Mendes Yandri Dorong Wali Nagari Padang Pariaman Optimalkan Potensi Desa untuk Penguatan Ekonomi

- Pewarta

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bertemu dengan wali nagari se-Kabupaten Padang Pariaman di Sumatera Barat pada Jumat (3/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bertemu dengan wali nagari se-Kabupaten Padang Pariaman di Sumatera Barat pada Jumat (3/4/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto meminta seluruh wali nagari atau kepala desa di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, untuk mengidentifikasi potensi desa masing-masing guna mendorong pengembangan ekonomi lokal.

Di kutip dari antaranews.com, Hal tersebut disampaikan Yandri saat bertemu dengan para wali nagari se-Kabupaten Padang Pariaman pada Jumat (3/4/2026).

“Pak Wali nagari harus bisa mengidentifikasi potensi-potensi yang ada di desa karena itu semua dibutuhkan oleh program MBG. Harus mampu mendorong masyarakat desa untuk fokus budidaya itu,” ujar Yandri dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Ia menjelaskan, desa memiliki kekayaan sumber daya alam dan potensi lokal yang beragam, seperti budidaya lele, ikan nila, ayam petelur, hingga jagung yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi desa.

Baca Juga  MM FEB Unwahas Perkuat Daya Saing Global Lewat KKL Internasional di Malaysia

Menurutnya, berbagai potensi tersebut dapat dioptimalkan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat desa.

Sejalan dengan itu, Yandri menekankan pentingnya peran aktif pemerintah desa dalam mengarahkan masyarakat agar fokus pada pengembangan komoditas unggulan sesuai potensi wilayah masing-masing.

Selain memenuhi kebutuhan lokal, ia juga mendorong agar hasil produksi desa mampu menembus pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.

“Jadi, di kami ada program desa ekspor yang sudah banyak kami launching, kami lepas ke negara-negara tujuan,” jelasnya.

Menteri asal Bengkulu Selatan itu juga menegaskan pentingnya pengelolaan bantuan secara hati-hati, transparan, dan akuntabel oleh pemerintah daerah, khususnya dalam menjalankan program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Baca Juga  Gubernur Jateng Wacanakan ASN Bersepeda ke Kantor Demi Efisiensi Energi

Menurutnya, tujuan utama bantuan tersebut adalah agar afirmasi pemerintah pusat benar-benar memberikan manfaat nyata dan tidak hilang tanpa jejak bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan yang sama, anggota DPR RI Arisal Aziz mengajak para wali nagari untuk memanfaatkan kehadiran Menteri Desa dengan menyampaikan aspirasi secara langsung.

“Kami persilakan bapak-bapak Wali Nagari untuk bertanya dan menyampaikan langsung ke pak Menteri,” ujar Arisal. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional
341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026
Ponpes Darul Muqorrobin Cetak Dua Hafidz Baru, Satu Santri Datang dari Batam
Tak Hanya WNA, Imigrasi Kejar 15 Sponsor Sindikat Judi Online Internasional
Harga Pangan Nasional Masih Membara, Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu per Kg
PHRI Kendal Didorong Jadi Ujung Tombak Investasi Hotel dan Restoran Baru
Akhir Musim Makin Tegang, Persib Bandung dan Borneo FC Adu Mental Juara
Tak Cuma Mengaji, Santri Ponpes Kendal Lolos O2SN Jateng Lewat Renang

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:54

Tak Hanya Organisasi, Aktivis Muda NU Kebumen Turut Andil dalam Riset Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:50

341 Ribu Anak Tak Sekolah, Zainudin PKB: Jateng Hadapi Darurat Pendidikan 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09

Ponpes Darul Muqorrobin Cetak Dua Hafidz Baru, Satu Santri Datang dari Batam

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:28

Tak Hanya WNA, Imigrasi Kejar 15 Sponsor Sindikat Judi Online Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:15

Harga Pangan Nasional Masih Membara, Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu per Kg

Berita Terbaru