Indonesia–Rusia Sepakat Perkuat Kerja Sama Maritim dan Infrastruktur, Tandai 75 Tahun Hubungan Bilateral

- Pewarta

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia Nikolai Patrushev menandatangani nota kesepahaman kerja sama maritim di Jakarta, Jumat (7/11/2025). (wawasannews)

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia Nikolai Patrushev menandatangani nota kesepahaman kerja sama maritim di Jakarta, Jumat (7/11/2025). (wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews – Indonesia dan Rusia sepakat memperkuat kerja sama strategis di bidang infrastruktur dan konektivitas maritim. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia Nikolai Patrushev, Jumat (7/11/2025).

Menko AHY menyebut, penandatanganan ini menjadi tonggak baru hubungan bilateral Indonesia–Rusia yang telah terjalin selama 75 tahun. “Hari ini kita membuka babak baru dalam hubungan kedua negara. Persahabatan ini menjadi fondasi kokoh untuk berlayar bersama menuju kemakmuran dan perdamaian dunia,” ujar AHY dalam keterangan resminya.

Menurut AHY, kerja sama tersebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia Maju 2045, di mana sektor maritim menjadi salah satu prioritas utama pembangunan nasional.

“Presiden menekankan pentingnya sektor maritim sebagai tulang punggung logistik nasional. Termasuk memperkuat jaringan tol laut dan kapasitas pelabuhan utama,” kata AHY.

Ia juga menyoroti pentingnya transformasi menuju pelabuhan hijau dan ramah lingkungan sebagai arah baru pembangunan maritim Indonesia. “Transformasi menuju pelabuhan hijau tidak hanya meningkatkan efisiensi logistik, tetapi juga memperkuat konektivitas dari Aceh hingga Papua,” lanjutnya.

Sementara itu, Nikolai Patrushev menyatakan bahwa Rusia siap berbagi pengalaman dan teknologi di bidang industri maritim, pelabuhan, serta pelayaran dagang. “Kami siap bekerja sama untuk memperkuat ekonomi maritim yang kompetitif di tingkat regional dan global,” ujarnya.

Patrushev menambahkan, pihaknya memiliki mandat langsung dari Presiden Vladimir Putin untuk mengoordinasikan kebijakan nasional di sektor kemaritiman, termasuk riset dan inovasi teknologi laut serta pengembangan infrastruktur pelabuhan.

Sebelum penandatanganan MoU, delegasi Rusia sempat mengunjungi PT Pelindo dan PT PAL Indonesia di Surabaya untuk menjajaki peluang kolaborasi dalam industri maritim dan pembangunan galangan kapal.

Melalui MoU ini, kedua negara berkomitmen bekerja sama dalam enam bidang utama, yaitu:

  1. Pelayaran dan transportasi laut,

  2. Riset dan teknologi maritim,

  3. Pengembangan pelabuhan hijau,

  4. Modernisasi galangan kapal,

  5. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta

  6. Pemanfaatan sumber daya kelautan secara berkelanjutan.

Kerja sama ini diharapkan menjadi penggerak baru dalam hubungan strategis Indonesia–Rusia, terutama di sektor maritim dan infrastruktur yang menjadi pilar penting pertumbuhan ekonomi kedua negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas
243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026
Celurit 2 Meter dan Corbek 1,5 Meter Disita, Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Kendal
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni
Warga Binaan Lapas Plantungan Belajar Restorative Justice dan Hak Hukum

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:56

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 15:29

Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 12:10

Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Secret Link