Ketum PCI terpilih sebagai CEC International Cricket Council

- Pewarta

Jumat, 25 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arsip - Tim nasional Indonesia saat bertanding di gelaran T20I Rising Asia Tri-Series yang berlangsung di Lapangan Cricket Udayana, Bali, Minggu (13/7/2025). (Istimewa/Wawasannews)

Arsip - Tim nasional Indonesia saat bertanding di gelaran T20I Rising Asia Tri-Series yang berlangsung di Lapangan Cricket Udayana, Bali, Minggu (13/7/2025). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com — Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Abhiram S Yadav terpilih sebagai Chief Executives Committee (CEC) International Cricket Council (ICC).

Abhiram terpilih dalam pemungutan suara yang digelar pada Kamis, 24 September 2026. Ia mendapat 71 persen suara dari 94 anggota asosiasi ICC.

Dalam pemilihan tersebut, hanya tiga orang yang terpilih sebagai CEC untuk mewakili 94 anggota asosiasi ICC.

Abhiram menyambut kepercayaan tersebut dengan menyatakan kesiapannya ikut mendukung program ICC di bawah kepemimpinan Ketua ICC Jay Shah.

“Saya siap memberikan kontribusi terbaik untuk mendukung program-program besar Mr Jay Shah dan kepemimpinan ICC,” kata Abhiram dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Ia menilai kepemimpinan Jay Shah memiliki perhatian terhadap pengembangan kriket agar semakin dikenal secara global.

Abhiram juga menyebut arah pengembangan kriket saat ini mencakup aspek modernisasi dan keterbukaan bagi lebih banyak negara serta komunitas.

Meski kini mendapat posisi di jajaran ICC, Abhiram menegaskan pengembangan kriket di Indonesia tetap menjadi perhatian.

Menurut dia, keterlibatan lebih dekat dengan ekosistem kriket internasional bisa dimanfaatkan untuk membawa pengetahuan dan pengalaman baru ke Indonesia.

Hal tersebut mencakup jejaring internasional, praktik yang sudah diterapkan di negara lain, hingga peningkatan standar dalam pengelolaan olahraga kriket.

“Tiga orang dipercaya membawa perspektif komunitas 94 anggota asosiasi. Saya tidak melihat ini sebagai status, tetapi sebagai tanggung jawab untuk melayani,” ujarnya.

Abhiram mengatakan posisi tersebut bukan sekadar jabatan. Ia ingin menjalankan peran sebagai penghubung dengan mendengar langsung kebutuhan anggota ICC.

Karena itu, ia tidak ingin hanya menunggu negara-negara anggota datang untuk menyampaikan persoalan atau gagasan.

Ia berencana aktif berkomunikasi dengan anggota untuk memahami kebutuhan, tantangan, masukan, dan ide yang mereka miliki.

“Pendekatan saya sederhana yaitu dengarkan sebelum rapat, wakili ketika berada di dalam rapat, tindak lanjuti setelah rapat, dan tetap tersedia di antara rapat-rapat tersebut,” kata Abhiram.

Menurut Abhiram, perkembangan kriket dunia saat ini berlangsung di sejumlah bidang. Salah satunya adalah kembalinya kriket ke ajang Olimpiade.

Selain itu, perkembangan kriket putri, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi juga menjadi bagian dari perubahan yang sedang berlangsung.

Kehadiran negara-negara baru serta munculnya generasi baru pemain turut memperluas perkembangan olahraga tersebut.

Abhiram menilai kondisi tersebut menjadi ruang bagi kepemimpinan ICC untuk membawa kriket ke jangkauan yang lebih luas.

“Saya percaya kepemimpinan Mr. Shah hadir pada momentum yang sangat penting. Saya ingin menjadi bagian yang bekerja dan memberikan kontribusi nyata untuk membantu mewujudkan visi besar tersebut,” ujarnya.

Terpilihnya Abhiram sebagai CEC ICC membuat Indonesia mendapat keterwakilan dalam salah satu struktur penting organisasi kriket dunia.

Bagi kriket Indonesia, keterlibatan tersebut juga membuka ruang lebih luas untuk mengenal perkembangan olahraga di tingkat internasional.

Abhiram sendiri menegaskan pengalaman dan jejaring yang diperoleh dari peran tersebut akan tetap diarahkan untuk mendukung perkembangan kriket di Indonesia. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tim Tenis Meja Indonesia Gandeng Pihak Swasta Untuk Rehabilitasi Fisik
Spiderwoman Aries Susanti Turun Langsung Latih Atlet Panjat Tebing Kendal, Dorong Munculnya Juara Baru
PERBASI Panggil Panitia Campus League Usai Insiden Cedera di Semifinal Basket Regional Jakarta
RRQ Kazu, EVOS Divine dan Bigetron Siap Tempur di Grand Finals FFWS SEA 2026, Indonesia Bidik Gelar Asia Tenggara
Bruno Fernandes Kian Bersinar, Assist Krusial Antar Manchester United Kalahkan Chelsea
Kendal Open Championship 2026 Diikuti 1.073 Pesilat, Atlet Amerika dan Kazakhstan Ramaikan GOR Bahurekso
Duel Panas Wakil Indonesia, Onic Esports Harus Lanjutkan Perjuangan dari Lower Bracket

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:14

Tim Tenis Meja Indonesia Gandeng Pihak Swasta Untuk Rehabilitasi Fisik

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:41

Spiderwoman Aries Susanti Turun Langsung Latih Atlet Panjat Tebing Kendal, Dorong Munculnya Juara Baru

Senin, 1 Juni 2026 - 09:25

PERBASI Panggil Panitia Campus League Usai Insiden Cedera di Semifinal Basket Regional Jakarta

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:14

RRQ Kazu, EVOS Divine dan Bigetron Siap Tempur di Grand Finals FFWS SEA 2026, Indonesia Bidik Gelar Asia Tenggara

Senin, 20 April 2026 - 09:20

Bruno Fernandes Kian Bersinar, Assist Krusial Antar Manchester United Kalahkan Chelsea

Berita Terbaru

Kegiatan GoPay NEXT. (Istimewa/Wawasannews)

Ekonomi

GoPay luncurkan program GoPay Next sasar generasi muda

Sabtu, 26 Sep 2026 - 09:39

Secret Link