Registrasi Nomor HP Pakai Biometrik Berlaku Juli 2026, Kemkomdigi Pastikan Data Wajah Tidak Disimpan Operator

- Pewarta

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Edwin Hidayat Abdullah di Jakarta, Jumat (29/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Edwin Hidayat Abdullah di Jakarta, Jumat (29/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Pemerintah memastikan data wajah masyarakat tetap aman dalam sistem registrasi nomor HP baru menggunakan verifikasi biometrik. Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan operator seluler tidak menyimpan data wajah pelanggan saat proses registrasi dilakukan.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah, mengatakan data biometrik pengguna hanya dipakai untuk proses pencocokan identitas dengan data kependudukan milik Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil atau Dukcapil.

Menurut Edwin, operator seluler hanya menjadi perantara dalam proses verifikasi tersebut. Data wajah pengguna akan dienkripsi lalu dikirim ke sistem Dukcapil untuk dicocokkan dengan identitas kependudukan yang sudah tercatat.

“Tidak ada operator seluler yang menyimpan data wajah masyarakat. Yang berhak menyimpan hanya Dukcapil,” kata Edwin di Jakarta, Jumat.

Setelah proses pencocokan selesai, Dukcapil akan memberikan hasil apakah data pengguna sesuai atau tidak. Jika identitas dinyatakan cocok, nomor HP baru dapat langsung diaktifkan dan dipakai.

Sistem registrasi biometrik ini nantinya bisa dilakukan di gerai operator seluler maupun lewat aplikasi resmi masing-masing operator. Pelanggan Telkomsel misalnya dapat memakai aplikasi myTelkomsel. Sementara pelanggan XL menggunakan myXL dan pelanggan Indosat melalui aplikasi myIM3.

Kemkomdigi menyebut sistem biometrik wajah dinilai lebih praktis dibanding metode lama yang menggunakan Nomor Induk Kependudukan atau NIK dan nomor Kartu Keluarga.

Menurut Edwin, selama hampir lima bulan masa uji coba, proses verifikasi berjalan cukup cepat dan minim kendala. Pengguna hanya perlu menyiapkan KTP dan nomor HP yang akan diregistrasi.

“Ini sangat mudah sekali. Sekarang tinggal senyum saja,” ujarnya.

Ia mengatakan verifikasi biometrik rata-rata hanya membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua menit. Proses itu berlaku meski dilakukan lewat operator seluler yang berbeda-beda.

Dalam evaluasi sementara, sistem biometrik juga dianggap mampu mengurangi kesalahan input data yang sering terjadi saat registrasi manual memakai NIK dan nomor KK.

Data Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) mencatat sejak Januari hingga April 2026 terdapat sekitar 1,4 juta nomor baru yang didaftarkan memakai sistem biometrik wajah.

Rata-rata ada sekitar 300 ribu registrasi nomor baru setiap bulan selama masa uji coba berlangsung.

Kemkomdigi menilai angka tersebut menunjukkan masyarakat mulai terbiasa dengan metode registrasi baru tersebut.

Penerapan biometrik wajah untuk registrasi nomor HP baru sendiri akan berlaku secara nasional mulai 1 Juli 2026. (Dilansir dari antaranews)

Pemerintah berharap sistem baru ini dapat membuat proses registrasi kartu SIM lebih aman dan mengurangi penggunaan identitas palsu untuk nomor telepon seluler.

Selain itu, proses verifikasi juga diharapkan lebih cepat karena pengguna tidak perlu lagi memasukkan data kependudukan secara manual seperti sebelumnya.

Dengan sistem biometrik, proses pencocokan identitas dilakukan otomatis melalui data Dukcapil sehingga pengguna cukup melakukan pemindaian wajah saat registrasi. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Redmi K100 Dirumorkan Hadir dengan Kamera 200MP dan Baterai 8.000mAh
Samsung Galaxy S27 Pro Dirumorkan Punya Kamera Zoom Lebih Baik dari Galaxy S27 Ultra
Realme 16T Siap Rilis, Usung Kamera Sony 50 MP dan Baterai 8.000 mAh
Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Hadir di Kendal, Jangkauan Mulai Weleri hingga Gemuh
Laba Anjlok 67%, Alibaba Pangkas Ribuan Karyawan dan Gaspol Investasi AI
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:41

Redmi K100 Dirumorkan Hadir dengan Kamera 200MP dan Baterai 8.000mAh

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:36

Samsung Galaxy S27 Pro Dirumorkan Punya Kamera Zoom Lebih Baik dari Galaxy S27 Ultra

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:58

Registrasi Nomor HP Pakai Biometrik Berlaku Juli 2026, Kemkomdigi Pastikan Data Wajah Tidak Disimpan Operator

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:25

Realme 16T Siap Rilis, Usung Kamera Sony 50 MP dan Baterai 8.000 mAh

Kamis, 9 April 2026 - 17:10

Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Hadir di Kendal, Jangkauan Mulai Weleri hingga Gemuh

Berita Terbaru