerakan panjenengan bukan sekadar kegiatan rutin organisasi, tetapi bagian dari membangun masa depan daerah,” tegasnya.

Pengajian Aswaja dalam rangka Konfercab XIV IPNU–IPPNU di halaman Kantor MWC NU Sukorejo, Minggu (16/11). | (Wawasannews–Zdl)

Mahfud yang juga merupakan alumni IPNU berpesan kepada para ketua terpilih agar bersungguh-sungguh menjalankan amanah organisasi, mengingat tugas dan tantangan ke depan semakin kompleks.

“Saya mengucapkan selamat kepada Ketua PAC IPNU dan IPPNU terpilih. Semoga bisa mengemban amanah dan memberikan kemanfaatan, baik untuk organisasi NU maupun masyarakat pada umumnya,” pungkas Mahfud.

Sementara itu, Ketua PAC IPNU Sukorejo terpilih 2025–2027, Naufal Habib Ramadhani, dalam sambutannya memohon doa, dukungan, dan arahan dari para kiai, alumni, serta seluruh stakeholder agar kepengurusan baru mampu membawa IPNU–IPPNU Sukorejo semakin maju.

Ia mengibaratkan IPNU–IPPNU sebagai akar pohon yang mungkin tidak tampak, tetapi menjadi sumber kekuatan dalam pertumbuhan kader NU di masa depan.

“Kalau akarnya dirawat, pohonnya akan tumbuh rindang. Begitu pula IPNU–IPPNU. Ini tempat menimba ilmu, menguatkan ideologi Aswaja, dan membentuk kader masa depan. Karena itu kami memohon dukungan dalam menjalankan kaderisasi, khususnya di tingkat ranting dan sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua MWC NU Sukorejo Kyai M. Reza Pahlevi, pengurus Badan Otonom Nahlatul Ulama, Kepala Desa Kebumen, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama lainnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Muktamar NU ke-35, Ini Harapan Gus Tommy untuk Kepemimpinan NU ke Depan
Hadiri Muktamar NU di Jombang, Mahfud Sodiq Titip 3 Harapan untuk Nahkoda Baru
Gebyar Maulid Nabi SMA NU 05 Brangsong Meriah, 13 Kelas Ikuti Tradisi Weh-wehan
Surat Terbuka Untuk Para Muasis NU
Aksi Mahasiswa Semarang Raya Digelar Siang Ini, Massa Bergerak dari Kantor Pos ke Tugu Muda
Pengamat: NU Jangan Sampai Berada Dalam Kendali Kekuasaan
Weh-wehan di Kampung Pandean Kaliwungu, Puluhan Ayam Hidup Jadi Rebutan Warga
Tradisi Maulid di Kaliwungu, Dari Aweh Jadi Weh-wehan, Begini Asal Usulnya

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:46

Muktamar NU ke-35, Ini Harapan Gus Tommy untuk Kepemimpinan NU ke Depan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:30

Hadiri Muktamar NU di Jombang, Mahfud Sodiq Titip 3 Harapan untuk Nahkoda Baru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:43

Gebyar Maulid Nabi SMA NU 05 Brangsong Meriah, 13 Kelas Ikuti Tradisi Weh-wehan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:33

Surat Terbuka Untuk Para Muasis NU

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:50

Aksi Mahasiswa Semarang Raya Digelar Siang Ini, Massa Bergerak dari Kantor Pos ke Tugu Muda

Berita Terbaru

Gerbang Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, yang menjadi lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), 27–31 Agustus 2026. (Istimewa/Wawasannews)

Nasional

Surat Terbuka Untuk Para Muasis NU

Kamis, 27 Agu 2026 - 12:33

Secret Link