KENDAL, Wawasannews – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal segera memiliki layanan keimigrasian melalui Ultima I’m Sez. Kehadiran layanan ini dinilai dapat mendukung kemudahan berusaha sekaligus menjadi salah satu daya tarik bagi investor asing.
Direktur Eksekutif PT Kawasan Industri Kendal (KIK), Juliani Kusumaningrum, mengatakan kebutuhan layanan keimigrasian semakin penting seiring pesatnya pertumbuhan kawasan industri yang diikuti masuknya investor domestik maupun asing serta meningkatnya keberadaan tenaga kerja asing (TKA).
“Pertumbuhan KIK yang pesat ditandai dengan meningkatnya masuknya investor domestik maupun asing serta keberadaan tenaga kerja asing yang turut mendorong roda industri di Indonesia dan di Kendal,” ujar Juliani saat ditemui di kantornya, Kamis (10/9).
Menurutnya, kemudahan pelayanan keimigrasian, khususnya terkait izin tinggal, tidak lagi sekadar kebutuhan administratif. Layanan tersebut menjadi instrumen untuk memberikan kepastian hukum dan kenyamanan bagi investor. Karena itu, Juliani mengapresiasi langkah Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Semarang bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah melalui peluncuran Ultima I’m Sez di KEK Kendal.
“Langkah responsif dan inovatif ini patut kita apresiasi. Kehadiran layanan ini membawa kemudahan secara langsung bagi para pelaku usaha dalam mengurus dokumen keimigrasian lebih cepat, transparan dan efisien,” katanya.
Juliani menyebut ada tiga hal yang perlu diperkuat agar Ultima I’m Sez memberikan dampak maksimal terhadap iklim investasi. Pertama, sinergi dan kemudahan layanan melalui efisiensi perizinan, efektivitas sistem dan kemudahan regulasi. Dukungan Imigrasi dan Administrator KEK Kendal, kata dia, dapat menjadi salah satu daya tarik bagi calon investor luar negeri yang hendak menanamkan modal di Kendal.
Kedua, kepatuhan regulasi dan keterbukaan. Kemudahan fasilitas yang diberikan pemerintah melalui layanan keimigrasian harus diimbangi komitmen pelaku usaha dan kontraktor memenuhi seluruh ketentuan hukum. Ketiga, penguatan komunikasi dan koordinasi. PT KIK berkomitmen menjadi jembatan antara pelaku usaha dan pemerintah agar kebutuhan maupun persoalan investasi dapat dikomunikasikan secara cepat.
“Kami siap memfasilitasi sarana komunikasi serta koordinasi agar keberadaan Ultima I’m Sez dapat beroperasional secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi semua pihak,” tuturnya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Ari Widodo, mengatakan Ultima I’m Sez merupakan inovasi pelayanan publik yang adaptif terhadap kebutuhan kawasan. Menurut Ari, layanan tersebut memberikan manfaat dari tiga aspek, yakni informasi, layanan dan perekonomian.
“Dari sisi informasi, unit ini hadir sebagai pusat konsultasi dan edukasi keimigrasian yang mudah diakses dan terjangkau,” kata Ari.
Melalui layanan tersebut, pelaku usaha maupun TKA dapat memperoleh informasi mengenai hukum keimigrasian secara transparan dan akurat. Dari sisi pelayanan, keberadaan unit di dalam kawasan dapat memangkas jarak dan waktu tempuh dalam pengurusan izin tinggal serta layanan keimigrasian secara terintegrasi.
“Peresmian Ultima I’m Sez akan dilaksanakan serentak oleh Kementerian Imigrasi dengan Ultima yang berada diberbagai kawasan industri di seluruh Indonesia pada Oktober mendatang,” pungkasnya. (Red)






