JAKARTA, Wawasannews.com – Data terbaru korban kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur menunjukkan total 92 orang terdampak hingga Selasa (28/4/2026) pagi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 85 korban dinyatakan selamat, sementara 7 orang meninggal dunia.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, yang menyebutkan proses evakuasi masih terus berlangsung memasuki hari kedua pascakejadian. Tim SAR gabungan tetap memprioritaskan pencarian korban yang diduga masih berada di dalam rangkaian gerbong yang mengalami kerusakan cukup parah.
“Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dengan menggunakan peralatan ekstrikasi, mengingat kondisi kereta yang rusak berat. Prioritas kami adalah mengevakuasi seluruh korban secepat mungkin,” ujarnya. (Di lansir dari antaranews).
Sejak dini hari, proses evakuasi menunjukkan perkembangan signifikan. Beberapa korban berhasil ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia. Korban selamat langsung mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, sementara korban meninggal dunia dievakuasi untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Seluruh korban telah dibawa ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, di antaranya RSUD Kota Bekasi, RS Hermina, RS Mitra Keluarga, hingga RS Polri Kramat Jati.
Tim SAR bersama unsur gabungan terus mengoptimalkan pencarian dan evakuasi dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel di lapangan. Hingga kini, upaya penanganan masih berlangsung untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Perkembangan data korban masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses evakuasi yang masih berjalan. (Red)









