UMS dan University of Leeds Gelar Seminar Kesehatan Mental Berbasis Nilai Islam

- Pewarta

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Seminar on Religion and Mental Health yang dirangkaikan dengan Training on Culturally Adapted Behavioral Activation for Muslim Population (BAM). (Istimewa/Wawasannews)

Peserta Seminar on Religion and Mental Health yang dirangkaikan dengan Training on Culturally Adapted Behavioral Activation for Muslim Population (BAM). (Istimewa/Wawasannews)

SOLO, Wawasannews.com – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan keilmuan berbasis integrasi iman dan sains melalui penyelenggaraan Seminar on Religion and Mental Health yang dirangkaikan dengan Training on Culturally Adapted Behavioral Activation for Muslim Population (BAM).

Di kutip dari antaranewsjateng.com, Kegiatan tersebut digelar di Ruang Seminar Lantai 7, Gedung Induk Siti Walidah UMS, Solo, Jawa Tengah, Senin, sebagai hasil kolaborasi strategis antara Fakultas Psikologi UMS dengan University of Leeds, Inggris.

Kolaborasi ini menghadirkan akademisi dan praktisi lintas negara untuk membahas peran agama dalam kesehatan mental, khususnya dalam konteks masyarakat Muslim.

Dekan Fakultas Psikologi UMS, Dr. Lisnawati Ruhaena, S.Psi., M.Si., Psikolog, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting karena mampu mempertemukan dimensi profesional dengan nilai-nilai keislaman dalam satu forum akademik.

Menurutnya, konsep Behavioral Activation for Muslim Population (BAM) bukan sekadar teori, tetapi merupakan alat praktis yang dapat memberikan dampak nyata, terutama dalam intervensi kesehatan mental berbasis nilai Islam.

Ia juga mengapresiasi dukungan pimpinan universitas serta kehadiran mitra internasional seperti Prof. Ghazala Mir dari University of Leeds dan Prof. Shukran bin Abdul Rahman yang dinilai berkontribusi besar dalam pengembangan psikologi Islam.

Lisnawati menambahkan, kolaborasi ini tidak hanya memperkuat jejaring akademik, tetapi juga membuka peluang luas dalam pengembangan keilmuan psikologi Islam di tingkat global.

Sementara itu, Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., menekankan bahwa isu kesehatan mental merupakan tantangan global yang membutuhkan pendekatan multidimensional, tidak hanya dari sisi ilmiah, tetapi juga budaya dan spiritual.

Ia menilai agama memiliki peran penting sebagai sumber makna, ketahanan, dan harapan dalam mendukung kesejahteraan psikologis individu, sehingga integrasi antara sains dan agama menjadi sangat relevan.

Lebih lanjut, Ihwan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proyek penelitian internasional yang dipimpin Fakultas Psikologi UMS bersama University of Leeds dengan dukungan pendanaan dari International Strategic Fund (ISF).

Rangkaian kegiatan juga akan dilanjutkan dengan pelatihan BAM yang bertujuan membekali akademisi dan praktisi dengan pendekatan intervensi kesehatan mental yang sensitif secara budaya, khususnya bagi komunitas Muslim.

Melalui kegiatan ini, UMS diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan kajian psikologi Islam yang berdaya saing global, sekaligus mendorong kolaborasi berkelanjutan dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat secara mental dan spiritual. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jelang Muktamar NU, Sarif Abdillah Terima Pesepeda Banser dari Sumsel
Gempa M7,7 Guncang Flores, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami untuk Sejumlah Wilayah
Tak Sekadar Bersih-Bersih, Aksi Merawat Makam Hizbullah Hidupkan Semangat Kemerdekaan
Jumat Sehat di Dawungsari, Mahasiswa KKN UNDIP Keliling Tiga Dukuh Beri Cek Kesehatan Gratis
HUT Pramuka ke-65, SMA NU 05 Brangsong Padukan Kepramukaan dengan Nilai Religius
Bupati Kendal Sambangi Polres, Bahas Sinergi Jaga Kamtibmas dan Kenakalan Remaja
TMMD Rampung, Jalan 650 Meter Jadi Akses Baru Warga Wonosari
PWC ke-IV Kwarcab Kendal Digelar di Plantungan, 240 Pramuka Penegak Siap Berkarya untuk Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:28

Jelang Muktamar NU, Sarif Abdillah Terima Pesepeda Banser dari Sumsel

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:15

Gempa M7,7 Guncang Flores, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami untuk Sejumlah Wilayah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:05

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Aksi Merawat Makam Hizbullah Hidupkan Semangat Kemerdekaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:14

Jumat Sehat di Dawungsari, Mahasiswa KKN UNDIP Keliling Tiga Dukuh Beri Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:15

Bupati Kendal Sambangi Polres, Bahas Sinergi Jaga Kamtibmas dan Kenakalan Remaja

Berita Terbaru

Secret Link