Bupati Kendal Serahkan SK Adiwiyata 2025 untuk 16 Sekolah, Launching Persiapan Nasional 2026

- Pewarta

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penyerahan SK/sertifikat Penetapan Sekolah Adiwiyata Kabupaten Kendal Tahun 2025. (Istimewa/Wawasannews)

penyerahan SK/sertifikat Penetapan Sekolah Adiwiyata Kabupaten Kendal Tahun 2025. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Pemerintah Kabupaten Kendal menetapkan 16 sekolah sebagai Sekolah Adiwiyata Kabupaten Tahun 2025. Penyerahan Surat Keputusan (SK) dilakukan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal Aris Irwanto, di SMP Negeri 2 Pegandon, Selasa (16/12/2025).

Dalam agenda tersebut, Pemkab Kendal sekaligus meluncurkan persiapan menuju Sekolah Adiwiyata tingkat lanjutan. Rinciannya, 16 Sekolah Adiwiyata Kabupaten Kendal diarahkan untuk bersiap menuju Adiwiyata Nasional 2026, 16 Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 juga dipacu memperkuat program, serta 8 sekolah peraih Adiwiyata Nasional Tahun 2025 dipersiapkan untuk menuju Adiwiyata Mandiri.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang menerima SK Adiwiyata Kabupaten Tahun 2025. Ia juga mengucapkan selamat kepada 16 Sekolah Adiwiyata Provinsi dan 8 Sekolah Adiwiyata Nasional.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dyah, capaian Adiwiyata bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan bukti keterlibatan kolektif warga sekolah—mulai kepala sekolah, guru, siswa, hingga orang tua—dalam membangun budaya cinta lingkungan melalui kegiatan belajar dan aktivitas sehari-hari di sekolah.

Baca Juga  Jelang Akhir Tahun, Sungai Kendal Kembali Dipenuhi Sampah Usai Hujan Deras

“Predikat Adiwiyata bukanlah garis akhir. Justru ini adalah titik awal untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan sekolah dan memperkuat integrasi pendidikan lingkungan hidup dalam kurikulum maupun budaya sekolah. Harapan kami, sekolah-sekolah ini dapat menjadi role model yang menginspirasi bagi sekolah lain di Kabupaten Kendal,” ujar Dyah.

Ia menambahkan, sepanjang 2025 Kabupaten Kendal telah melahirkan total 40 Sekolah Adiwiyata. Dyah berharap capaian ini memperkuat kepedulian siswa terhadap isu lingkungan serta mendorong lebih banyak sekolah mengikuti jejak serupa.

“Tahun ini total ada 40 Sekolah Adiwiyata. Harapan kita ini dapat meningkatkan kepedulian dan budaya kepada para siswa di masing-masing sekolah untuk ikut terlibat dalam menjaga lingkungan, bumi dan isinya. Saya berharap seluruh sekolah di Kabupaten Kendal dapat berpredikat Sekolah Adiwiyata,” imbuhnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Kendal Terima Audiensi IPNU–IPPNU Sukorejo, Bahas Penguatan Organisasi dan Peran Pelajar NU

Sementara itu, Kepala DLH Kendal Aris Irwanto menekankan bahwa predikat Adiwiyata hanya dapat terwujud bila seluruh warga sekolah terlibat aktif, mulai dari pengelolaan sampah hingga penghijauan. Ia juga menilai kolaborasi lintas pihak menjadi kunci keberlanjutan program.

“Mereka harus mampu mengelola sampah di sekolahan, penghijauan. Dan kolaborasi perlu dilakukan, misalnya DLH berkontribusi dalam penyediaan tanaman,” katanya.

Kepala Bidang Penataan dan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kendal, Suprayogi, menjelaskan bahwa dari total 40 Sekolah Adiwiyata di Kendal, sebanyak 16 sekolah telah menerima SK Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025. Selain itu, 8 sekolah telah menerima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2025 di Jakarta, yakni di Gedung Sasono Utomo TMII, Kamis (11/12/2025).

Baca Juga  Kapolres Kendal AKBP Hendry Sianipar Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lewat Pembinaan Satkamling di Karangsari

Ia menerangkan, sekolah peraih Adiwiyata Kabupaten dan Provinsi dapat melangkah ke tingkat nasional, sedangkan peraih Adiwiyata Nasional berkesempatan menuju Adiwiyata Mandiri dengan syarat memiliki sekolah binaan.

“Untuk Adiwiyata Mandiri harus melakukan pembinaan selama enam bulan sehingga baru bisa maju di tahun 2027,” jelasnya.

Dari sisi sekolah, Retno selaku Kepala SMP Negeri 2 Pegandon—salah satu penerima SK Adiwiyata Kabupaten Kendal 2025—menyebut pihaknya mulai menyiapkan langkah menuju Adiwiyata Nasional. Sejumlah program sudah dijalankan, mulai dari penanaman pohon, konservasi air dan energi, hingga penguatan kebiasaan bersih dan peduli lingkungan di kalangan siswa.

“Kita sudah melakukan penanaman pohon, konservasi air dan energi, kita juga mengubah mindset anak-anak dan seluruh warga sekolah supaya peduli lingkungan dan kebersihan serta kita melakukan inovasi yang berbasis lingkungan,” pungkasnya. (zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemenag Buka Beasiswa S2 Double Degree 2026, Kuliah di Indonesia dan Australia
KEK Kendal Jadi Motor Investasi Jateng, Serap Hampir 20 Ribu Tenaga Kerja Sepanjang 2025
Produksi Telur Nasional Surplus, Distribusi Jadi Biang Kerok Harga Tinggi
Tanggul Kali Bodri Kritis, Pemkab Kendal dan DPUPR Jateng Siapkan Penanganan Darurat
HUT ke-25 Baznas, Target Penghimpunan Zakat Kendal 2026 Capai Rp13 Miliar
Tanggul Kali Bodri Kritis, Warga Cepiring–Patebon Waswas Banjir Susulan
Dorong Ekonomi Kreatif, ‘Aisyiyah Kendal Gelar Pelatihan Tas Ecoprint Ramah Lingkungan
Polri Resmikan Direktorat PPA-PPO, Fokus Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:35

Kemenag Buka Beasiswa S2 Double Degree 2026, Kuliah di Indonesia dan Australia

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:21

KEK Kendal Jadi Motor Investasi Jateng, Serap Hampir 20 Ribu Tenaga Kerja Sepanjang 2025

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:26

Produksi Telur Nasional Surplus, Distribusi Jadi Biang Kerok Harga Tinggi

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:37

Tanggul Kali Bodri Kritis, Pemkab Kendal dan DPUPR Jateng Siapkan Penanganan Darurat

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:06

Tanggul Kali Bodri Kritis, Warga Cepiring–Patebon Waswas Banjir Susulan

Berita Terbaru