SD Muhas Muda Sukorejo Lepas 135 Siswa, Program Tahfidz dan Prestasi Jadi Daya Tarik Masyarakat

- Pewarta

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 135 siswa kelas VI SD Muhas Muda Sukorejo mengikuti kegiatan Khutbatul Wada' atau pelepasan siswa Tahun Ajaran 2025/2026. (Foto: Wawasannews/Istimewa)

Sebanyak 135 siswa kelas VI SD Muhas Muda Sukorejo mengikuti kegiatan Khutbatul Wada' atau pelepasan siswa Tahun Ajaran 2025/2026. (Foto: Wawasannews/Istimewa)

KENDAL, Wawasannews.com – Suasana haru dan bangga mewarnai kegiatan Khutbatul Wada’ SD Muhas Muda Sukorejo yang digelar pada Minggu (7/6/2026). Dalam acara pelepasan tersebut, sebanyak 135 siswa kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan dasar dengan berbagai capaian akademik dan keagamaan yang membanggakan.

SD Muhas Muda merupakan kolaborasi antara SD Muhammadiyah Sukorejo dan SD Muhammadiyah 2 Sukorejo yang selama ini dikenal sebagai salah satu sekolah favorit di wilayah Sukorejo dan sekitarnya.

Acara yang dihadiri jajaran guru, wali murid, dan para siswa itu menjadi momentum penghargaan atas perjalanan belajar para lulusan selama enam tahun terakhir. Selain prosesi pelepasan, kegiatan juga diisi dengan penampilan siswa serta penyampaian pesan dan motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya

Kepala SD Muhammadiyah Sukorejo, Butuk Kemisih atau yang akrab disapa Pak Is, mengatakan lulusan tahun ini berasal dari enam rombongan belajar yang terdiri atas satu kelas tahfidz dan lima kelas reguler.

“Total yang diwisuda tahun ini ada 135 siswa,” ujarnya .

Menurut Pak Is, program tahfidz menjadi salah satu keunggulan yang membedakan SD Muhas Muda dengan sekolah lainnya. Melalui program tersebut, siswa dibimbing untuk menghafal lima juz Al-Qur’an selama menempuh pendidikan di sekolah.

“Juz yang wajib dihafal adalah Juz 1, Juz 27, Juz 28, Juz 29, dan Juz 30,” jelasnya.

Selain penguatan pendidikan agama, SD Muhas Muda menerapkan kurikulum yang memadukan nilai-nilai Islam, sains, teknologi, dan seni. Berbagai program pendukung seperti pembiasaan ibadah harian, kegiatan sosial, hingga study tour juga menjadi bagian dari proses pembelajaran yang diterapkan sekolah.

Untuk meningkatkan kualitas lulusan, SD Muhas Muda juga akan menghadirkan program pembelajaran dua bahasa mulai tahun ajaran 2026/2027.

“Mulai tahun ajaran besok kami membuka program dua bahasa,” kata Pak Is.

Di bidang prestasi, SD Muhas Muda dikenal aktif mengikuti berbagai kompetisi tingkat daerah maupun nasional. Salah satu capaian yang membanggakan adalah keberhasilan sekolah hampir setiap tahun menembus babak final Kompetisi Matematika Nalaria Realistik yang diselenggarakan di Jakarta.

“Setiap ada event lomba kami selalu ikut. Hampir setiap tahun juga menjadi finalis Kompetisi Matematika Nalaria Realistik di Jakarta,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Pak Is berpesan kepada para lulusan agar terus menjaga semangat belajar dan tetap memegang teguh nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak harus terus mengobarkan semangat belajar di mana pun dan kapan pun. Jangan pernah berhenti belajar karena masa depan yang dihadapi luar biasa. Jangan lupa menjaga iman dan Islam, tetap melaksanakan salat serta menjaga akhlakul karimah,” pesannya.

Sementara itu, salah satu wali murid, Khoerudin, mengaku bersyukur anaknya dapat menempuh pendidikan di SD Muhas Muda. Menurutnya, sekolah tersebut mampu mengintegrasikan pendidikan akademik, pembinaan karakter, dan nilai-nilai keislaman secara seimbang.

“Alhamdulillah, kami bersyukur anak-anak bisa belajar di SD Muhas Muda. Sekolah ini dikenal sebagai salah satu sekolah favorit di Sukorejo karena mampu memadukan pendidikan akademik, pembinaan karakter, dan nilai-nilai keislaman,” ujarnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Awali Operasional Padepokan Baru, Harimau Putih Gelar Barakuda Championship
Marak Kasus Pencabulan, Menag Sebut Banyak Oknum Hanya Mengaku Kiai
Prestasi Tahfidz dan Akademik Jadi Magnet, PPDB SD IT Muhammadiyah Truko Ditutup Lebih Awal
Menag Kunjungi Ponpes APIK Kaliwungu, Kenang Peran Ulama dan Pahlawan Bangsa
11 Tahun Menebar Nasi Kepedulian, Sedekaholic Community Kendal Tetap Konsisten Berbagi
949 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Siap Lakukan Pendataan di Kendal
Di Tengah Sorotan Kritik Tambang, Wabup Kendal Tegaskan Tak Ada Pemanggilan Admin Medsos
Viral Tambang Galian C dan “Kendal Nggebal”, Satgas MBLB Bangkit dari Mati Suri

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:26

Awali Operasional Padepokan Baru, Harimau Putih Gelar Barakuda Championship

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:44

SD Muhas Muda Sukorejo Lepas 135 Siswa, Program Tahfidz dan Prestasi Jadi Daya Tarik Masyarakat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:54

Marak Kasus Pencabulan, Menag Sebut Banyak Oknum Hanya Mengaku Kiai

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:45

Prestasi Tahfidz dan Akademik Jadi Magnet, PPDB SD IT Muhammadiyah Truko Ditutup Lebih Awal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:37

Menag Kunjungi Ponpes APIK Kaliwungu, Kenang Peran Ulama dan Pahlawan Bangsa

Berita Terbaru