KENDAL, Wawasannews.com – Misteri identitas pria yang ditemukan meninggal dunia di sebuah gubuk kawasan Hutan Lindung Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, akhirnya terungkap. Korban diketahui merupakan warga Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, yang menurut keterangan keluarga selama ini kerap bepergian tanpa tujuan jelas.
Kapolsek Kaliwungu AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho mengatakan pihak keluarga telah datang ke RSUD dr Soewondo Kendal untuk memastikan identitas korban sekaligus menjemput jenazah.
“Korban sudah dijemput keluarga. Berdasarkan keterangan, yang bersangkutan memang kerap berjalan tanpa tujuan,” ujarnya, Rabu (29/4).
Informasi dari keluarga mengungkapkan, korban sebelumnya sering meninggalkan rumah tanpa memberi tahu tujuan keberangkatannya. Kondisi tersebut membuat keluarga beberapa kali harus melakukan pencarian.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pendampingan bagi anggota keluarga yang membutuhkan perhatian khusus, terutama ketika memiliki kebiasaan bepergian sendiri tanpa arah jelas. Peran keluarga dan lingkungan sekitar dinilai sangat penting untuk memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi.
Pihak kepolisian juga memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan tidak menghendaki proses hukum lebih lanjut.
Sebelumnya, korban ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB di sebuah gubuk di kawasan Petak 20 Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Boja, tepatnya di wilayah Resor Pengelolaan Hutan (RPH) Darupono, Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan.
Penemuan bermula saat seorang warga yang tengah menuju kebunnya melihat korban tergeletak dan tidak bergerak. Setelah diperiksa, korban diketahui sudah meninggal dunia.
Warga sekitar menyebut korban telah berada di area tersebut selama kurang lebih satu pekan dalam kondisi lemah. Beberapa warga sempat memberikan makanan dan minuman, namun komunikasi dengan korban berjalan terbatas.
Proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena lokasi berada di tengah kawasan hutan dengan akses medan yang sulit serta harus melewati aliran sungai. Tim gabungan dari kepolisian, PSC 119, BPBD, dan Damkar diterjunkan untuk mengevakuasi jenazah menuju rumah sakit.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah akhirnya dibawa pulang oleh keluarga ke Demak untuk dimakamkan.
Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi









