Ayah Affan Minta Keadilan: Tindak Pelaku, Jangan Semua Polisi Jadi Korban

- Pewarta

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayah dan Ibu dari Affan Kurniawan (29/08)

Ayah dan Ibu dari Affan Kurniawan (29/08)

JAKARTA, Wawasannews – Zulkifli, ayah dari almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal setelah terlindas kendaraan taktis Brimob di Pejompongan, Jakarta Pusat, meminta agar proses hukum dijalankan dengan adil. Ia menegaskan, hanya pihak yang bersalah yang harus dimintai pertanggungjawaban.

“Kami tidak mengajukan gugatan hukum. Permintaan kami sederhana saja, berikan rasa keadilan. Yang berbuat itu yang ditindak. Tidak semua polisi harus jadi korbannya,” ucap Zulkifli di kediamannya, Jumat (29/8).

Zulkifli juga menceritakan pertemuannya dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam kesempatan itu, Kapolri menyampaikan rasa duka cita sekaligus berjanji akan menuntaskan penyelidikan. “Kapolri meminta kami mempertimbangkan jalur hukum yang ada. Beliau berjanji kasus ini akan diusut hingga tuntas,” imbuhnya.

Affan Kurniawan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta Pusat, pada Jumat siang. Prosesi pemakaman dihadiri keluarga, kerabat, dan sejumlah rekan sesama pengemudi ojol.

Sementara itu, Divisi Propam Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh personel Brimob yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim, menegaskan seluruhnya terbukti melanggar kode etik dan kini ditempatkan dalam penahanan khusus (patsus) untuk proses sidang etik.

Polri memastikan bahwa penyelidikan tidak hanya berhenti pada ranah etik, tetapi juga menyentuh aspek pidana sesuai aturan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar
Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM
Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan
BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan
Rumah Kadis Pertanian Kendal Dibobol Maling, Komplotan Gasak Dua Sepeda dan Helm

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:53

KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:29

DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:23

Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:44

Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027

Berita Terbaru