MM FEB Unwahas Perkuat Daya Saing Global Lewat KKL Internasional di Malaysia

- Pewarta

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Magister Manajemen FEB Unwahas Semarang bersama civitas akademika Universiti Kebangsaan Malaysia saat sesi foto bersama. (Wawasannews)

Mahasiswa Magister Manajemen FEB Unwahas Semarang bersama civitas akademika Universiti Kebangsaan Malaysia saat sesi foto bersama. (Wawasannews)

SEMARANG, Wawasannews.com – Program Studi Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang terus memperkuat daya saing global mahasiswanya melalui program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Internasional di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Selangor.

Kegiatan yang berlangsung pada 4 hingga 7 Februari 2026 tersebut diikuti puluhan mahasiswa MM FEB Unwahas sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas akademik, wawasan bisnis internasional, serta penguatan kompetensi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dekan FEB Unwahas, Dr. Hasan, SE, M.Sc., menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen kampus dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perubahan global tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal dan keislaman.

Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali pemahaman manajerial berstandar internasional agar mampu bersaing secara profesional di era globalisasi.

Baca Juga  Ribuan Alumni Haji Muhammadiyah Kendal Halalbihalal, Perkuat Ukhuwah dan Kemabruran

“Melalui kolaborasi dengan UKM Malaysia, mahasiswa dapat mempelajari langsung bagaimana tata kelola bisnis dan UMKM di tingkat regional dijalankan secara modern dan berkelanjutan,” ujarnya saat memberikan sambutan di kampus UKM.

Dalam rangkaian kegiatan akademik, delegasi Unwahas juga mengikuti diskusi ilmiah bersama civitas akademika UKM. Perwakilan UKM Malaysia, Dr. Mohd Farhan bin Md Ariffin, menyampaikan pentingnya pengembangan ekonomi yang berlandaskan nilai etika dan keberlanjutan.

Ia menekankan bahwa sinergi antarlembaga pendidikan tinggi menjadi kunci dalam membangun model bisnis yang tidak hanya kuat secara sistem, tetapi juga bermartabat secara nilai.

“Kami membahas bagaimana prinsip keadilan dan kemaslahatan dapat menjadi fondasi ekonomi global yang sehat. Kerja sama ini diharapkan melahirkan inovasi bisnis yang berorientasi pada kebermanfaatan,” jelasnya.

Baca Juga  Tambang Ilegal Rugikan Pengusaha Resmi, Harga Tanah Urug di Kendal Anjlok

Selain kegiatan akademik, kunjungan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi lintas negara. Delegasi FEB Unwahas disambut oleh perwakilan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Malaysia, Masykur Laseman.

Ia menilai, program KKL internasional menjadi langkah strategis dalam memperluas jaringan intelektual dan ekonomi warga Nahdlatul Ulama di luar negeri.

“Kegiatan seperti ini sangat positif untuk membangun kolaborasi jangka panjang, sekaligus memperkuat peran kampus dalam pengembangan ekonomi umat,” tuturnya.

Dari sisi peserta, mahasiswa MM FEB Unwahas mengaku memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti KKL di Malaysia. Perwakilan mahasiswa, Athoillah Alfarid, S.M., mengatakan bahwa kegiatan tersebut membuka wawasan baru terkait strategi bisnis global dan pemanfaatan teknologi.

Baca Juga  Seni Rewo-Rewo "Satrio Manunggal" Guncang Panggung Kendal Open Fair

“Pengalaman ini memperkuat kesiapan kami sebagai calon manajer profesional yang mampu beradaptasi dengan tantangan global,” ungkapnya.

Rangkaian KKL Internasional ditutup dengan kunjungan lapangan ke sejumlah pusat pengembangan UMKM di Malaysia. Mahasiswa diajak mengamati secara langsung penerapan teori manajemen dalam praktik usaha, mulai dari sistem produksi, pemasaran, hingga pengelolaan sumber daya manusia.

Melalui kegiatan ini, FEB Unwahas berharap mampu mencetak lulusan Magister Manajemen yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan internasional, integritas moral, serta kepedulian terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan. (Atk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ponpes Darul Muqorrobin Cetak Dua Hafidz Baru, Satu Santri Datang dari Batam
Tak Hanya WNA, Imigrasi Kejar 15 Sponsor Sindikat Judi Online Internasional
Harga Pangan Nasional Masih Membara, Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu per Kg
PHRI Kendal Didorong Jadi Ujung Tombak Investasi Hotel dan Restoran Baru
Akhir Musim Makin Tegang, Persib Bandung dan Borneo FC Adu Mental Juara
Tak Cuma Mengaji, Santri Ponpes Kendal Lolos O2SN Jateng Lewat Renang
Truk Patah As di Kalibodri Saat Contraflow, Pantura Kendal Macet 5 Kilometer
Rob Terjang Pesisir Kendal, Harga Ikan di TPI Bandengan Justru Turun

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09

Ponpes Darul Muqorrobin Cetak Dua Hafidz Baru, Satu Santri Datang dari Batam

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:28

Tak Hanya WNA, Imigrasi Kejar 15 Sponsor Sindikat Judi Online Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:15

Harga Pangan Nasional Masih Membara, Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu per Kg

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:54

PHRI Kendal Didorong Jadi Ujung Tombak Investasi Hotel dan Restoran Baru

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:11

Akhir Musim Makin Tegang, Persib Bandung dan Borneo FC Adu Mental Juara

Berita Terbaru