Laka Laut di Perairan Kendal: 7 ABK Selamat, 3 Masih Hilang

- Pewarta

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi kapal by AI

Foto ilustrasi kapal by AI

KENDAL, WawasanNews – Sebuah kecelakaan laut menimpa kapal nelayan KMN Jolo Sutro di perairan utara Pelabuhan Kendal, Selasa (19/8/2025) siang. Kapal karam setelah dihantam ombak besar saat cuaca buruk melanda.

Peristiwa nahas itu menyebabkan tujuh anak buah kapal (ABK) berhasil diselamatkan, sementara tiga nelayan lainnya masih hilang dan dalam pencarian tim SAR gabungan.

Kronologi Kapal Karam

Kapal KMN Jolo Sutro berangkat melaut dari dermaga TPI Mbirusari, Kalibuntu Wetan, sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang disertai gelombang tinggi menghantam kapal ketika berada di tengah laut.

Menurut keterangan saksi, ombak besar membuat kemudi tidak bisa dikendalikan. Kapal sempat berputar-putar sebelum akhirnya tergulung ombak dan tenggelam sekitar pukul 14.30 WIB.

Beruntung, kapal nelayan lain bernama KMN Sumber Urip yang berada tak jauh dari lokasi kejadian segera memberikan pertolongan. Tujuh orang berhasil diangkat ke kapal penyelamat, termasuk sang nakhoda.

Tiga Nelayan Belum Ditemukan

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kendal, Hudi Sambodo, membenarkan adanya tiga nelayan yang belum ditemukan.

“Info sementara, nama nelayan yang belum ditemukan adalah Dul Khamid dan Suudi, warga Desa Wonosari, serta Marsudi, warga Desa Kumpulrejo,” ujar Hudi, Selasa petang.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian dengan menyisir area perairan Kendal. Upaya pencarian melibatkan Sat Polairud Polres Kendal, BPBD, TNI AL, relawan, serta kelompok nelayan setempat.

Upaya Pencarian

Kasat Polairud Polres Kendal, AKP Harijono, menyatakan seluruh potensi SAR telah dikerahkan untuk memperluas area pencarian.
“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak. Mohon doa masyarakat agar ketiga korban segera ditemukan,” tegasnya.

Di sisi lain, keluarga korban yang masih hilang terus menunggu kabar di rumah masing-masing. Sejumlah tetangga dan kerabat juga ikut datang memberikan dukungan moral.

Kondisi cuaca yang belum sepenuhnya membaik masih menjadi tantangan bagi tim penyelamat. Namun, operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga ketiga nelayan ditemukan. (Wwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi
KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja
DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar
Pemerintah Pastikan Revisi UU HAM Tidak Kurangi Independensi Komnas HAM
Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan
BUMDes Tanjungmojo Panen Semangka Perdana, Bupati Kendal Dorong Jadi Komoditas Unggulan
Rumah Kadis Pertanian Kendal Dibobol Maling, Komplotan Gasak Dua Sepeda dan Helm

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43

Sempat Kabur ke Hutan, Paman di Kendal yang Diduga Cabuli Keponakan Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:53

KemenPPPA Soroti Pentingnya Deteksi Gangguan Mental pada Anak dan Remaja

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:29

DPR Minta TNI dan Polisi Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:44

Stasiun Kaliwungu Kendal Bakal Aktif Lagi, Ditarget Layani Penumpang pada 2027

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:25

Pengasuh Ponpes di Pekalongan Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati, Langsung Ditahan

Berita Terbaru