Wisatawan Nekat Terjang Banjir Rob Demi Liburan di Pantai Ngebum Kendal

- Pewarta

Minggu, 2 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL, Wawasannews – Gelombang air pasang kembali melanda kawasan pesisir Kendal, Jumat (2/11/2025) pagi. Di Dusun Ngebum, Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, air rob mulai masuk ke permukiman sekitar pukul 05.00 WIB dan merendam jalan kampung hingga setinggi lutut orang dewasa. Akses menuju Pantai Ngebum, salah satu destinasi wisata favorit warga Kendal dan sekitarnya, ikut tertutup genangan air.

Meski kondisi tersebut menyulitkan warga, sejumlah wisatawan tetap nekat menerjang banjir untuk berlibur ke pantai. Mereka berjalan kaki dan sebagian menggunakan kendaraan, demi bisa menikmati suasana pesisir Mororejo.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu wisatawan, Gunawan, warga Jrakah, Semarang, mengaku tidak mengetahui bahwa kawasan pantai tengah dilanda rob. “Saya dari rumah tidak tahu kalau di sini sedang rob. Sudah terlanjur sampai, ya terjang saja,” ujarnya sambil tertawa. Ia juga mengaku terkejut melihat kondisi pantai yang kini terdampak abrasi parah. “Abrasinya ngeri sekali,” tambahnya.

Meski sebagian wisatawan memilih putar balik, Pantai Ngebum tetap ramai dikunjungi. Toro, petugas tiket pantai, menyebut jumlah pengunjung masih cukup tinggi meski jalan tergenang. “Dari pagi sampai siang ini mungkin belum sampai seribu, tapi masih ratusan. Kami sudah ingatkan soal rob. Ada yang balik, tapi banyak juga yang tetap menerobos banjir setinggi lutut,” jelasnya.

Pihak pengelola pun menyiagakan petugas keamanan di pintu masuk dan area pantai untuk memastikan keselamatan pengunjung. Diketahui, Pantai Ngebum dikenal dengan suasana pesisirnya yang masih alami. Wisatawan dapat menikmati aktivitas bermain air, bermain pasir, menyewa pelampung, piknik, hingga menjajal ATV di area khusus. Pemandangan matahari terbit dan terbenam juga menjadi daya tarik utama pantai ini, selain interaksi dengan nelayan lokal dan panorama dermaga Kota Kendal

Berita Terkait

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025
DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD
Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang
Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana
Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi
Kemenkes Kebut Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Wilayah Bencana Sumatra
Jelang Pemilu 2029, Puan Minta Media Jaga Ruang Publik Tetap Sehat dan Objektif
Menlu Sugiono Apresiasi Dukungan Negara Sahabat untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra
Berita ini 6.968 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 13:45

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:40

DPRD Kendal Ngangsu Kaweruh Wisata ke Bantul, Siapkan E-Ticketing untuk Dongkrak PAD

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:22

Hampir 850 Ribu Warga Mengungsi, Korban Jiwa Banjir Bandang Tiga Provinsi Tembus 867 Orang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:42

Prabowo Jelaskan Alasan Borong Alutsista: 50 Helikopter Dikerahkan ke Daerah Bencana

Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:07

Korban Hilang Bencana di Sumut Turun Jadi 160 Orang, Terbanyak di Kabupaten Dairi

Berita Terbaru

Petugas Satlantas Polres Kendal saat mengatur arus lalu-lintas di depan Masjid Mujahidin Kendal (Istimewa/Wawasannews)

Jawa Tengah

Angka Kecelakaan Turun Saat Operasi Zebra Candi 2025

Senin, 8 Des 2025 - 13:45