Dari Buku Refleksi ke Panggung Nasional, Siswa SMPN 2 Cepiring Siap Tulis Puisi Bersama Menteri Abdul Mu’ti

- Pewarta

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMPN 2 Cepiring bersama guru Bahasa Inggris Ana Rahmawati Ningsih, menunjukkan buku Refleksi Pembelajaran Bahasa Inggris Guru dan Siswa Tahun Ajaran 2025-2026. (Istimewa/Wawasannews)

Siswa SMPN 2 Cepiring bersama guru Bahasa Inggris Ana Rahmawati Ningsih, menunjukkan buku Refleksi Pembelajaran Bahasa Inggris Guru dan Siswa Tahun Ajaran 2025-2026. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMP Negeri 2 Cepiring. Tidak hanya berhasil menerbitkan buku refleksi pembelajaran, dua siswinya kini bersiap melangkah ke tingkat yang lebih tinggi melalui kolaborasi penulisan puisi bersama Abdul Mu’ti.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa budaya literasi yang dibangun di lingkungan sekolah mampu membuka peluang lebih luas bagi para siswa untuk berkembang. Buku berjudul Refleksi Pembelajaran Bahasa Inggris Guru dan Siswa Tahun Ajaran 2025–2026 yang diterbitkan sekolah sebelumnya menjadi pijakan awal lahirnya karya-karya kreatif siswa.

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 2 Cepiring, Ana Rahmawati Ningsih, menjelaskan bahwa keterlibatan siswa dalam penulisan buku refleksi bukan sekadar tugas akademik, melainkan proses pembentukan karakter dan kepercayaan diri. Dari ratusan siswa yang terlibat, hanya karya terbaik yang dipilih untuk dibukukan, menunjukkan adanya proses kurasi yang serius.

Baca Juga  Kemenag: Ormawa Harus Lahirkan Pemimpin Mahasiswa Berkarakter dan Visioner

Menurutnya, keberhasilan dua siswa, Aisa Yasmin dan Nurul Arifah, yang kini tengah mempersiapkan penulisan puisi bersama Menteri Pendidikan menjadi indikator nyata bahwa literasi sekolah dapat berkontribusi hingga level nasional.

“Ini menjadi motivasi besar bagi siswa lain bahwa dari pengalaman belajar sehari-hari pun bisa berkembang menjadi karya yang lebih luas dan bernilai,” ujarnya.

Aisa Yasmin mengaku optimistis menghadapi kesempatan tersebut. Ia menilai pengalaman menulis refleksi sebelumnya sangat membantu dalam menuangkan ide secara lebih terstruktur. Hal serupa disampaikan Nurul Arifah yang terus berkomitmen meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya melalui kebiasaan menambah kosakata setiap hari.

Program literasi yang dijalankan SMP Negeri 2 Cepiring ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk keberanian siswa dalam mengekspresikan gagasan. Kolaborasi dengan tokoh nasional diharapkan menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan serta meningkatkan kualitas karya siswa ke depan.

Baca Juga  Kemenkop Percepat Operasional Kopdes Merah Putih lewat Program Magang di Kopontren Al-Ittifaq

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa sekolah di daerah mampu melahirkan generasi yang kompeten, kreatif, dan siap bersaing di tingkat yang lebih luas melalui kekuatan literasi.

Pewarta : Zidnal

Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KH Yusuf Chudlori Soroti Lemahnya Regulasi Day Care, Minta Evaluasi Total
Direktorat Pesantren Resmi Dibentuk, PKB Jateng: Pengakuan Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang
92 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, 85 Selamat dan 7 Meninggal Dunia
KIP-K: Bantuan atau Investasi SDM? Refleksi Hardiknas dan Peran Strategis PDKN
Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Diduga Berawal dari Kendaraan di Perlintasan
HBP ke-62, Lapas Kendal Perkuat Komitmen Pelayanan dan Pembinaan Warga Binaan
Polres Kendal Perkuat Edukasi, Sekolah Aman Jadi Prioritas

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 08:01

Dari Buku Refleksi ke Panggung Nasional, Siswa SMPN 2 Cepiring Siap Tulis Puisi Bersama Menteri Abdul Mu’ti

Selasa, 28 April 2026 - 19:26

KH Yusuf Chudlori Soroti Lemahnya Regulasi Day Care, Minta Evaluasi Total

Selasa, 28 April 2026 - 16:23

Direktorat Pesantren Resmi Dibentuk, PKB Jateng: Pengakuan Sejarah Pendidikan Islam Indonesia

Selasa, 28 April 2026 - 12:35

Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 12:07

92 Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur, 85 Selamat dan 7 Meninggal Dunia

Berita Terbaru