Dokter Syahpri RSUD Sekayu Dimediasi Keluarga Pasien

- Pewarta

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen mediasi antara dokter Syahpri RSUD Sekayu dan keluarga pasien, menandai langkah awal permintaan maaf.

Momen mediasi antara dokter Syahpri RSUD Sekayu dan keluarga pasien, menandai langkah awal permintaan maaf.

JAKARTA, WawasanNews- Kasus pemaksaan buka masker terhadap dokter spesialis RSUD Sekayu, Syahpri Putra Wangsa, memasuki babak baru. Keluarga pasien yang terlibat menyampaikan permohonan maaf dalam mediasi yang digelar Rabu (14/8/2025) di RSUD Sekayu. Pertemuan ini mempertemukan langsung dokter Syahpri dengan pihak keluarga, menciptakan momen damai meski proses hukum tetap berjalan.

Dalam mediasi, perwakilan keluarga pasien menyatakan penyesalan di hadapan pejabat rumah sakit.

“Dengan tidak mengurangi rasa hormat, Bapak, Ibu, pejabat pimpinan RSUD Sekayu, saya terlebih dahulu memohon maaf atas terjadinya video yang viral kemarin di hari Selasa yang terjadi di ruangan tempat ibu saya dirawat,” kata perwakilan keluarga.

Video yang beredar juga menunjukkan momen berjabat tangan antara dokter Syahpri dan keluarga pasien, disaksikan oleh sejumlah pihak.

Plt Direktur RSUD Sekayu, drg Dina Krisnawati Oktaviani, menegaskan bahwa mediasi bukan untuk menghentikan proses hukum.

“Pertemuan dengan keluarga pasien bukan bertujuan untuk menghentikan proses hukum, melainkan untuk memberi ruang klarifikasi dari keluarga pasien atau terduga pelaku,” ujar Dina.

Dina menambahkan, pihak rumah sakit tetap mendukung dan mengawal proses hukum sesuai ketentuan. Sekretaris Daerah Musi Banyuasin, Apriyadi, hadir untuk memfasilitasi komunikasi dan mencegah konflik tanpa mengintervensi jalannya hukum.

Kapolres Musi Banyuasin, AKBP God Parlasro Sinaga, menegaskan laporan dokter Syahpri tetap diproses.

“Apabila kedua belah pihak nantinya akan bertemu untuk mengupayakan hal kebaikan (upaya damai) tentu kami fasilitasi. Namun, selama belum ada perdamaian, proses hukum tetap berjalan,” jelasnya.

Penyidik telah memeriksa dua saksi dan mendapatkan asistensi langsung dari Kasat Reskrim serta Kasi Propam untuk memastikan prosedur hukum berjalan dengan benar.

Dokter spesialis ginjal ini menegaskan langkah hukum bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi untuk melindungi seluruh tenaga medis dari tindakan serupa.

“Yang jelas saya mewakili seluruh nakes di Indonesia, jangan sampai terjadi Syahpri yang lain. Jadi kita harus menentukan sikap, harus tegas,” ujarnya.

Insiden terjadi saat dokter Syahpri melakukan visit pasien di ruang VIP RSUD Sekayu pada Selasa (12/8/2025). Keluarga pasien memaksa dirinya membuka masker, memicu ketegangan, dan video kejadian akhirnya viral.

Manajemen RSUD Sekayu menegaskan tidak mentolerir kekerasan terhadap tenaga medis.

“Kami berharap seluruh pihak dapat menjaga komunikasi yang baik, menghormati prosedur pelayanan yang berlaku, dan bersama-sama menciptakan suasana kondusif demi pelayanan kesehatan yang optimal,” tegas Dina.

RSUD Sekayu juga mendorong masyarakat untuk memahami prosedur pelayanan kesehatan agar tercipta lingkungan yang aman bagi pasien dan tenaga medis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Bawa Perubahan Positif, Tim DHARMAKIP UIN Walisongo Sukses Tuntaskan Pengabdian 4 Hari di Kendal
Raedu Basha Bedah Cerpen di Kendal, Angkat Wajah Pesantren dan Toko Kelontong Madura
Guru SMPN 2 Cepiring Tiga Tahun Berturut-turut Raih Penghargaan MURI Lewat Karya Literasi
Kapolres Kendal sambangi Makodim 0715 Kendal perkuat sinergi TNI Polri
Kapolres Kendal Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Kendal Jadi Percontohan Tata Kelola Pasokan Telur Program MBG
Jambore Anak Panti 2026 Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Prestasi Anak Asuh di Kendal
Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Pengabdian Empat Hari di Dusun Duren, Warga Antusias Ikuti Berbagai Kegiatan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:42

Bawa Perubahan Positif, Tim DHARMAKIP UIN Walisongo Sukses Tuntaskan Pengabdian 4 Hari di Kendal

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:10

Raedu Basha Bedah Cerpen di Kendal, Angkat Wajah Pesantren dan Toko Kelontong Madura

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:15

Guru SMPN 2 Cepiring Tiga Tahun Berturut-turut Raih Penghargaan MURI Lewat Karya Literasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:25

Kapolres Kendal sambangi Makodim 0715 Kendal perkuat sinergi TNI Polri

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:04

Kapolres Kendal Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Berita Terbaru