Cegah Perundungan, Polsek Weleri Edukasi Siswa SD N 1 Penyangkringan

- Pewarta

Rabu, 27 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Weleri memberikan edukasi bahaya bullying kepada siswa SD N 1 Penyangkringan, Kecamatan Weleri, Kendal, Senin (25/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Petugas Polsek Weleri memberikan edukasi bahaya bullying kepada siswa SD N 1 Penyangkringan, Kecamatan Weleri, Kendal, Senin (25/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com — Suasana berbeda terlihat di SD N 1 Penyangkringan, Kecamatan Weleri, Senin (25/5/2026) pagi. Ratusan siswa mengikuti penyuluhan tentang bahaya bullying yang digelar Polsek Weleri.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB di kompleks sekolah yang berada di Jalan Tamtama No. 26 Penyangkringan. Penyuluhan dipimpin Kanit Binmas Polsek Weleri, Aiptu Sarono Teguh, bersama Bhabinkamtibmas Desa Penyangkringan, Aiptu Ahmad Nasirin.

Kepala SD N 1 Penyangkringan, Parjilah, mengatakan pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi soal perundungan penting diberikan kepada anak-anak sejak dini.

“Anak-anak perlu dibiasakan saling menghargai. Kami berharap mereka bisa lebih memahami dampak bullying terhadap teman-temannya,” ujarnya.

Dalam penyuluhan itu, siswa mendapat penjelasan tentang berbagai bentuk perundungan. Mulai dari ejekan, ancaman, tindakan fisik, hingga bullying melalui media sosial.

Aiptu Sarono menjelaskan bahwa bullying sering dianggap candaan biasa. Padahal, dampaknya bisa membuat korban merasa takut, malu, hingga tertekan.

Ia juga mengingatkan siswa agar tidak ikut mengejek atau mengucilkan teman di lingkungan sekolah.

“Kadang pelaku merasa cuma bercanda. Tapi bagi korban, itu bisa membekas,” katanya di depan para siswa.

Selain menjelaskan jenis-jenis bullying, polisi juga menerangkan lokasi yang rawan terjadi perundungan. Beberapa di antaranya di ruang kelas, halaman sekolah, hingga lingkungan bermain.

Para siswa turut diberi pemahaman tentang Undang-Undang Perlindungan Anak. Polisi mengingatkan bahwa tindakan kekerasan terhadap anak memiliki konsekuensi hukum.

Dalam sesi penyuluhan, siswa terlihat cukup aktif. Beberapa di antaranya menjawab pertanyaan dari pemateri dan berbagi pengalaman sehari-hari di sekolah.

Siswa SD N 1 Penyangkringan antusias mengikuti penyuluhan anti-bullying yang digelar Polsek Weleri di Kecamatan Weleri, Kendal, Senin (25/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Polsek Weleri juga mengajak siswa untuk lebih berani melapor kepada guru atau orang tua bila mengalami tindakan perundungan.

Selain itu, para pelajar diminta lebih fokus belajar dan menjaga sikap terhadap teman sebaya.

Kapolsek Weleri AKP Yulianto mengatakan program “Polsek Goes to School” rutin dilakukan sebagai upaya mencegah kenakalan dan kekerasan di lingkungan pelajar.

Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar.

“Kami ingin anak-anak paham kalau bullying itu tidak bisa dianggap sepele. Dampaknya bisa panjang bagi korban,” katanya.

Ia berharap sekolah, orang tua, dan lingkungan sekitar ikut mengawasi perilaku anak agar kasus perundungan bisa dicegah lebih awal.

Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif hingga selesai. Para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan petugas kepolisian.
Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kendal Bersiap Terapkan Aturan Kawasan Tanpa Rokok
KEK Kendal Kembali Dilirik Investor, Tiga Komitmen Baru Perkuat Industri hingga Hospitality
Bikin Kaget! HP Petugas Lapas Plantungan Mendadak Diperiksa, Ternyata Ini yang Dicari
Ketua DPRD Kendal Tanggapi Penetapan Mora Sandhy sebagai Tersangka, Tunggu Perkembangan Kasus
PMII Rayon Ekonomi UIN Walisongo Bangun Kepemimpinan Masa Depan melalui MAPABA 2026
Usai Hadiri Muktamar NU, Ketua PKB Pati Gus Rijal Meninggal Dunia di Jombang
Dini Hari di Jalur KA Ringinarum, Perempuan Tanpa Identitas Tewas Tertemper KA 304
Gebyar Maulid Nabi SMA NU 05 Brangsong Meriah, 13 Kelas Ikuti Tradisi Weh-wehan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:55

Kendal Bersiap Terapkan Aturan Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 8 September 2026 - 12:24

Bikin Kaget! HP Petugas Lapas Plantungan Mendadak Diperiksa, Ternyata Ini yang Dicari

Senin, 7 September 2026 - 15:24

Ketua DPRD Kendal Tanggapi Penetapan Mora Sandhy sebagai Tersangka, Tunggu Perkembangan Kasus

Minggu, 6 September 2026 - 19:59

PMII Rayon Ekonomi UIN Walisongo Bangun Kepemimpinan Masa Depan melalui MAPABA 2026

Rabu, 2 September 2026 - 17:41

Usai Hadiri Muktamar NU, Ketua PKB Pati Gus Rijal Meninggal Dunia di Jombang

Berita Terbaru

Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi menyampaikan sambutan Bupati Kendal dalam Rapat Paripurna DPRD Kendal, Rabu (9/9/2026). Foto : Zidnal/Wawasannews

Jawa Tengah

Kendal Bersiap Terapkan Aturan Kawasan Tanpa Rokok

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:55

Secret Link