KENDAL, Wawasannews.com – Sebanyak 949 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 Kabupaten Kendal disiapkan untuk melakukan pendataan aktivitas ekonomi dan usaha di seluruh wilayah Kabupaten Kendal. Sebelum diterjunkan ke lapangan, para petugas mengikuti pelatihan yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kendal.
Pelatihan Gelombang I berlangsung di GM Setos Hotel Semarang pada 3–5 Juni 2026 dan diikuti 345 peserta. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan yang akan dilaksanakan dalam tiga gelombang.
Kepala BPS Kabupaten Kendal, Ade Sandi Parwoto, mengatakan seluruh petugas akan mendapatkan pembekalan secara terpusat guna memastikan keseragaman pemahaman dan kualitas pelaksanaan sensus di lapangan.
“Sebanyak 949 petugas akan bertugas menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kendal. Untuk memastikan kualitas pelaksanaan di lapangan, seluruh petugas mengikuti pelatihan secara terpusat dalam tiga gelombang,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Menurut Ade, pelatihan menjadi tahapan penting untuk membekali petugas dengan pemahaman mengenai metodologi pendataan, teknik wawancara, hingga tata cara pengisian instrumen sensus.
“Petugas sensus merupakan ujung tombak pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh petugas memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga data yang dihasilkan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Pelatihan tersebut secara resmi dibuka Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah.
“Data ekonomi yang lengkap dan terpercaya sangat dibutuhkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan. Saya berharap seluruh petugas dapat melaksanakan tugas dengan baik, profesional, dan penuh tanggung jawab,” tutur Dyah.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kendal, Cicik Sulastri, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendal, Rostina.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi petugas Sensus Ekonomi 2026. Seluruh petugas memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan selama masa tugas, mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026, melalui kerja sama antara BPS Kabupaten Kendal dan BPJS Ketenagakerjaan.
Selain pembekalan teknis, peserta juga mendapatkan materi motivasi bertajuk Sinergitas Lintas Sektor untuk Menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang disampaikan oleh Cicik Sulastri. Materi tersebut menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan sensus guna menghasilkan data ekonomi yang berkualitas.
Sesuai jadwal, para petugas akan mulai melakukan pendataan pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Data yang dihimpun nantinya menjadi salah satu dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional. (red)






