Forkopimda Kendal Tinjau Lokasi Banjir Plantaran, Kapolres: Pendangkalan dan Sampah Jadi Penyebab Utama

- Pewarta

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar, S.I.K. bersama Wakil Bupati Kendal Serta Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Bagus Setyawan meninjau kondisi Sungai Aji di Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Selasa (28/10/2025) | Wawasannews

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar, S.I.K. bersama Wakil Bupati Kendal Serta Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Bagus Setyawan meninjau kondisi Sungai Aji di Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Selasa (28/10/2025) | Wawasannews

KENDAL, Wawasannews – Forkopimda Kabupaten Kendal melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir di aliran Sungai Aji, Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan, pada Selasa (28/10/2025). Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi penyebab utama banjir yang kerap melanda kawasan Pasar Gladak dan Jalan Kyai Asy’ari setiap kali turun hujan deras.

Peninjauan lapangan yang berlangsung sejak pukul 10.20 hingga 11.30 WIB tersebut dihadiri oleh Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar, S.I.K., M.H., Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Bagus Setyawan, serta Wakil Bupati Kendal H. Benny Karnadi, S.Ag. Turut hadir pula perwakilan BPBD Kendal, jajaran PJU Polres Kendal, Kapolsek dan Danramil Kaliwungu, Kepala Desa Plantaran, serta perwakilan Paguyuban Pedagang Pasar Gladak.

Baca Juga  Ainin Niam Usung Visi “PMII Progresif” di Konfercab Semarang

Setibanya di Jembatan Sungai Aji Pasar Gladak, rombongan langsung melakukan pengecekan kondisi sungai dan wilayah sekitar. Hasil di lapangan menunjukkan bahwa saat kunjungan berlangsung, genangan air sudah tidak tampak di Jalan Kyai Asy’ari maupun area pasar, meskipun sebelumnya banjir sempat mencapai ketinggian 50 cm.

Dari hasil observasi, Forkopimda Kendal menemukan dua faktor utama penyebab luapan air sungai, yakni:

  1. Pendangkalan sungai, yang menyebabkan penyempitan aliran air.

  2. Penumpukan sampah, yang menutupi aliran dan memperparah sumbatan di badan sungai.

Kondisi ini menyebabkan banjir cepat terjadi saat hujan turun deras selama lebih dari 30 menit, namun air juga cepat surut ketika hujan berhenti.

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar menyampaikan bahwa pihaknya bersama Forkopimda berkomitmen mencari solusi agar peristiwa banjir rutin tidak terus berulang.

Baca Juga  Gedung Kementerian HAM Resmi Bernama Gedung KH Abdurrahman Wahid

“Kami sudah melihat langsung kondisi Sungai Aji. Pendangkalan dan sampah jelas menjadi penyebab utama. Kami mengimbau masyarakat dan para pedagang untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai. Masalah ini perlu diselesaikan bersama melalui normalisasi dan kesadaran kolektif,” ujarnya.

Forkopimda Kendal juga berencana melakukan koordinasi lanjutan dengan dinas teknis terkait guna melakukan langkah cepat, termasuk kemungkinan pengerukan dan normalisasi sungai agar aliran air kembali lancar. (Humas Polres Kendal/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dari Kandang Desa ke Istana, Sapi Jumbo Asal Kendal Jadi Kurban Presiden Prabowo
Dikira Tangisan dari Depan Rumah, Warga Ringinarum Temukan Bayi di Pekarangan
Heboh Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Autis di Semarang, Korban Kini Hamil 5 Bulan
Kecelakaan Pikap dan Motor di Boja Diselesaikan Secara Restorative Justice di Satlantas Polres Kendal
Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Tembelang Kini Lebih Mudah
Anggota DPRD Kendal Sebut Jagung SPHP Bantu Ringankan Beban Peternak Ayam
Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional
341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:09

Dari Kandang Desa ke Istana, Sapi Jumbo Asal Kendal Jadi Kurban Presiden Prabowo

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:36

Dikira Tangisan dari Depan Rumah, Warga Ringinarum Temukan Bayi di Pekarangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:44

Heboh Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Autis di Semarang, Korban Kini Hamil 5 Bulan

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:47

Kecelakaan Pikap dan Motor di Boja Diselesaikan Secara Restorative Justice di Satlantas Polres Kendal

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:55

Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Tembelang Kini Lebih Mudah

Berita Terbaru