Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito bahas investasi hingga lingkungan

- Pewarta

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto (kiri) melakukan pertemuan dengan Kaisar Jepang Naruhito di Istana Kekaisaran Jepang, Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Presiden Prabowo Subianto (kiri) melakukan pertemuan dengan Kaisar Jepang Naruhito di Istana Kekaisaran Jepang, Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Naruhito di Istana Kekaisaran Jepang, Tokyo, Senin, dalam rangka membahas sejumlah isu strategis yang mencakup investasi, energi, hingga pelestarian lingkungan hidup.

Di kutip dari antaranewsjateng.com, Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan resmi Presiden Prabowo ke Jepang, sebagaimana disampaikan melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut kedua pemimpin membahas berbagai kepentingan bersama antara Indonesia dan Jepang di berbagai sektor strategis.

Pertemuan empat mata yang berlangsung sekitar 45 menit itu kemudian dilanjutkan dengan agenda santap siang, sehingga total waktu yang dihabiskan Presiden Prabowo di Istana Kekaisaran mencapai sekitar dua jam.

Selain bertemu Kaisar Naruhito, Presiden Prabowo juga melakukan pertemuan dengan Fumihito yang merupakan adik dari Kaisar Jepang. Pertemuan ini semakin mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang, khususnya di tingkat keluarga kekaisaran.

Usai pertemuan, Presiden Prabowo bersama Kaisar Naruhito dan Putra Mahkota Fumihito menghadiri jamuan santap siang kenegaraan yang digelar di Rensui North, Imperial Palace.

Momentum tersebut tidak hanya mencerminkan hubungan resmi antarnegara, tetapi juga menunjukkan kedekatan yang hangat antara kedua pemimpin. Kehangatan ini menjadi sinyal kuat bahwa kemitraan Indonesia dan Jepang terus berkembang semakin erat dan strategis di masa mendatang.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo turut didampingi oleh putranya, Ragowo Hediprasetyo (Didit), serta sejumlah pejabat Kabinet Indonesia, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Jepang tidak hanya dibangun atas dasar kepentingan strategis, tetapi juga dilandasi oleh rasa saling menghormati, kepercayaan, dan persahabatan yang semakin kuat dari waktu ke waktu. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pembudi Daya Tak Perlu Lagi Cari Bibit ke Luar Daerah, Kendal Bangun Balai Benih Ikan di Sukorejo
Rob Diprediksi Capai Alun-alun Kendal, Giant Sea Wall Dibangun Mulai 2027
Ketua DPRD Kendal Beri Surprise ke Kapolres di Hari Bhayangkara ke-80, Bawa Kue Ulang Tahun ke Ruang Kerja
Prabowo Saksikan Atraksi Polri dan Defile 6.000 Personel di HUT Ke-80 Bhayangkara
Dewi Avivah Tegaskan Perempuan sebagai Katalis Perubahan dan Pemimpin Peradaban
Globalizing KOPRI: SKKN IV 2026 Cetak Pemimpin Perempuan sebagai Katalis Ketahanan Pangan Berkelanjutan dan Transformasi Global
Benny Karnadi Ingatkan Bahaya Gadget, Anak Bisa Merasa Kehilangan Ayah Meski Serumah
Regrouping SD di Plantaran Picu Keresahan, Sekolah dan Orangtua Minta Kajian Ulang

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:13

Pembudi Daya Tak Perlu Lagi Cari Bibit ke Luar Daerah, Kendal Bangun Balai Benih Ikan di Sukorejo

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:03

Rob Diprediksi Capai Alun-alun Kendal, Giant Sea Wall Dibangun Mulai 2027

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:19

Ketua DPRD Kendal Beri Surprise ke Kapolres di Hari Bhayangkara ke-80, Bawa Kue Ulang Tahun ke Ruang Kerja

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:40

Prabowo Saksikan Atraksi Polri dan Defile 6.000 Personel di HUT Ke-80 Bhayangkara

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:05

Globalizing KOPRI: SKKN IV 2026 Cetak Pemimpin Perempuan sebagai Katalis Ketahanan Pangan Berkelanjutan dan Transformasi Global

Berita Terbaru