Tanggul Kali Bodri Kritis, Warga Cepiring–Patebon Waswas Banjir Susulan

- Pewarta

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi tanggul Kali Bodri di RT 2 RW 3 Desa Lanji, Kecamatan Patebon, yang mengalami kerusakan dan dinilai rawan longsor sehingga mengancam permukiman warga. (Istimewa/Wawasannews)

Kondisi tanggul Kali Bodri di RT 2 RW 3 Desa Lanji, Kecamatan Patebon, yang mengalami kerusakan dan dinilai rawan longsor sehingga mengancam permukiman warga. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Kekhawatiran warga Kecamatan Cepiring dan Patebon kembali meningkat menyusul kondisi tanggul Kali Bodri yang dilaporkan dalam keadaan kritis. Sedikitnya terdapat dua titik rawan longsor, masing-masing berada di Desa Lanji, Kecamatan Patebon, serta Dusun Sembung, Desa Cepiring.

Situasi ini memicu kecemasan masyarakat, mengingat trauma banjir besar yang terjadi pada tahun lalu masih membekas. Saat itu, jebolnya tanggul Kali Bodri menyebabkan ribuan rumah terendam banjir dengan ketinggian air mencapai hingga dua meter.

Kepala Desa Lanji, Zarkasi, mengungkapkan bahwa titik tanggul paling rawan berada di RT 2 RW 3 Desa Lanji. Kondisi tersebut sempat direkam warga dan beredar luas di media sosial.

“Kerusakan terjadi akibat derasnya arus sungai yang terus menggerus bagian bawah tanggul,” ujar Zarkasi, Kamis (22/1/2026).

Ia menjelaskan, sebelum hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kendal dalam beberapa hari terakhir, kondisi tanggul sebenarnya sudah dalam keadaan rentan. Upaya penanganan darurat sempat dilakukan oleh PSDA Jawa Tengah dengan memasang trucuk bambu di lokasi rawan.

“Namun saat debit air meningkat, tanggul darurat tersebut tidak mampu menahan tekanan air. Bahkan, justru menarik tanah di atasnya sehingga memicu potensi luapan ke permukiman,” terangnya.

Zarkasi menambahkan, panjang tanggul yang mengalami longsor diperkirakan mencapai sekitar 30 meter. Peristiwa tersebut terjadi pada 15 Januari 2026, tidak jauh dari lokasi tanggul yang jebol saat banjir besar tahun lalu. Jarak antara titik longsoran dan rumah warga pun sangat dekat, hanya sekitar lima meter.

“Kami sudah mengajukan permohonan penanganan kepada PSDA Jawa Tengah, DPUPR Kendal, serta BPBD. Permasalahan ini juga telah dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekda Kendal,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kendal, Sudaryanto, membenarkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait penanganan tanggul kritis di Sungai Bodri.

“Penanganan akan dilakukan melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). Secara teknis, kami akan berkoordinasi dengan Pusdaru untuk penanganan di Kali Bodri, termasuk sungai lain seperti Waridin dan Blukar,” jelas Sudaryanto.

Pemerintah daerah berharap upaya penanganan yang akan dilakukan dapat meminimalisir risiko banjir, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah terdampak. (zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Babinsa Triharjo Kendal Berikan Penyuluhan kepada Mahasiswa KKN dan Warga
Kebakaran TPA Lama Darupono Berhasil Dikendalikan, TNI Bersama Tim Gabungan Cegah Api Meluas
Peduli Anak dengan CTEV, Kapolda Jateng Kunjungi Pasien dan Berikan Dukungan kepada Keluarga Polda Jateng
SMA NU 05 Brangsong Bawa Pulang Empat Medali dari OSKANU IV Jateng
PKB Banjarnegara Andalkan Generasi Muda, Ketua DPAC Ditargetkan Maksimal 35 Tahun
Quick Response Polres Kendal Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan
PAC GP Ansor Gemuh Gelar Pelantikan, Pengukuhan Banser dan MDS Rijalul Ansor serta Musykerancab I
Di KEK Kendal Segera Dibangun Kantor Unit Layanan Imigrasi, Investor Asing Kini Makin Dimudahkan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:51

Cegah Karhutla, Babinsa Triharjo Kendal Berikan Penyuluhan kepada Mahasiswa KKN dan Warga

Senin, 14 September 2026 - 08:48

Kebakaran TPA Lama Darupono Berhasil Dikendalikan, TNI Bersama Tim Gabungan Cegah Api Meluas

Sabtu, 12 September 2026 - 12:35

Peduli Anak dengan CTEV, Kapolda Jateng Kunjungi Pasien dan Berikan Dukungan kepada Keluarga Polda Jateng

Sabtu, 12 September 2026 - 10:12

SMA NU 05 Brangsong Bawa Pulang Empat Medali dari OSKANU IV Jateng

Jumat, 11 September 2026 - 09:15

Quick Response Polres Kendal Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Secret Link