Angin Kencang Terjang Kudus, 221 Rumah di Undaan Rusak dan Dua Bangunan Roboh

- Pewarta

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah personel gabungan melakukan evakuasi pohon tumbang akibat tiupan angin kencang di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (30/3/2026).  (Istimewa/Wawasannews)

Sejumlah personel gabungan melakukan evakuasi pohon tumbang akibat tiupan angin kencang di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (30/3/2026). (Istimewa/Wawasannews)

KUDUS, Wawasannews.com – Ratusan rumah warga di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang yang terjadi pada Senin sore.

Di kutip dari antaranewsjateng.com, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko, menyampaikan berdasarkan data sementara terdapat 221 rumah warga yang terdampak, tersebar di empat desa, yakni Desa Terangmas, Kalirejo, Glagahwaru, dan Medini.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Sebelumnya, wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas ringan disertai angin. Namun, sekitar pukul 15.35 WIB, hujan berubah menjadi sangat deras disertai angin kencang yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang serta merusak atap dan genteng rumah warga, baik dengan tingkat kerusakan ringan maupun berat.

Baca Juga  ADB Kucurkan USD 300 Juta untuk Jalan Trans Jawa Selatan-Selatan, Dorong Pembangunan Tangguh Bencana dan Berkeadilan

Selain rumah warga, dua bangunan di Desa Terangmas juga dilaporkan roboh. Salah satunya merupakan rumah milik warga bernama Seketi yang roboh total. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Undaan untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, satu bangunan lainnya berupa gudang tratak di desa yang sama juga roboh, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

“Pascakejadian, kondisi cuaca masih diwarnai hujan dengan intensitas ringan hingga sedang,” jelasnya.

BPBD mencatat, untuk memperbaiki kerusakan atap rumah warga dibutuhkan sekitar 14.400 genteng.

Selain itu, kejadian pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Desa Glagahwaru dan Desa Medini, tepatnya di Jalan Kudus–Purwodadi Gang 14 serta Jalan Kampung Gang 15.

Baca Juga  Fraksi PKB Kendal Soroti Dugaan Diskriminasi Bimtek Guru oleh Kemendikdasmen

Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi dengan berbagai upaya, mulai dari asesmen, koordinasi dengan dinas terkait, dokumentasi, hingga pelaporan kepada pimpinan.

Penanganan tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Camat Undaan, BPBD Kabupaten Kudus, Tim Reaksi Cepat (TRC), aparat kecamatan dan desa, serta relawan seperti Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) Undaan, Desa Tangguh Bencana (Destana), dan Undaan Rescue.

BPBD juga mengungkapkan bahwa kebutuhan mendesak saat ini meliputi dukungan logistik pangan serta material bangunan untuk membantu warga terdampak.

Sementara itu, nilai kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan karena asesmen di lapangan masih berlangsung. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dikira Tangisan dari Depan Rumah, Warga Ringinarum Temukan Bayi di Pekarangan
Heboh Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Autis di Semarang, Korban Kini Hamil 5 Bulan
Kecelakaan Pikap dan Motor di Boja Diselesaikan Secara Restorative Justice di Satlantas Polres Kendal
Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Tembelang Kini Lebih Mudah
Anggota DPRD Kendal Sebut Jagung SPHP Bantu Ringankan Beban Peternak Ayam
Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional
341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026
Ponpes Darul Muqorrobin Cetak Dua Hafidz Baru, Satu Santri Datang dari Batam

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:36

Dikira Tangisan dari Depan Rumah, Warga Ringinarum Temukan Bayi di Pekarangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:44

Heboh Kasus Dugaan Pemerkosaan Wanita Autis di Semarang, Korban Kini Hamil 5 Bulan

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:47

Kecelakaan Pikap dan Motor di Boja Diselesaikan Secara Restorative Justice di Satlantas Polres Kendal

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:55

Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Tembelang Kini Lebih Mudah

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:32

Anggota DPRD Kendal Sebut Jagung SPHP Bantu Ringankan Beban Peternak Ayam

Berita Terbaru