Layanan Medis Bergerak TNI Cegah Penyakit Pascabencana di Aceh dan Sumut

- Pewarta

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas medis TNI memeriksa tekanan darah seorang warga terdampak banjir dalam layanan kesehatan keliling di wilayah Tapanuli. (Istimewa/Wawasannews)

Petugas medis TNI memeriksa tekanan darah seorang warga terdampak banjir dalam layanan kesehatan keliling di wilayah Tapanuli. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Pemerintah bersama TNI terus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Pada fase pemulihan pascabencana ini, pendekatan jemput bola dilakukan melalui layanan dokter keliling yang menyasar langsung rumah warga hingga lokasi pengungsian.

Tim Media Presiden di Jakarta, Kamis (12/2/2026), menyebutkan tenaga medis dan dokter diterjunkan untuk memberikan pengobatan gratis, vitamin, serta edukasi kesehatan guna mencegah munculnya penyakit pascabanjir. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemulihan terpadu yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga kesehatan fisik dan mental warga.

Di lapangan, tim medis menyusuri kampung dan permukiman dengan membawa perlengkapan medis lengkap. Mereka tidak sekadar memberikan obat, tetapi juga melakukan pemeriksaan menyeluruh serta memberikan pendampingan psikologis ringan bagi warga yang masih mengalami trauma akibat bencana.

Pantauan di Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, menunjukkan antusiasme warga memanfaatkan layanan tersebut. Mereka berdialog langsung dengan tenaga medis, menyampaikan keluhan kesehatan secara terbuka dalam suasana yang hangat dan humanis.

Layanan serupa juga digelar di Desa Tukka, Kecamatan Tukka. Tim dokter membuka pos kesehatan sederhana di halaman rumah warga. Dengan pendekatan persuasif dan ramah, warga merasa nyaman berkonsultasi tanpa rasa sungkan.

Di Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, tim medis TNI dengan ransel bertanda palang merah mendatangi rumah-rumah warga. Pemeriksaan dilakukan di teras rumah untuk memastikan akses layanan tetap mudah dijangkau, terutama bagi lansia dan anak-anak.

Sementara itu, di Desa Lopian, Kecamatan Badiri, mobil ambulans berhenti dari satu titik ke titik lainnya. Dari kontainer medis yang dibawa, petugas menyiapkan obat sesuai hasil diagnosis dokter. Pola pelayanan bergerak ini dinilai efektif mempercepat deteksi dini penyakit serta mencegah potensi wabah pascabencana.

Komitmen TNI dan pemerintah untuk terus mengawal layanan kesehatan hingga situasi benar-benar normal menjadi sinyal kuat bahwa pemulihan dilakukan secara komprehensif. Selain membangun kembali infrastruktur, pemulihan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama agar warga dapat bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara produktif.

Pendekatan kolaboratif ini sekaligus mencerminkan prinsip pelayanan publik berbasis kehadiran langsung di tengah masyarakat, memastikan tidak ada warga terdampak yang terlewat dari layanan kesehatan dasar. (Ucl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Polres Kendal Gelar Hash Run 7 Km, Tanam Pohon dan Bakti Sosial di Limbangan
Belajar dari Blora, Kendal Bidik Beras Organik untuk Angkat Ekonomi Petani
SMA NU 05 Brangsong Gelar Padispintal, Bentuk Siswa Disiplin dan Berjiwa Kepemimpinan
Mora Sandhy Ditahan Polisi 20 Hari, Kasus Koperasi Boja Masuk Tahap Penyidikan
Mahfud Sodiq dan Forwaken Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang di Anak Krakatau
Usai Kasus MBG di Batang, Pengawasan SPPG di Kendal Diperketat
Forum Nasional di KEK Kendal, 40 Perusahaan Paparkan Kebutuhan Tenaga Kerja ke Politeknik Se-Indonesia
Bidpropam Polda Jateng Gelar Baksos Air Bersih untuk Warga Desa Tejorejo

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:32

Polres Kendal Gelar Hash Run 7 Km, Tanam Pohon dan Bakti Sosial di Limbangan

Minggu, 27 September 2026 - 16:29

Belajar dari Blora, Kendal Bidik Beras Organik untuk Angkat Ekonomi Petani

Jumat, 25 September 2026 - 09:28

SMA NU 05 Brangsong Gelar Padispintal, Bentuk Siswa Disiplin dan Berjiwa Kepemimpinan

Kamis, 24 September 2026 - 18:38

Mora Sandhy Ditahan Polisi 20 Hari, Kasus Koperasi Boja Masuk Tahap Penyidikan

Kamis, 24 September 2026 - 16:42

Mahfud Sodiq dan Forwaken Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terbaru

Secret Link