KENDAL, Wawasannews – Kegiatan Senam Bersama dan Donor Darah di halaman Kecamatan Ngampel, Jumat (2/10/2026), tak hanya menjadi ajang menjaga kebugaran dan kepedulian sosial. Di sela kegiatan tersebut, Kecamatan Ngampel meluncurkan inovasi SIMPHONI DESA, sistem digital untuk mendukung pemantauan dan pembinaan administrasi 12 desa.
Peluncuran inovasi tersebut diikuti jajaran Kecamatan Ngampel, Forkopimcam, TNI-Polri, kepala UPTD se-Kecamatan Ngampel, pemerintah desa, serta masyarakat.
Melalui SIMPHONI DESA, pemerintah desa dapat menyampaikan dokumen sekaligus menindaklanjuti hasil pembinaan secara lebih mudah. Sementara itu, pihak kecamatan dapat memantau kelengkapan administrasi dan mengetahui dokumen maupun hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
Dengan sistem tersebut, proses pembinaan diharapkan tidak berhenti pada pertemuan atau pemeriksaan administrasi secara berkala. Hal-hal yang belum lengkap dapat diketahui dan ditindaklanjuti lebih cepat.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Ngampel, Dwi Any Laksitawati, S.S., M.M., mengatakan SIMPHONI DESA dirancang dengan konsep sederhana agar mudah digunakan oleh pemerintah desa.
“SIMPHONI DESA bukan untuk menambah beban administrasi desa, tetapi untuk mempermudah pemantauan dan pembinaan. Jika ada dokumen yang belum lengkap, dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti tanpa harus menunggu pertemuan berikutnya,” ujarnya.
Menurutnya, peluncuran inovasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara kecamatan dan pemerintah desa.
“Kebersamaan dalam senam dan donor darah hari ini kami harapkan juga terbawa dalam kerja administrasi. Kecamatan dan desa bergerak bersama agar pembinaan berjalan lebih baik,” tambahnya.
SIMPHONI DESA selanjutnya diharapkan dapat membantu menciptakan administrasi pemerintahan desa yang lebih tertib, sekaligus membuat proses pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut pembinaan lebih efektif, efisien, transparan, serta terdokumentasi.
Peluncuran pada Jumat tersebut sekaligus menjadi tahap awal penerapan SIMPHONI DESA sebelum dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan di seluruh desa di Kecamatan Ngampel.(Red)






