Sinergi Kemen PPPA dan DKI Jakarta: RBI Rawa Buaya Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Anak

- Pewarta

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menyampaikan sambutan dalam peresmian Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat, Kamis (4/12/2025). (Istimewa/Wawasannews)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menyampaikan sambutan dalam peresmian Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat, Kamis (4/12/2025). (Istimewa/Wawasannews)

Jakarta Barat, Wawasannews.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat. Kehadiran RBI ini diharapkan menjadi ruang aman, ruang belajar, sekaligus ruang berdaya bagi perempuan dan anak dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.

Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menjelaskan RBI tidak hanya sekadar program, tetapi gerakan kolaboratif yang mengajak semua elemen masyarakat terlibat aktif.

“RBI adalah gerakan kolaboratif seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan program yang berpihak pada perempuan dan anak. Kami sangat mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta mengembangkan 45 Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) sebagai cikal bakal hadirnya RBI,” kata Arifah dalam keterangannya, Jumat (5/12/2025).

Rawa Buaya Disiapkan Jadi Model Ruang Aman dan Berdaya

Arifah menilai, Rawa Buaya memiliki potensi kuat menjadi model pengembangan ruang aman dan ruang pemberdayaan yang berbasis kearifan lokal. Peresmian RBI ini juga bertepatan dengan momentum Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, sehingga pesan perlindungan dan pencegahan kekerasan semakin ditekankan ke masyarakat.

Melalui RBI Rawa Buaya, Kementerian PPPA menargetkan tidak hanya aspek perlindungan, tetapi juga peningkatan kualitas hidup warga, terutama perempuan dan anak.

“Kami berharap keberadaan RBI Rawa Buaya mampu menurunkan angka stunting, menekan kasus anak putus sekolah dan ibu anemia. Sekaligus untuk mendorong pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga,” ujar Arifah.

Dengan demikian, RBI diharapkan menjadi pusat layanan dan aktivitas yang menyentuh masalah nyata di masyarakat: gizi, pendidikan, kesehatan, serta kemandirian ekonomi keluarga.

DKI Jakarta Siapkan Fasilitas, Perkuat Sinergi Lewat RPTRA

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan RBI. Dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang sudah tersebar di berbagai wilayah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) DKI Jakarta, Iin Mutmainah, menjelaskan bahwa Jakarta memiliki jaringan fasilitas ramah anak yang bisa menjadi mitra dan pendukung RBI.

“DKI Jakarta saat ini memiliki 324 RPTRA, dan 58 di antaranya berada di Jakarta Barat. Kami berharap RBI memperkuat kolaborasi semua pihak,” kata Iin.

Melalui sinergi RBI, KRPPA, dan RPTRA, Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian PPPA berharap lahir lingkungan kota yang lebih aman, inklusif, serta berpihak pada hak-hak perempuan dan anak — bukan hanya di Rawa Buaya, tetapi juga di kelurahan lain yang akan mengikuti jejak serupa. (zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dusun Sono Dibidik Jadi Kampung Sukun, Panen Ditarget 3–4 Tahun Lagi
Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas
243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026
Celurit 2 Meter dan Corbek 1,5 Meter Disita, Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Kendal
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:21

Dusun Sono Dibidik Jadi Kampung Sukun, Panen Ditarget 3–4 Tahun Lagi

Rabu, 30 September 2026 - 16:56

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 15:29

Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Berita Terbaru

Secret Link